BibTex Citation Data :
@article{jpl81089, author = {Kurniasari Dwi Agustin and Bella Putri Almia and Dian Sari Maisaroh and Rizqi Abdi Perdanawati and Dwi Ramdyana Rizqiana Putri and Wiga Alif Violando}, title = {Pengaruh Sistem Budidaya Udang Vannamei pada Kolam Indoor dan Outdoor di IBL Boncong}, journal = {Jurnal Pasir Laut}, volume = {10}, number = {1}, year = {2026}, keywords = {Udang vannamei, kualitas air, sistem indoor, sistem outdoor, pertumbuhan udang}, abstract = { Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan sistem budidaya outdoor dan indoor terhadap performa budidaya udang vannamei ( Litopenaeus vannamei ). Pengamatan dilakukan selama 90 hari atau satu siklus pemeliharaan dengan menggunakan metode observasi langsung, wawancara, serta partisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan budidaya. Parameter yang diamati meliputi kualitas air, yang terdiri atas suhu, salinitas, pH, oksigen terlarut, dan kecerahan perairan. Selain itu, parameter pertumbuhan udang juga diamati, meliputi Average Body Weight (ABW), Average Daily Growth (ADG), Survival Rate (SR), serta Feed Conversion Ratio (FCR) sebagai indikator efisiensi pemanfaatan pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem budidaya outdoor memiliki kondisi suhu dan salinitas yang lebih mendekati kisaran optimal bagi pertumbuhan udang vannamei. Kondisi tersebut mampu mendukung laju pertumbuhan yang lebih cepat, yang ditunjukkan oleh nilai ABW akhir sebesar 26,35 g dan nilai ADG tertinggi mencapai 0,78 g/hari. Sebaliknya, sistem budidaya indoor menunjukkan laju pertumbuhan yang relatif lebih lambat, namun memiliki tingkat kelangsungan hidup yang lebih tinggi, yaitu sebesar 95%, dibandingkan dengan sistem outdoor yang mencapai 90%. Selain itu, nilai Feed Conversion Ratio (FCR) pada sistem indoor menunjukkan tingkat efisiensi pakan yang lebih baik dibandingkan sistem outdoor . Hal ini mengindikasikan bahwa kondisi lingkungan yang lebih terkendali pada sistem indoor mampu mendukung pemanfaatan pakan secara lebih optimal. Secara keseluruhan, sistem budidaya outdoor lebih unggul dalam meningkatkan pertumbuhan biomassa udang, sedangkan sistem budidaya indoor lebih efektif dalam menjaga tingkat kelangsungan hidup dan stabilitas lingkungan. }, issn = {2747-0776}, pages = {26--32} doi = {10.14710/jpl.2026.81089}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/pasirlaut/article/view/81089} }
Refworks Citation Data :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan sistem budidaya outdoor dan indoor terhadap performa budidaya udang vannamei (Litopenaeus vannamei). Pengamatan dilakukan selama 90 hari atau satu siklus pemeliharaan dengan menggunakan metode observasi langsung, wawancara, serta partisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan budidaya. Parameter yang diamati meliputi kualitas air, yang terdiri atas suhu, salinitas, pH, oksigen terlarut, dan kecerahan perairan. Selain itu, parameter pertumbuhan udang juga diamati, meliputi Average Body Weight (ABW), Average Daily Growth (ADG), Survival Rate (SR), serta Feed Conversion Ratio (FCR) sebagai indikator efisiensi pemanfaatan pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem budidaya outdoor memiliki kondisi suhu dan salinitas yang lebih mendekati kisaran optimal bagi pertumbuhan udang vannamei. Kondisi tersebut mampu mendukung laju pertumbuhan yang lebih cepat, yang ditunjukkan oleh nilai ABW akhir sebesar 26,35 g dan nilai ADG tertinggi mencapai 0,78 g/hari. Sebaliknya, sistem budidaya indoor menunjukkan laju pertumbuhan yang relatif lebih lambat, namun memiliki tingkat kelangsungan hidup yang lebih tinggi, yaitu sebesar 95%, dibandingkan dengan sistem outdoor yang mencapai 90%. Selain itu, nilai Feed Conversion Ratio (FCR) pada sistem indoor menunjukkan tingkat efisiensi pakan yang lebih baik dibandingkan sistem outdoor. Hal ini mengindikasikan bahwa kondisi lingkungan yang lebih terkendali pada sistem indoor mampu mendukung pemanfaatan pakan secara lebih optimal. Secara keseluruhan, sistem budidaya outdoor lebih unggul dalam meningkatkan pertumbuhan biomassa udang, sedangkan sistem budidaya indoor lebih efektif dalam menjaga tingkat kelangsungan hidup dan stabilitas lingkungan.
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-03-03 04:37:39
COPYRIGHT TRANSFER STATEMENT
When this article is accepted for publication, its copyright is transferred to Pasir Laut Journal, Universitas Diponegoro. The copyright transfer covers the exclusive right to reproduce and distribute the article, including reprints, translations, photographic reproductions, microform, electronic form (offline, online) or any other reproductions of similar nature.
The author warrants that this article is original and that the author has full power to publish. The author signs for and accepts responsibility for releasing this material on behalf of any and all co-authors. In regard to all kinds of plagiarism in this manuscript, if any, only the author(s) will take full responsibility. If the article is based on or part of a bachelor's thesis, magister thesis or Ph.D. thesis, the student needs to sign as his/her agreement that his/her works are going to be published.