BibTex Citation Data :
@article{pwk21655, author = {Bambang Winarno and Prihadi Nugroho}, title = {Evaluasi Pengembangan Kawasan Industri di Kabupaten Belitung}, journal = {Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota}, volume = {16}, number = {1}, year = {2020}, keywords = {Evaluation; Industrial Estate; Perception}, abstract = { Perkembangan pembangunan kawasan industri berperan besar mendorong pertumbuhan ekonomi nasional maupun regional, investasi, teknologi baru, membuka lapangan pekerjaan, kompetisi pasar dan daya saing perusahaan. Permasalahan pengelolaan kawasan industri antara lain belum siapnya infrastruktur (pelabuhan, jalan, listrik, fasilitas), Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) daerah, regulasi, serta perbedaan persepsi antara perusahaan dengan aspek ekonomi. Demikian halnya dengan Kawasan Industri Suge (KIS) di Kabupaten Belitung meskipun telah di canangkan sejak lama (dari Tahun 2001) implementasinya hingga sekarang belum berkembangan seperti yang di harapkan. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi pengembangan KIS berdasarkan persepsi pemerintah dan perusahaan. Penelitian ini penting dilakukan mengingat sejak ditetapkan KIS belum memberikan kontribusi yang signifikan bagi pertumbuhan daerah. Metode yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan pembobotan (scoring) dan skala Likert. Secara umum persepsi responden menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam menilai KIS, sedangkan hasil analisis menunjukan bahwa KIS kurang potensial (tidak menarik) bagi investor karena minim fasilitas dan jauhnya jangkauan pasar domestik/regional. Selain itu determinasi lokasi dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran yang saat ini belum terpenuhi dalam Kawasan Industri Suge. }, issn = {2597-9272}, pages = {12--24} doi = {10.14710/pwk.v16i1.21655}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/pwk/article/view/21655} }
Refworks Citation Data :
Perkembangan pembangunan kawasan industri berperan besar mendorong pertumbuhan ekonomi nasional maupun regional, investasi, teknologi baru, membuka lapangan pekerjaan, kompetisi pasar dan daya saing perusahaan. Permasalahan pengelolaan kawasan industri antara lain belum siapnya infrastruktur (pelabuhan, jalan, listrik, fasilitas), Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) daerah, regulasi, serta perbedaan persepsi antara perusahaan dengan aspek ekonomi. Demikian halnya dengan Kawasan Industri Suge (KIS) di Kabupaten Belitung meskipun telah di canangkan sejak lama (dari Tahun 2001) implementasinya hingga sekarang belum berkembangan seperti yang di harapkan. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi pengembangan KIS berdasarkan persepsi pemerintah dan perusahaan. Penelitian ini penting dilakukan mengingat sejak ditetapkan KIS belum memberikan kontribusi yang signifikan bagi pertumbuhan daerah. Metode yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan pembobotan (scoring) dan skala Likert. Secara umum persepsi responden menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam menilai KIS, sedangkan hasil analisis menunjukan bahwa KIS kurang potensial (tidak menarik) bagi investor karena minim fasilitas dan jauhnya jangkauan pasar domestik/regional. Selain itu determinasi lokasi dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran yang saat ini belum terpenuhi dalam Kawasan Industri Suge.
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-01-10 13:21:00
Authors who publish in the Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota (JPWK) retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats
Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota
Fakultas Teknik - Universitas Diponegoro
Jl. Prof. Soedarto, SH., Tembalang, Semarang, Indonesia 50275
Telp. (024) 7640054