BibTex Citation Data :
@article{pwk78097, author = {Imam Hidayat and Anthon Efani and Maharani Koentjoro}, title = {Integrasi Cellular Automata–Artificial Neural Network (CA-ANN) dan Analisis Overlay Spasial untuk Menilai Perkembangan Permukiman dan Alih Fungsi Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) di Provinsi Nusa Tenggara Barat}, journal = {Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota}, volume = {22}, number = {1}, year = {2026}, keywords = {Alih fungsi lahan, KP2B, Permukiman, MOLUSCE, QGIS}, abstract = { Fenomena alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan permukiman di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan isu strategis yang berimplikasi langsung terhadap penurunan ketahanan pangan daerah. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemerintah Provinsi NTB telah menetapkan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) seluas 282.067 hektare sebagai instrumen pengendalian alih fungsi lahan. Dinamika pola perubahan tutupan lahan menunjukkan bahwa kawasan permukiman mengalami peningkatan signifikan dari 27.877 hektare pada tahun 2015 menjadi 63.739 hektare pada tahun 2020. Perkembangan ini menjadi dasar dalam memprediksi perubahan penggunaan lahan berdasarkan tren dalam 20 tahun ke depan. Metode yang digunakan adalah Cellular Automata (CA) – Artificial Neural Network (ANN) melalui plugin MOLUSCE (Modules for Land Use Change Evaluation) pada QGIS, dilanjutkan dengan analisis overlay untuk mengidentifikasi potensi alih fungsi lahan pada KP2B. Hasil penelitian memperlihatkan peningkatan kawasan permukiman hingga 111.848 hektare pada tahun 2040, atau bertambah sekitar 47.109 hektare. Dari hasil overlay, ditemukan potensi alih fungsi lahan pertanian pada KP2B seluas 2.539 hektare dengan nilai akurasi model (kappa 0.67) sebagai indikator keandalan prediksi. Temuan ini menegaskan adanya ancaman terhadap keberlanjutan ketahanan pangan apabila tidak disertai dengan penegakan hukum tata ruang dan penguatan kebijakan perlindungan lahan pertanian di NTB. }, issn = {2597-9272}, doi = {10.14710/pwk.v22i1.78097}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/pwk/article/view/78097} }
Refworks Citation Data :
Fenomena alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan permukiman di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan isu strategis yang berimplikasi langsung terhadap penurunan ketahanan pangan daerah. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemerintah Provinsi NTB telah menetapkan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) seluas 282.067 hektare sebagai instrumen pengendalian alih fungsi lahan. Dinamika pola perubahan tutupan lahan menunjukkan bahwa kawasan permukiman mengalami peningkatan signifikan dari 27.877 hektare pada tahun 2015 menjadi 63.739 hektare pada tahun 2020. Perkembangan ini menjadi dasar dalam memprediksi perubahan penggunaan lahan berdasarkan tren dalam 20 tahun ke depan. Metode yang digunakan adalah Cellular Automata (CA) – Artificial Neural Network (ANN) melalui plugin MOLUSCE (Modules for Land Use Change Evaluation) pada QGIS, dilanjutkan dengan analisis overlay untuk mengidentifikasi potensi alih fungsi lahan pada KP2B. Hasil penelitian memperlihatkan peningkatan kawasan permukiman hingga 111.848 hektare pada tahun 2040, atau bertambah sekitar 47.109 hektare. Dari hasil overlay, ditemukan potensi alih fungsi lahan pertanian pada KP2B seluas 2.539 hektare dengan nilai akurasi model (kappa 0.67) sebagai indikator keandalan prediksi. Temuan ini menegaskan adanya ancaman terhadap keberlanjutan ketahanan pangan apabila tidak disertai dengan penegakan hukum tata ruang dan penguatan kebijakan perlindungan lahan pertanian di NTB.
Note: This article has supplementary file(s).
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-03-31 15:30:21
Authors who publish in the Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota (JPWK) retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats
Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota
Fakultas Teknik - Universitas Diponegoro
Jl. Prof. Soedarto, SH., Tembalang, Semarang, Indonesia 50275
Telp. (024) 7640054