EVALUASI RENDAHNYA MAINTENANCE BETWEEN FAILURE (MTBF) PADA POMPA VERTIKAL

*Norman Iskandar -  Dosen Program Studi S-1 Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Restu Bagas Pangestu -  Mahasiswa Program Studi S-1 Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 3 Jan 2017.
Open Access Copyright (c) 2017 ROTASI
Citation Format:
Abstract
Untuk memproduksi bahan bakar minyak dan gas dibutuhkan peralatan-peralatan penunjang seperti turbin, tungku pembakaran, boiler, blower, pompa dan lain-lain. Peralatan-peralatan ini  harus dalam kondisi prima karena tanpa peralatan ini produksi tidak dapat berjalan. Peralatan-peralatan ini harus memiliki kehandalan, efisiensi dan ketahanan yang baik. Untuk menujang hal tersebut dibutuhkan riset, analisa serta manajemen perawatan yang baik. Salah satu peralatan dalam dunia industri MIGAS adalah pompa sentrifugal dengan poros vertikal atau sering disebut pompa vertikal. Pada kasus pompa vertikal ini digunakan untuk mengalirkan slop oil dari CDU (Crude Distillation Unit) dan ARHDM (Atmospheric Residue Hydrodemetalizzation) menuju RCC (Residue Catalytic Cracking). Pada penggunaan pompa vertikal sering terjadi rendahnya anatara waktu pemakaian dengan perawatan yang telah ditentukan atau yang disebut rendahnya MTBF (maintenance time between failure). Pompa vertikal yang seharusnya dilakukan preventive maintenace setahun sekali tetapi sudah mengalami kerusakan sebelum satu tahun.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rendahnya MTBF dan terjadinya kegagalan. Metode yang  dilakukan analisa  dan   antara sumur dan pompa dengan temperatur 40ºC dan 50ºC  serta analisa tinggi fluida dan panjang poros. Untuk analisa  dan   bertujuan apakah nilai  lebih besar dari . Sedangkan  analisa tinggi fluida dan panjang poros bertujuan apakah pompa vertikal memiliki lowest allowable liquid level yang diizinkan. Lowest allowable liquid level merupakan batas toleransi tinggi fluida didalam sumur terhadap impeller agar impeller tetap terendam fluida.  Dari hasil  perhitungan  dan analisa bahwa nilai  >   dengan nilai untuk temperatur 40ºC adalah 9,42 meter dan pada temperatur 50ºC adalah 9,02 meter. Untuk pompa vertikal yang memiliki lowest allowable liquid level diluar dibawah standar impeller mengalami kavitasi ringan
Keywords
Maintenace, Pompa vertikal , 〖NPSH〗_A, 〖NPSH〗_R, Analisa kegagalan

Article Metrics: