PENGARUH PENAMBAHAN FLY ASH MELALUI PROSES SEPARASI IRON OXIDE DAN COAL TERHADAP KEKERASAN ALUMINIUM FLY ASH MATRIX COMPOSITE

*Sugiyanto Sugiyanto -  Staf pengajar jurusan teknik mesin FT-UNDIP, Indonesia
Published: .
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles research
Language: EN
Full Text:
Statistics: 84 70
Abstract
Fly ash (abu terbang) merupakan salah satu sisa hasil pembakaran batubara yang tertangkap oleh electrostatic precipitator pada saat gas sisa hasil pembakaran dikeluarkan melewati saluran pembuangan pada suatu power plant. Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa ternyata fly ash ini mempunyai sifat fisik dan kimia yang berguna dalam material konstruksi dan industri. Penambahan fly ash sebagai partikel penguat (reinforcement) pada material aluminium sangat berguna untuk mengurangi biaya dari coran aluminium dan diharapkan dapat meningkatkan sifat mekanik dari Metal Matrix Composte (MMC) yang dihasilkan. Namun ketidakseragaman partikel fly ash ( ukuran partikel dan komposisi kimia) menjadi permasalahan dalam pembuatan MMC ini. Untuk mengatasi masalah ini maka dilakukan proses separasi Coal dan Fe2O3 pada fly ash yang mempunyai perbedaan densitas yang besar dengan densitas aluminium. Proses pembuatan komposit aluminium fly ash ini menggunakan metode stir casting, dengan menggunakan variasi awal persentase berat fly ash sebesar 5 %, 10 % dan 15 %. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penambahan fly ash yang telah diseparasi ini terhadap sifat mekanik aluminium maka dilakukan pengujian kekerasan dan mikrografi. Dari hasil pengujian diketahui bahwa penambahan fly ash separasi pada komposit aluminium fly ash menyebabkan naiknya harga kekerasan sebesar 12.25 % untuk Al-FA 5%, 25.76 % untuk Al-FA 10% dan 9.30 % untuk Al-FA 15 %.

Article Metrics: