Analisa Awal Kekasaran Permukaan Hasil Produksi Mesin Cetak Tiga Dimensi Terhadap Pengaruh Variasi Grit Size Sand Paper

*Rahman Hakim -  Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Batam, Indonesia
Nanang Ali Sutisna -  Program Studi Teknik Mesin, Universitas Presiden, Indonesia
Received: 25 Jun 2019; Revised: 8 Jul 2019; Accepted: 9 Jul 2019; Published: 31 Jul 2019; Available online: 23 Aug 2019.
Open Access Copyright (c) 2019 ROTASI
Citation Format:
Abstract
Hasil produksi cetak tiga dimensi tipe FDM (Fused Deposition Modeling) dengan menggunakan material PLA (Polylactid Acid) yang tergolong material polymer pada umumnya mempunyai permukaan yang kasar sehingga memerlukan pekerjaan akhir untuk membuat permukaanya lebih halus lagi. Tujuan percobaan ini ialah untuk mengetahui ukuran Grit Size mana saja yang bisa menghasilkan nilai kekasaran permukaan yang paling rendah atau dengan kata lain mempunyai nilai kehalusan permukaan yang paling tinggi. Salah satu caranya ialah dengan menggunakan kertas gosok dengan variasi tingkat Grit Size yang biasa ditampilkan pada kode angka pada label kertas gosok. Pada percobaan kali ini, kami menggunakan Grit Size dengan ukuran 1000CW, 1200CW dan 1500CW. Parameter uji pada mesin cetak tiga dimensi dengan merek Leapfrog Creatr HS ini menggunakan PLA berdiameter 1.75mm, dengan temperatur Nozzle dan Base Plate sebesar 230oC dan 30oC, serta mempunyai feedrate dan infill density masing-masing sebesar 70%. Setelah dilakukan percobaan sebanyak tiga kali pengambilan data, kami dapatkan hasil yang dimana dengan menggunakan sand paper dengan grit size 1500CW mempunyai nilai kekasaran permukaan (Ra) yang paling rendah, yaitu sebesar 4,392 μm (N8).
Keywords
Leapfrog creatr HS; polylactid acid (PLA); kertas gosok; nilai kekasaran permukaan (Ra)

Article Metrics: