skip to main content

PEMISAHAN ALIRAN KEROSEN-AIR (Pada Variasi Sudut Kemiringan Side Arm vertikal keatas)

*Dewi Puspitasari  -  Jurusan Teknik Mesin,FakultasTeknik-Universitas Sriwijaya, Indonesia
Indarto Indarto  -  Program Pascasarjana Jurusan Teknik Mesin dan Industri, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada, Indonesia
Purnomo Purnomo  -  Program Pascasarjana Jurusan Teknik Mesin dan Industri, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada, Indonesia
Khasani Khasani  -  Program Pascasarjana Jurusan Teknik Mesin dan Industri, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Citation Format:
Abstract
Penelitian mengenai pemisahan fase air-kerosen yang melewati T-junction telah dilakukan. Hasil pemisahan fase akan diamati dengan mengubah sudut kemiringan side arm (branch) dimulai dari posisi vertical keatas 90o, ,60o dan 30o dengan radius belokan 15 mm.Untuk mengamati pengaruh sudut kemiringan side arm terhadap pemisahan fase yang dihasilkan maka dibuatlah seksi uji T-junction dengan diameter pipa horisontal 36 mm, diameter side arm 26 mm (rasio diameter 0,7), bahan pipa adalah acrylic dengan variasi water cut 49% - 70%, kecepatan superfisial air 0,20 ~ 0,39 m/s, kecepatan superfisial kerosene 0,15 ~ 0,25 m/s pada tiga variasi hambatan downstream. Berdasarkan data hasil eksperimen dan visualisasi aliran pada seksi uji, hasil pemisahan fase terbaik dicapai pada sudut kemiringan branch 90o dengan tekanan downstream 107843,5 Pa, watercut 49% yang menghasilkan fraksi kerosene di branch Fk = 94,7% dan fraksi air di branch Fw = 3,4% dengan efisiensi pemisahan fase sebesar η = 95%. Kondisi terbaik diatas diperoleh pada Jw = 0,20 m/s, Jk = 0,22 m/s pada pola aliran Three Layer (3L-2).
Fulltext
Keywords: T-junction, sudut kemiringan, efisiensi pemisahan, pola aliran

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.