BibTex Citation Data :
@article{ROTASI81713, author = {Mochamad Fahri Fadlu Robbi and Syaiful Syaiful and Mohamad Said Kartono Tony Suryo Utomo and Akhmad Zikri and Muhammad Ikhsan}, title = {Eksperimen Performa Sistem Air Hujan Sifonik dan Sistem Gravitasi}, journal = {ROTASI}, volume = {28}, number = {2}, year = {2026}, keywords = {Sistem drainase air hujan, Sistem sifonik, Drainase atap}, abstract = { Sistem drainase air hujan berkinerja tinggi sangat penting untuk mengatasi meningkatnya frekuensi hujan ekstrem akibat perubahan iklim. Studi ini mengkaji kinerja sistem gravitasi dan sifonik. Sebuah rangkaian eksperimen skala penuh dibangun untuk mengukur kapasitas, ketinggian air, dan tekanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem sifonik memiliki kinerja yang jauh lebih baik daripada sistem gravitasi. Untuk pipa DN75 (3”), sistem sifonik mencapai kapasitas 31,86 L/s, 14,29 kali lebih tinggi daripada sistem gravitasi, meskipun perbedaan ketinggian air hanya 1,82 kali lebih besar (80 mm dibandingkan dengan 44 mm). Disamping itu, ketika sistem gravitasi dioperasikan melebihi kapasitas rekomendasinya (2,23 L/s), tekanan di dalam pipa tidak lagi sama atau mendekati tekanan atmosfer, sehingga tidak lagi memenuhi prinsip dasar dari sistem drainase gravitasi. }, issn = {2406-9620}, pages = {8--17} doi = {10.14710/rotasi.28.2.8-17}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/rotasi/article/view/81713} }
Refworks Citation Data :
Sistem drainase air hujan berkinerja tinggi sangat penting untuk mengatasi meningkatnya frekuensi hujan ekstrem akibat perubahan iklim. Studi ini mengkaji kinerja sistem gravitasi dan sifonik. Sebuah rangkaian eksperimen skala penuh dibangun untuk mengukur kapasitas, ketinggian air, dan tekanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem sifonik memiliki kinerja yang jauh lebih baik daripada sistem gravitasi. Untuk pipa DN75 (3”), sistem sifonik mencapai kapasitas 31,86 L/s, 14,29 kali lebih tinggi daripada sistem gravitasi, meskipun perbedaan ketinggian air hanya 1,82 kali lebih besar (80 mm dibandingkan dengan 44 mm). Disamping itu, ketika sistem gravitasi dioperasikan melebihi kapasitas rekomendasinya (2,23 L/s), tekanan di dalam pipa tidak lagi sama atau mendekati tekanan atmosfer, sehingga tidak lagi memenuhi prinsip dasar dari sistem drainase gravitasi.
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-10-14 16:34:54
Penerbit: Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Alamat Redaksi: Gedung Administrasi Lantai II Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Undip Telp.(024)7460059, Facsimile: (024)7460059 ext.102 Email: rotasi@live.undip.ac.id