skip to main content

Eksperimen Performa Sistem Air Hujan Sifonik dan Sistem Gravitasi

*Mochamad Fahri Fadlu Robbi  -  Program Magister Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Indonesia
Syaiful Syaiful scopus  -  Departemen Teknik Mesin, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia, Indonesia
Mohamad Said Kartono Tony Suryo Utomo scopus  -  Departemen Teknik Mesin, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia, Indonesia
Akhmad Zikri  -  PT Siphonic Flow Mandiri, Kawasan Industri Taman Tekno BSD, Kota Tangerang Selatan, Indonesia, Indonesia
Muhammad Ikhsan  -  PT Siphonic Flow Mandiri, Kawasan Industri Taman Tekno BSD, Kota Tangerang Selatan, Indonesia, Indonesia
Open Access Copyright (c) 2026 ROTASI

Citation Format:
Abstract

Sistem drainase air hujan berkinerja tinggi sangat penting untuk mengatasi meningkatnya frekuensi hujan ekstrem akibat perubahan iklim. Studi ini mengkaji kinerja sistem gravitasi dan sifonik. Sebuah rangkaian eksperimen skala penuh dibangun untuk mengukur kapasitas, ketinggian air, dan tekanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem sifonik memiliki kinerja yang jauh lebih baik daripada sistem gravitasi. Untuk pipa DN75 (3”), sistem sifonik mencapai kapasitas 31,86 L/s, 14,29 kali lebih tinggi daripada sistem gravitasi, meskipun perbedaan ketinggian air hanya 1,82 kali lebih besar (80 mm dibandingkan dengan 44 mm). Disamping itu, ketika sistem gravitasi dioperasikan melebihi kapasitas rekomendasinya (2,23 L/s), tekanan di dalam pipa tidak lagi sama atau mendekati tekanan atmosfer, sehingga tidak lagi memenuhi prinsip dasar dari sistem drainase gravitasi.

Keywords: Sistem drainase air hujan, Sistem sifonik, Drainase atap

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-10-14 16:34:54

No citation recorded.