AKTIVITAS SENYAWA BIOAKTIF SELADA LAUT (Ulva lactuca) SEBAGAI ANTIOKSIDAN PADA MINYAK IKAN The Activity of Bioactive Compounds from Sea Lettuce (Ulva lactuca) as Antioxidant in Fish Oil

*Basyrowi Arbi -  Departemen Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Widodo Farid Ma’ruf -  Departemen Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Romadhon Romadhon -  Departemen Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 29 Jan 2017; Published: 30 Jan 2017.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 1650 18221
Abstract

 

Minyak ikan adalah produk perikanan yang mempunyai asam lemak tak jenuh tinggi yang rentan akan oksidasi. Penghambatan oksidasi dilakukan dengan penambahan antioksidan pada minyak. Penggunaan bahan alami sebagai antioksidan dari U. lactuca mampu menghambat oksidasi tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas antioksidan selada laut (U. lactuca) dalam menghambat oksidasi.  Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekstrak U. lactuca, dan minyak ikan. Metode penelitian yang digunakan adalah experimental laboratories dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yaitu faktor konsentrasi ekstrak U. lactuca (0%; 0,1%; 0,2% dan 0,3%) dan faktor lama penyimpanan (hari ke-0, hari ke-5 dan hari ke-10). Data peroxide value (PV) dan thiobarbituric acid (TBA) dianalisis menggunakan uji ANOVA, dilakukan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ), jika ada interaksi perlakuan. Hasil penelitian pendahuluan didapatkan rendemen ekstrak U. lactuca dengan pelarut etanol 96% sebesar 13,549%, nilai fenol 4,59%, flavonoid 0,59% dan aktivitas antioksidan IC50 sebesar 60,975 ppm (kuat). Hasil uji asam lemak pada minyak ikan dengan GC-MS menunjukkan kandungan asam lemak yang paling banyak adalah asam lemak tak jenuh (asam linoleat (omega -6) dan (omega-3)). Hasil penelitian utama didapatkan nilai PV berkisar antara 20,141 sampai 38,196 mEq/kg, dan nilai TBA berkisar antara 10,794 sampai 32,592 mg malonaldehid/kg pada hari ke-0. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya interaksi antara konsentrasi ekstrak U. lactuca dan lama penyimpanan berpengaruh nyata (P<0,05).  Ekstrak U. lactuca 0,2% menghasilkan angka peroksida  terendah  yaitu 25,606±0,116 mEq/kg, dan  0,1% menghasilkan angka TBA terendah yaitu 26,802  ±0,309 malonaldehide/kg pada hari ke-10.

 

Fish oil is a fishery product that contains  high amount of unsaturated fatty acids, which was easily  oxidated. This oxidation process can be inhibited by adding antioxidants. The use of natural antioxidants from U. lactuca known  can inhibits the oxidation. The aim of this research was  examinated the effectiveness of antioxidants from sea lettuce (U. lactuca) in inhibiting oxidation. Materials used in this research were U. lactuca extract, and fish oil. The methods used are experimental laboratories, and analyzed using Completely Randomized Design (CRD) factorial pattern is divided by a factor of U. lactuca extract concentrations (0%, 0.1%, 0.2% and 0.3%) and factor storage time (days 0, day 5 and day 10). The peroxide value (PV) and thiobarbituric acid (TBA) were analyzed using ANOVA test, then further carried test Honestly Significant Difference (HSD), a treatment interaction. Preliminary results obtained were the yield of U. lactuca extract with 96% ethanol was 13.549%, the phenol content  was 4.59%, flavonoids was 0.59%, and the antioxidant activity of IC50 was 60.975 ppm (strong). The results analyzing of fatty acids in fish oil by GC-MS showed that the fatty acid content is at most unsaturated fatty acids. The main research results were PV values obtained were range from 20.141 to 38.196 mEq/kg, and TBA values were ranged from 10.794 to 32.592 mg/kg. Based on the research results show that the interaction between U. lactuca extract concentration and storage time significantly (P<0,05) . The result of 0,2% U. lactuca exctract  contain peroxide value 25,606±0,116 mEq/kg, and  0,1 % exctract containt TBA value 26,802±0,309 malonaldehide/kg  in  the tenth day. 
Keywords
Ekstrak U. lactuca; Oksidasi; Minyak Ikan; Antioksidan

Article Metrics:

  1. Apriyantono, A., D. Fardiaz, N. L. Puspitasari., Sedarnawati. dan S. Budiyanto. 2002. Pengaruh Pengolahan Terhadap Nilai Gizi dan Keamanan Pangan.
  2. Ariyani, F., N.S. Saputri. dan L. Nurhidayati. 2009. Efektivitas Daun Cincau Hijau (Cyclea barbata Miers) Sebagai Produk Antioksidan Alami Produk Jambal Patin (Pangaius hypopthalmus). Jurnal Pasca Panen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan. 4(2): 169-175.
  3. Dewi, E. N., R. Ibrahim. dan N. Yuaniva. 2011. Daya Simpan Abon Ikan Nila Merah (Oreochromis niloticus Trewavas) yang Diproses dengan Metoda Penggorengan Berbeda. Jurnal Saintek Perikanan. 6(1): 6-12.
  4. Dewi, N.W.O.A.C., N.M. Puspawati., I.M.D. Swantara., I.A.R.A. Asih. dan W.S. Rita. 2014. Aktivitas Antioksidan Senyawa Flavonoid Ekstrak Etanol Biji Terong Belanda (Solanum betaceum, syn) dalam Menghambat Reaksi Peroksidasi Lemak pada Plasma Darah Tikus Wistar. Cakra Kimia (Indonesian E-Journal of Applied Chemistry). 2(1): 7-16.
  5. Djapiala, F.Y., A.D.Y. Lita., Montolalu. dan M. Feny. 2013. Kandungan Total Fenol Dalam Rumput Laut Caulerpa racemosa yang Berpotensi Sebagai Antioksidan. JMTHP Unsrat.
  6. Hanaa, H., A. El-Baky., K. Farouk. dan G. S. E. Baroty, 2009, Potential Biological Properties of Sulphated Polysaccharides Extracted from Macroalgae Ulva Lactuca L., Academic Journal of Cancer Research. (1): 01-11.
  7. Hardiana, R., Rudiyansyah. dan T.A. Zaharah. 2012. Aktivitas Antioksidan Senyawa Golongan Fenol dari Beberapa Jenis Tumbuhan Famili Malvaceae. JKK. 1(1): 8-13.
  8. Husni, A., M. Madalena. dan Ustadi. 2015. Aktivitas Antioksidan dan Tingkat Penerimaan Konsumen pada Yoghurt yang Diperkaya dengan Ekstrak Sargassum polycystum. JPHPI, 18(2).
  9. Irianto, H.E., Suparno., J.T. Murtini. dan Sunarya. 2002. Kandungan Asam Lemak Omega-3 Beberapa Jenis Ikan dan Produk Olahan Tradisional. Prosiding Widyakarya Nasional Khasiat Makanan Tradisional, Jakarta 9-11 Juni 1995, p.176-181, Kantor Menteri Negara Urusan Pangan, Jakarta.
  10. Ketaren, S. 1986. Pengantar Teknologi Minyak dan Lemak Pangan. Edisi Pertama. Penerbit Universitas Indonesia. Jakarta.
  11. Ketaren, S. Khamidinal, H. Ngatidjo. dan Mudasir. 2007. Pengaruh Antioksidan Terhadap Kerusakan Asam Lemak Omega-3 pada Proses Pengolahan Ikan Tongkol. Kaunia, 3(2):119-138.
  12. Khotimah, K., Darius dan B.B. Sasmito. 2013. Uji Aktivitas Senyawa Aktif Alga Coklat (Sargassum fillipendulla) Sebagai Antioksidan Pada Minyak Ikan Lemuru (Sardinella longiceps). THPi Student Journal. I(1): 10-20.
  13. Maulana, I. T., Sukraso. dan S. Damayanti. 2014. Kandungan Asam Lemak dalam Minyak Ikan Indonesia. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis. 6 (1): 121-130.
  14. Muresan, V., S. Muste., E. Racolta., C.A. Semeniuc., S, Man., A. Birou. dan C. Chircu. 2010. Determination of Peroxide Value in Sunflower Halva using a Spectrophotometric Method. Bulletin UASVM Agriculture, 67(2).
  15. Raharjo, S., 2006. Kerusakan Oksidatif pada Makanan. Gadjah Mada University Press.Yogyakarta.
  16. Prawira, J. A. W., L.I. Momuat. dan V.S. Kamu. 2015. Perbandingan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol dan Heksana dari Daun Gedi Merah (Abelmoschus manihot). Jurnal MIPA UNSRAT. 4(1): 5-9.
  17. Rezki, R.S., A. Dwimas. dan M.Z. Siswarni. 2015. Ekstraksi Multi Tahap Kurkumin dari Kunyit (Curcuma domestica Valet) Menggunakan Pelarut Etanol. Jurnal Teknik Kimia USU.
  18. Rohaeti, E., R. Heryanto., M. Raffi., A. Wahyuningrum. dan L. K. Darussalam. 2011. Prediksi Kadar Flavonoid Total Tempuyung (Sonchus arvensis L.) Menggunakan Kombinasi Spektroskopi IR dengan Regresi Kuadrat Terkecil Parsial. Jurnal Kimia. 5(2): 101-108.
  19. Rosari, M. I., W. F. Ma’aruf. dan T. W. Agustini. 2014. Pengaruh Ekstrak Kasar Buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa) sebagai Antioksidan pada Fillet Ikan Bandeng (Chanos chanos Forsk) Segar. Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan, 3(2): 34-43.
  20. Saragih, J., J. Assa. dan T. Langi. 2010. Aktivitas Antioksidan Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum) Menghambat Oksidasi Minyak Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.). JMTHP Unsrat.
  21. Sarah, H., K. Hadiseh., A. Gholamhossein. dan S. Bahareh. 2010. Effect of Green Tea (Camellia sinenses) Extract and Onion (Allium cepa) Juice on Lipid Degradation and Sensory Acceptance of Persiansturgeon (Acipenser persicus) Fillets. International Food Research Journal. 17: 751 –761.
  22. Sartika, R. 2008. Pengaruh Asam Lemak Jenuh, Tidak Jenuh dan Asam Lemak Trans terhadap Kesehatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional. 2(4): 154-160.
  23. Satria E. 2005. Potensi Antioksidan dari Daging Buah Muda dan Daging Buah Tua Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.). [Skripsi]. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor, Bogor.
  24. Septiana, A. T. dan A. Asnani. 2012. Aktivitas Antioksidan Ekstrak Rumput Laut Sargassum duplicatum. Jurnal Teknologi Pertanian. 14(2): 79-86.
  25. Tamat, S.R., T. Wikanta. dan L.S. Maulina. 2007. Aktivitas Antioksidan dan Toksisitas Senyawa Bioaktif dari Ekstrak Rumput Laut Hijau Ulva reticulata Forsskal. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia. 5(1): 31-36.
  26. Ulfa, F., A. D. Anggo. dan Romadhon. 2014. Uji Potensi Aktivitas Antioksidan Dengan Metode Ekstrasi Bertingkat Pada Lamun Dugong (Thalassia hemprichii) di Perairan Jepara. Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan. 3(3): 32-39.