ANALISIS TINGKAT KEBERDAYAAN NELAYAN JARING ARAD DI KABUPATEN BATANG (Analysis of the Level Empowerment from Fishermen Arad Nets in the Batang District)

*Sulistyowati Sulistyowati -  STIP Farming Semarang, Indonesia
Muhammad Zainuri -  Fakultas Perikanan dan Ilmu Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 29 Aug 2014.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 381 1989
Abstract
Nelayan yang tinggal di sekitar perairan pantai Kabupaten Batang adalah pihak yang secara langsung memiliki hubungan dengan perairan dan menggunakan jaring arad sebagai alat yang digunakan untuk memanfaatkan produknya. Ketergantungan nelayan di sekitar perairan pantai Kabupaten Batang dalam memanfaatkan sumber daya alam masih tinggi sehingga memerlukan usaha alternatif untuk meningkatkan perekonomian mereka melalui program pemberdayaan nelayan. Daya nelayan adalah elemen yang memungkinkan nelayan bertahan hidup dan dapat mengembangkan diri dalam mencapai kemajuan dan kekayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat daya sosial dan ekonomi nelayan jaring arad yang berada di perairan pantai Kabupaten Batang dan peran pemangku kepentingan terkait dalam pemberdayaan nelayan. Untuk mendapatkan data primer, survei dilakukan untuk 145 responden (±30% dari nelayan yang ada di perairan pantai Kabupaten Batang) pada bulan Maret tahun 2014. Kemudian dilakukan analisis deskriptif dan crosstab. Tingkat daya nelayan jaring arad di perairan pantai Kabupaten Batang masih dikategorikan ke dalam berdaya, baik dari aspek ekonomi dan non. Hal ini dapat dilihat dari rendahnya akses teknologi, keputusan bisnis, dan keterampilan lobi. Para pemangku kepentingan yang membantu bisnis nelayan sebagian besar berasal dari pemerintah dan masyarakat dengan skor 7 (cukup). Oleh karena itu, strategi pemberdayaan diperlukan untuk meningkatkan daya nelayan sehingga peningkatan kesejahteraan dapat terwujud.Kata kunci : Nelayan jaring arad, tingkat keberdayaan, perairan pantai kabupaten Batang

Fishermen who live around the coastal waters of the Batang which is directly linked to water and use nets arad as a tool that is used to exploit its products
. Dependence inshore fishermen around Batang inutilizing natural resourcesis still high so it take seffort to improve their economical ternatives through empowerment programs fishermen. Power fishing is the element that allows fishermen to survive and be able to develop them selves in achieving progress and wealth. This study aims to determine the level of social and economic power arad fishing nets which are in Batang coastal waters and the role of the stakeholders involved in the empowerment of fishermen. To obtain primary data, a survey was conducted for145 respondents (±30% of the fishermen in the coastal waters Batang) in March 2014 and descriptive analysis was then performed cross tab. The power level fishing arad nets in coastal waters Batang still categorized into powerless, both from the economic aspects. It can be seen from low technology access, business decisions, and lobbying skills. The stakeholders who help businesses fishermen mostly from government and society with a score of 7(enough). Therefore, empowerment strategy is required to icrease the welfare of fishermen so that improvement can be realized.Keywords : Fishermen arad nets, level empowerment, coastal waters of the Batang district

Article Metrics: