Efek Hidrolisis Ekstrak Daun Iler (Coleus scutellarioides) Terhadap Aktivitas Inhibisi Enzim α-glukosidase

*Riky Auliawan  -  Laboratorium Kimia Organik, Jurusan Kimia FSM, Universitas Diponegoro, Indonesia
Bambang Cahyono  -  Organic Chemistry Laboratory, Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University, Semarang Jalan Prof. Soedarto, Tembalang, Semarang 50275, Telepon +62-24-7474754, Indonesia
Received: 12 Jan 2015; Published: 12 Jan 2015.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Statistics: 4178 6349
Abstract

Penemuan antidiabet dari suatu senyawa bioaktif atau ekstrak tanaman banyak diarahkan pada mekanisme penghambatan hidrolisis ikatan glikosidis, dan umumnya tertuju pada senyawa fenolik. Tanaman iler (Coleus scutellarioides), yang secara tradisional telah digunakan untuk antidiabetes, dilaporkan mengandung senyawa dari golongan tersebut. Penelitian yang bertujuan membandingkan  aktivitas dari ekstrak daun iler dan ekstrak yang terhidrolisis telah dilakukan dalam riset ini. Penyediaan ekstrak dilakukan melalui maserasi dalam pelarut etanol, dan hidrolisis ekstrak dilakukan dalam suasana asam (HCl 2N). Ekstrak dan hasil hidrolisis dianalisis fenolat total dan aktivitas penghambatan enzim alfa-glukosidase.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanolat daun iler dapat diperoleh dengan rendemen 4,50%. Adanya peningkatan kadar fenolat total rata-rata dari ekstrak setelah dihidrolisis sebesar 23,99 mg GAE/g bobot sampel kering (dari 156,38±0,25 menjadi 180,37±0,260 dapat mengindikasikan bahwa ikatan glikosida pada ekstrak asal telah terhidrolisis oleh HCl. Uji aktivitas penghambatan a-glukosidase terhadap sampel sebelum dan sesudah hidrolisis menunjukkan harga IC50 sebesar 735,67±11,51µg/mL dan 724,33±8,60µg/mL. Secara statistik, nilai aktivitas kedua bahan ini tidak berbeda secara signifikan. Hasil penelitian ini dapat membuktikan bahwa ikatan  glikosida dalam senyawa organik ekstrak daun iler tidak memberikan efek terhadap peningkatan aktivitas penghambatan enzim glukosidase.

Kata kunci: Coleus scutellarioides, daun iler, fenolat total, enzim α-glukosidase, hidrolisis ekstrak

 

 

The studies of antidiabetic activity of a bioactive compound or plant extract have been directed into the inhibition mechanism of glycoside bond hydrolyses, and generally focused on phenolic compounds. Iler plants (Coleus Scuterllariousdes) that traditionally used as antidiabetic, has been reported containing those compounds. Aim of this study is comparing the activity of Iler leaves extract and their hydrolyzed extracts. The extracts were prepared by ethanol maceration and acid hydrolysis (HCl 2N). Both ethanol and hydrolyzed extracts were analyzed for total phenolic and alpha-glucosidase inhibitory activity. The result showed that the extract yield was 4.50%. The increasing number of total phenolic content after hydrolysis (23.99 mg GAE/g weight of dry samples) indicated that the glycoside bonds in extracts have been hydrolized by HCl. The alpha-glucosidase inhibitory (IC50) of ethanol and  hydrolyzed extracts were 735.67±11.51µg/mL dan 724.33±8.60µg/mL respectively. Statistically, the differences of inhibitory activity of both extracts was not significant. This result proved that the glycoside bond in Iler leaves extract does not enhance the inhibition activity of glucosidase enzyme.

Key-words : Coleus scutellarioides, total phenolics, α-glucosidase enzyme, extract hydrolysis

Article Metrics: