RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING TEMPAT SAMPAH RUMAH TANGGA DAN PENERANGAN JALAN BERBASIS WIRELES SENSOR NETWORK (WSN)

*Muhamad Syaifudin -  Jurusan Teknik Elektro, Universitas Widyagama Malang Kampus III, Jl. Taman Borobudur Indah No. 3 Malang, Indonesia 65142, Indonesia
Faqih Rofii -  Jurusan Teknik Elektro, Universitas Widyagama Malang Kampus III, Jl. Taman Borobudur Indah No. 3 Malang, Indonesia 65142, Indonesia
Anis Qustoniah -  Jurusan Teknik Elektro, Universitas Widyagama Malang Kampus III, Jl. Taman Borobudur Indah No. 3 Malang, Indonesia 65142, Indonesia
Dikirim: 4 Agu 2018; Diterbitkan: 29 Jan 2019.
Akses Terbuka Copyright (c) 2019 Transmisi

Citation Format:
Article Info
Bagian: Artikel Jurnal
Bahasa: ID
Teks Lengkap:
Statistik: 139 203
Sari

Wireless sensor network merupakan suatu jaringan yang terbentuk dari beberapa sensor node yang bersifat individu, yang ditempatkan pada suatu tempat yang bisa digunakan untuk memonitoring keadaan suatu tempat yang bisa berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Jaringan Sensor Nirkabel itu sendiri terdiri dari dua komponen, yaitu sensor sumber (node) dan sink. Jaringan Sensor Nirkabel didesain untuk dapat melakukan proses didalam internal  jaringan tersebut (in-network processing), sehingga pengambilan keputusan dapat lebih efisien. Xbee merupakan suatu komponen dari wireless sensor network yang dapat digunakan,  karena perangkat ini merupakan perangkat yang handal yang terdiri dari receiver dan transmitter sehingga sangat sesuai bila digunakan untuk media transmisi monitoring keadaan volume tempat sampah dan lampu penerangan jalan. Dengan menggunakan sensor ultrasonik pada tempat sampah dan photodioda pada lampu penerangan jalan. Sehingga saat kondisi volume tempat sampah dan lampu penerangan jalan mengalami perubahan maka Xbee akan mengirimkan  informasi keruang petugas. Di peroleh sistem pemantauan volume tempat sampah dan lampu penerangan jalan dengan menghasilkan output RW1,11,0#  menunjukkan bahwa alamat yang dikirim adalah dari RW 1 ,  kondisi kedaan tempat jarak volume ke sensor adalah 11 centimeter, ketika jarak volume sampah sudah mencapai 5 centimeter atau dibawahnya maka progres bar akan berwarna biru hampir penuh sehingga buzzer di ruang petugas akan berbunyi. Dan berikutnya  adalah kondisi keadaan lampu penerangan jalan ketik lampu dalam kondisi mati maka alamat yang dikirimkan adalah 0 dan indikator lampu berwarna putih sedangkan ketika lampu penerangan jalan dalam  kondisi menyala maka alamat yang akan dikirimkan  adalah 1 serta indikator lampu pada sistem monitoring akan  menyala. Untuk jarak aman jangkauan Xbee pada tempat sampah ke ruang petugas sejauh 30 meter indoor dan 80 meter outdoor

Kata Kunci
wireless sensor network; xbee; tempat sampah; lampu penerangan

Article Metrics:

  1. . J. Liu and J. Luo, “Method of Wireless Sensor Network Data Fusion,” Int. J. Online Eng., vol. 13, pp. 114–122.
  2. . F. L. Lewis, “Wireless Sensor Networks,” Smart Environ. Technol. Protoc. Appl., pp. 1–18, 2005.
  3. . C. H. Andre Gunther, “Measuring Round Trip Times to Determine the Distance between WLAN Nodes,” Telecommun. Networks Gr., no. May, pp. 1–12, 2005.
  4. . T. I. N. Ahmad Deny Andika, Poltak Sihombing, “Perancangan Sistem Pengukur Jarak Antara 2 Titik Wireless Xbee Pro Berdasarkan Nilai RSSI Ahmad,” vol. VOL1–6, no. 6, pp. 3–8, 2012.
  5. . T. S. Dedi Setiawan and M. Iqbal, “Rancang bangun alat pembuka dan penutup tong sampah otomatis berbasis mikrokontroler,” Teknol. dan Sist. Inf., vol. 1, no. 1, pp. 55–62, 2014.
  6. . K. A. Monika, N. Rao, S. B. Prapulla, and G. Shobha, “Smart Dustbin-An Efficient Garbage Monitoring System,” Int. J. Eng. Sci. Comput., vol. 6, no. 6, pp. 7113–7116, 2016.
  7. . M. D. Eko Ihsanto, “Sistem Monitoring Lampu Penerangan Jalan Umum Menggunakan Mikrokontroler Arduino Dan Sensor Ldr Dengan Notifikasi Sms,” Int. Stand. Ser. Number, vol. 7, no. 2, pp. 101–105, 2016.
  8. . A. Kadir, panduan praktis mempelajari aplikasi mikrokontroler dan pemrogramannya menggunakan arduino, vol. 1. Yogyakarta: C.V ANDI OFFSET, 2012.
  9. . L. N. Hilmi Wijayanti, “Rancang Bangun ‘Smart Dustbin’Berbasis Arduino Sebagai Alat Pembelajaran Anak Usia Dini,” Tek. Telekomun., no. 1231130021, 2015.
  10. . R. Hasta, “Aplikasi Teknologi Komunikasi Wireless Berbasis Zigbee Pada Sistem Kontrol Dan Monitoring Ruangan Kelas,” J. Ilm. GIGA Vol., vol. 18, no. 1, pp. 70–81, 2015.
  11. . N. Muljodipo, S. R. U. A. Sompie, R. F. Robot, M. Eng, J. T. Elektro-ft, and E. Nuryantomuljodipogmailcom, “Rancang Bangun Otomatis Sistem Infus Pasien,” E-journal Tek. Elektro dan Komput. ISSN 2301-8402, vol. 4, no. 4, pp. 12–22, 2015.
  12. . P. Rafiuddin Syam, ST, M.Eng, Dasar Dasar Teknik Sensor. Makasar: Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, 2013.
  13. . G. K. Bhasworo, F. Rofii, and F. Hunaini, “Perancangan Sistem Pemantauan Gas dan Peringatan pada Ruangan melalui Jaringan Nirkabel,” vol. 37, no. 2, pp. 88–93, 2016.