BibTex Citation Data :
@article{Transmisi79456, author = {Ahmad Yunanto dan Sriyono Sriyono dan Sumardi Sumardi}, title = {KAJIAN DEDIESELISASI PULO PANJANG - DAMPAK EKONOMI, TEKNIK, DAN LINGKUNGAN}, journal = {Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro}, volume = {28}, number = {2}, year = {2026}, keywords = {Dedieselisasi; Transisi Energi Terbarukan; Techno-Economic-Environmental Analysis; Net zero emission;}, abstract = { Pemerintah Indonesia berkomitmen menurunkan emisi melalui target Net Zero Emission (NZE) 2060. Dalam sektor ketenagalistrikan, komitmen ini diterjemahkan melalui Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional 2060 dan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik 2025–2034 yang menekankan dedieselisasi dan peningkatan bauran energi terbarukan. Salah satu tantangan adalah sistem kelistrikan pulau berbasis diesel yang terpisah dari jaringan utama, seperti sistem Pulo Panjang di Banten. Penelitian ini mengkaji bagaimana transformasi sistem Pulo Panjang dari konfigurasi eksisting menuju sistem hibrida dan sistem full renewable energy (full RE) mempengaruhi kinerja teknik, ekonomi, dan lingkungan. Pendekatan yang digunakan berupa kajian dan simulasi untuk membandingkan parameter Levelized Cost of Energy (LCOE), biaya bahan bakar, indikator keandalan, serta intensitas emisi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa topologi Full RE memberikan performa ekonomi terbaik dengan penurunan LCOE sebesar 4% dan 84% penghematan biaya bahan bakar dibandingkan sistem eksisting, meskipun tingkat keandalannya sedikit lebih rendah dari sistem hibrida dengan unmet load dibawah 1% dari total produksi energi. Performa lingkungan topologi full RE menghasilkan intensitas emisi CO 2 terendah dengan penurunan emisi sebesar 82.19%. Temuan ini mengonfirmasi bahwa dedieselisasi Pulo Panjang menuju sistem Full RE merupakan langkah strategis dan terukur untuk mendukung target NZE serta dapat direplikasi pada sistem kelistrikan kepulauan lainnya di Indonesia. }, issn = {2407-6422}, doi = {10.14710/transmisi.28.2.%p}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/transmisi/article/view/79456} }
Refworks Citation Data :
Pemerintah Indonesia berkomitmen menurunkan emisi melalui target Net Zero Emission (NZE) 2060. Dalam sektor ketenagalistrikan, komitmen ini diterjemahkan melalui Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional 2060 dan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik 2025–2034 yang menekankan dedieselisasi dan peningkatan bauran energi terbarukan. Salah satu tantangan adalah sistem kelistrikan pulau berbasis diesel yang terpisah dari jaringan utama, seperti sistem Pulo Panjang di Banten. Penelitian ini mengkaji bagaimana transformasi sistem Pulo Panjang dari konfigurasi eksisting menuju sistem hibrida dan sistem full renewable energy (full RE) mempengaruhi kinerja teknik, ekonomi, dan lingkungan. Pendekatan yang digunakan berupa kajian dan simulasi untuk membandingkan parameter Levelized Cost of Energy (LCOE), biaya bahan bakar, indikator keandalan, serta intensitas emisi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa topologi Full RE memberikan performa ekonomi terbaik dengan penurunan LCOE sebesar 4% dan 84% penghematan biaya bahan bakar dibandingkan sistem eksisting, meskipun tingkat keandalannya sedikit lebih rendah dari sistem hibrida dengan unmet load dibawah 1% dari total produksi energi. Performa lingkungan topologi full RE menghasilkan intensitas emisi CO2 terendah dengan penurunan emisi sebesar 82.19%. Temuan ini mengonfirmasi bahwa dedieselisasi Pulo Panjang menuju sistem Full RE merupakan langkah strategis dan terukur untuk mendukung target NZE serta dapat direplikasi pada sistem kelistrikan kepulauan lainnya di Indonesia.
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-02-25 20:14:43
Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro dan Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro dan Editor berusaha keras untuk memastikan bahwa tidak ada data, pendapat, atau pernyataan yang salah atau menyesatkan dipublikasikan di jurnal. Dengan cara apa pun, isi artikel dan iklan yang diterbitkan dalam Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro adalah tanggung jawab tunggal dan eksklusif masing-masing penulis dan pengiklan.
Formulir Transfer Hak Cipta dapat diunduh di sini: [Formulir Transfer Hak Cipta Transmisi]. Formulir hak cipta harus ditandatangani dan dikirim ke Editor dalam bentuk surat asli, dokumen pindaian atau faks:
Dr. Darjat (Ketua Editor)Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro, IndonesiaJl. Prof. Sudharto, Tembalang, Semarang 50275 IndonesiaTelepon/Facs: 62-24-7460057Email: transmisi@elektro.undip.ac.id