ANALISIS KINERJA JARINGAN WIRELESS LAN BERDASARKAN MEKANISME LOAD BALANCING DENGAN ALGORITMA LEAST CONNECTION MENGGUNAKAN SIMULATOR OPNET 14.5

*Hauril Maulida Nisfari -  Jurusan Teknik Elektro, Universitas Diponegoro Semarang Jl. Prof. Sudharto, SH, kampus UNDIP Tembalang , Semarang 50275, Indonesia, Indonesia
Sukiswo Sukiswo -  Jurusan Teknik Elektro, Universitas Diponegoro Semarang Jl. Prof. Sudharto, SH, kampus UNDIP Tembalang , Semarang 50275, Indonesia, Indonesia
Ajub Ajulian Zahra -  Jurusan Teknik Elektro, Universitas Diponegoro Semarang Jl. Prof. Sudharto, SH, kampus UNDIP Tembalang , Semarang 50275, Indonesia, Indonesia
Diterbitkan: 12 Jan 2015.
Akses Terbuka
Citation Format:
Article Info
Bagian: Artikel Jurnal
Bahasa: EN
Teks Lengkap:
Statistik: 659 5209
Sari

Abstrak

 

Penggunaan teknologi Wireless sudah tidak bisa dielakkan lagi saat ini. Teknologi Wireless yang banyak digunakan saat ini adalah WLAN (Wireless Local Area Network). Peningkatan jumlah user ini tentu saja berpengaruh terhadap kinerja server sebagai penyedia layanan. Mekanisme Load Balancing adalah salah satu strategi yang digunakan oleh pengelola jaringan untuk menyeimbangkan beban antar server. Pada penelitian ini dirancang sebuah jaringan Wireless LAN yang menerapkan mekanisme Load Balancing beserta pengaturan algoritma Least Connection menggunakan software OPNET 14.5.Perancangan dilakukan untuk membandingkan kinerja layanan WLAN tanpa Load Balancing dan dengan Load Balancing dengan parameter-parameter yang digunakan adalah throughput, delay jaringan, Response Time dan fairness index untuk tiap pengguna aplikasi yang berbeda.Dari hasil simulasi diperoleh nilai Throughput pada jaringan dengan Load Balancing untuk layanan HTTP berkisar antara 100-120 Kbps, untuk layanan FTP antara 80-100 Kbps dan untuk Email berkisar 50-60 Kbps. Algoritma Least Connection memberikan cukup adil alokasi pembagian lebar pita, dibuktikan dengan fairness index untuk ketiga skenario berkisar 0,7-0,8 dibandingkan dengan jaringan tanpa Load Balancing dengan fairness index berkisar 0,4-0,7. Mekanisme Load Balancing bekerja optimal pada skenario 3 dengan Delay dan Response Time yang lebih kecil.

 

Kata kunci : OPNET Modeler v14.5, Load Balancing, Least Connection Algorithm

 

Abstract

 

The use of wireless technology has become inevitable at this time. Wireless technology that is widely used today is WLAN (Wireless Local Area Network). Load Balancing Mechanism is one of the strategies used by network managers to balance the load among servers. In this research has been designed a wireless LAN network that implements Load Balancing mechanism and its Least Connection algorithm settings using OPNET 14.5 software. The design is performed to compare the performance of WLAN services without Load Balancing and with Load Balancing with parameters used are the throughput, the network delay, response time and fairness index for each user of different applications.From the simulation results obtained that the throughput on the network with Load Balancing for HTTP service ranges from 100-120 Kbps, for FTP services between 80-100 Kbps and for Email ranged 50-60 Kbps. Least Connection algorithm provides fair allocation of bandwidth sharing, evidenced by the fairness index for the three scenarios range 0.7-0.8 compared to networks without Load Balancing with fairness index ranges from 0.4-0.7. Load Balancing mechanism works optimally in Scenario 3 with smaller Response and Time Delay.

 

Keywords : OPNET Modeler v14.5, Load Balancing, Least Connection Algorithm

Article Metrics: