Pengaruh Dosis Kompos dengan Stimulator Trichoderma terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung (zea mays l.) Varietas Pioner -11 pada Lahan Kering

DOI: https://doi.org/10.14710/bioma,%2011,%202,%2069-75
Article Info
Submitted: 25-04-2012
Published:
Section: research article
Lahan kering di Indonesia sangat luas. Sifat lahan kering yang kurang subur dengan tingkat erosi yang tinggi
dan rendahnya pasokan air menyebabkan pemanfaatan lahan kering belum optimal. Kompos sebagai salah satu
pupuk organik dengan bahan baku yang tersedia cukup banyak merupakan alternatif yang tepat untuk digunakan
dalam memanfaatkan lahan kering sebagai lahan pertanian. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap
dengan 4 perlakuan berupa dosis pemupukan , yaitu : D0 : 0 ton / Ha (kontrol), D1 : 15 ton / Ha, D2 : 30 ton / Ha
dan D3 : 45 ton / Ha. Data yang diperoleh dianalisis dengan Analisis of Varians (Anava), bila terdapat beda nyata
dilanjutkan dengan uji Beda Nyata terkecil (BNT) pada taraf kepercayaan 95%. Dari hasil penelitian dapat
disimpulkan bahwa kompos dengan stimulator tricoderma berpengaruh meningkatkan pertumbuhan dan produksi
tanaman jagung pada lahan kering dan dosis 3 kg / m2 merupakan dosis optimal untuk pertumbuhan dan produksi
jagung.
  1. Retno - Afitin 
    biologi , Indonesia
    Laboratorium Biologi Struktur dan Fungsi Tumbuhan, Jurusan Biologi FMIPA Undip
  2. Sri - Darmanti 
    biologi , Indonesia
    Laboratorium Biologi Struktur dan Fungsi Tumbuhan, Jurusan Biologi FMIPA Undip