skip to main content

ALEGORI KEMATIAN DALAM PUISI JANĀZAH IMRA’AH KARYA ADŪNĪS: KAJIAN STRUKTURALISME GENETIK

*Fauziyah Kurniawati  -  Magister Bahasa dan Sastra Arab, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia
Muhammad Naufal Annabil  -  Magister Bahasa dan Sastra Arab, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia
Open Access Copyright (c) 2021 HUMANIKA under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan alegori kematian dalam puisi Janāzah Imra’ah karya Adūnīs berdasarkan perpektif teori strukturalisme genetik dari Lucien Goldmann. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif  dengan sumber data primer berupa puisi Janāzah Imra’ah dan sumber data sekunder berupa buku-buku pendukung lainnya. Peneliti menggunakan teknik baca dan catat untuk mengumpulkan data. Untuk mendapatkan data yang benar-benar valid, peneliti menggunakan teknik validasi data dengan menggunakan triangulasi data, ketekunan membaca, dan diskusi ahli; yakni menggali pemahaman terkait penelitian dari teman sejawat dan dosen yang ahli di bidangnya. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan analisis deskriptif yang meliputi reduksi, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian ini adalah (a) fakta kemanusiaan ditegaskan melalui hakikat kematian dan refleksi cinta manusia terhadap kebaikan dalam hidup demi menujunya; (b) subjek kolektif dielaborasikan dalam paradoks makna kematian berdasarkan persepsi peran dan karakter setiap entitas; (c) pandangan dunia diuraikan dalam rekognisi kematian dengan letupan cinta yang menggerakkan manusia untuk menjawab segala persoalan hidup; (d) struktur karya sastra dijabarkan dalam bentuk interaksi antara personalitas tokoh dengan objek-objek dalam setiap sekat bait puisi; dan (e) dialektika pemahaman-penjelasan dirumuskan selaras dengan konsep puisi, yaitu pandangan dunia pengarang tentang rekognisi kematian dengan letupan cinta yang menggerakkan manusia untuk menjawab segala persoalan hidup digunakan untuk menjelaskan strukturasi karya sastra.

Fulltext View|Download
Keywords: alegori; kematian; puisi; strukturalisme genetik
Funding: Master of Arabic Language and Literature UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Article Metrics:

  1. Adūnīs. (1988). Al-Masraḥ wa al-Marāyā. Beirut: al-Mansyūrāt Dār al-Ādāb
  2. Adonis. (2018). Panggung dan Cermin. (Fazabinal Alim: Penerjemah). Yogyakarta: DIVA Press
  3. Basid, Abdul dan M. Firdaus Imaduddin. (2017). Ideologi Cinta dalam Cerpen “Dalam Perjamuan Cinta” Karya Taufik Al-Hakim Kajian Strukturalisme Genetik. Haluan Sastra dan Budaya, 1 (2), 115-129. https://doi.org/10.20961/hsb.v1i2.12114
  4. Endraswara, Suwardi. (2012). Teori Pengkajian Sosiologi Sastra. Yogyakarta: UNY Press
  5. Faruk. (2016). Pengantar Sosiologi Sastra. Yogyakarta: PUSTAKA BELAJAR
  6. Goldmann, Lucien. (1981). Method in the Sociology of Literature. (Williaw Q. Boelhower: Translator and Editor). Oxford: Telos Press
  7. Jabrohim. (2012). Teori Penelitian Sastra. Yogyakarta: PUSTAKA BELAJAR
  8. Kurniawan, Heru. (2012). Teori, Metode, dan Aplikasi Sosiologi Sastra. Yogyakarta: GRAHA ILMU
  9. Maria, F. (2012). Pandangan Sapardi Djoko Damono terhadap Kematian dalam Kumpulan Puisi ”Kolam”. Skripsi Jurusan Sastra Indonesia, Universitas Padjajaran, Bandung
  10. Moleong, Lexy J. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya
  11. Ratna, Nyoman Kutha. (2015). Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: PUSTAKA BELAJAR
  12. Rokhmansyah, Alfian. (2014). Studi dan Pengkajian Sastra; Perkenalan Awal terhadap llmu Sastra. Yogyakarta: GRAHA ILMU
  13. Rukiyah, Siti. (2019). Nilai Tanggung Jawab dalam Novel “Laskar Pelangi” Karya Andrea Hirata: Tinjauan Strukturalisme Genetik. Ksatra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra, 1 (1), 43-56. https://doi.org/10.52217/ksatra.v1i1.8
  14. Saraswati, Ekarini. (2003). Sosiologi Sastra: Sebuah Pemahaman Awal. Malang: UMM Press
  15. Sembada, Ema Zuliyani dan Maharani Intan Andalas. (2019). Realitas Sosial dalam Novel “Laut Bercerita” Karya Leila S. Chudori: Analisis Strukturalisme Genetik. Jurnal Sastra Indonesia, 8 (2), 129-137. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jsi/article/view/27824
  16. Siswanto, Victorius Aris. (2012). Strategi dan Langkah-langkah Penelitian. Yogyakarta: GRAHA ILMU
  17. Siswantoro. (2010). Metode Penelitian Sastra: Analisis Struktur Puisi. Yogyakarta: Pustaka Belajar
  18. Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta
  19. Tarigan, Henry Guntur. (2015). Menulis: Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.