Keanekaragaman Jenis Ikan Karang di Perairan Belitung Barat, Kepulauan Bangka Belitung

*Ono Kurnaen Sumadhiharga  -  Pusat Penelitian Oseanografi LIPI Jl. Pasir Putih 1, Ancol Timur, Jakarta 14430, Indonesia
Asikin Djamali  -  Pusat Penelitian Oseanografi LIPI Jl. Pasir Putih 1, Ancol Timur, Jakarta 14430, Indonesia
M. Badrudin  -  Balai Riset Perikanan Laut, PRPT, DKP. Jl. Muara Baru Ujung, Komplek Pelabuhan Perikanan Samudera, Jakarta 14440, Indonesia
Published: .
Open Access

Citation Format:
Abstract

Kondisi terumbu karang dan keanekaragaman jenis ikan karang adalah dua yang tidak dapat dipisahkan. Hal tersebut diamati dalam kegiatan penelitian dengan metode LIT (Line Intercept Transect) di sekitar Pulau
Kalimambang, Pulau Sekutai, Pantai Batu Itam, Pulau Keran dan Pulau Ake-ake yang merupakan kawasan perairan Belitung Barat. Pada penelitian ini secara keseluruhan telah ditemukan sebanyak 1.917 ekor ikan karang, yang terdiri dari 66 jenis berasal dari 18 famili. Jenis-jenis ikan karang ini terdiri dari 42 jenis ikan mayor (ikan hias), 21 jenis ikan target/pangan dan 3 jenis ikan indikator yaitu famili Chaetodontidae. Indeks kekayaan jenis di Pulau Sekutai 7,530; Pulau Kalimambang 9,129; Pantai Batu Itam 7,798; Pulau Keran 7,509; dan Pulau Ake-ake 5,924. Ikan target terdiri dari satu jenis ekor kuning (Caesionidae), satu jenis kerapu (Serranidae), tiga jenis Napoleon (Labridae), tiga jenis kakap merah (Lutjanidae), satu jenis kurisi (Nemipteridae), satu jenis bibir tebal (Haemulidae), empat jenis kakatua (Scaridae), empat jenis serak (Scolopsidae) dan tiga jenis beronang (Siganidae). Sebagian besar kondisi terumbu karang, persentase tutupan karang hidupnya relatif rendah (< 75 %), dan sudah berada dalam keadaan rusak. Terdapat satu jenis ikan indikator, yaitu Chaetodon octofasciatus yang cukup melimpah serta ditemukannya ikan Napoleon (Cheilinus undulatus) yang bernilai niaga tinggi dan dilindungi.

Kata kunci: Ikan karang, keanekaragaman jenis, Belitung Barat

Coral reefs condition and diversity of coral reef fishes in a certain waters provide an interrelated aspects that could not be separated. Research activities using Line Intercept Transect method have been carried out and
completed in the waters around the islands of Kalimambang, Sekutai, Keran, Akeake and Tanjung Batu Hitam of the West Belitung. As a whole, a total of 1,917 individual fish from 66 species belong to 18 families has
been recorded. These include 42 species of major (ornamental) fishes, 21 species of target fishes and three species of indicator fishes of the family Chaetodontidae. The richness indeces of investigated areas in the
West Belitung waters were of calculated Sekutai Island 7.530;  Kalimambang Island 9.129; Pantai Batu Itam 7.798; Keran Island 7.509; and Ake-ake Island 5.924. The target fishes as food-fish species consist of one species of yellowtail fusilier (Caesionidae), one species grouper (Serranidae), three species Napoleon wrasse (Labridae), three species snappers (Lutjanidae), one species threadfins (Nemipteridae), one species sweetlips (Haemulidae), four species scarid (Scaridae), four species scolopsid (Scolopsidae) and three species rabbit fish
(Siganidae). Most of coral reef conditions as seen in the lower percent cover of living coral were less than 75 %, it is likely that the coral reef has been degraded. There is abundance of butterfly fish Chaetodon octofasciatus and the existing of Napoleon wrasse (Cheilinus undulatus). Coral reef destructions occurred in West Belitung waters has been more frequent in the unpopulated islands.

Key words: Coral reef fishes, diversity, West Belitung water

Article Metrics:

Last update: 2021-01-16 14:24:28

No citation recorded.

Last update: 2021-01-16 14:24:29

  1. A biodiversity assessment of hard corals in dive spots within dampier straits marine protected area in Raja Ampat, West Papua, Indonesia

    Yuanike . Biodiversitas, 20 (4), 2019. doi: 10.13057/biodiv/d200436
  2. The dynamics of coral reef benthic and reef fish communities in Batam and Natuna Islands, Indonesia

    Hadi T.A.. Biodiversity, 19 (1), 2018. doi: 10.1080/14888386.2018.1473797