Pemanfaatan Citra Aster untuk Inventarisasi Sumberdaya Laut dan Pesisir Pulau Karimunjawa dan Kemujan, Kepulauan Karimunjawa

*Petrus Subardjo  -  Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Indonesia
Baskoro Rochaddi  -  Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Indonesia
Sigit Purnomo  -  Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Indonesia
Published: .
Open Access

Citation Format:
Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di wilayah Pulau Karimunjawa dan Kemujan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan pemetaan sumberdaya laut dan pesisir Pulau Karimunjawa dan Kemujan serta potensinya melalui analisis citra penginderaan jauh dengan menggunakan data citra satelit ASTER. Metode yang digunakan
dalam penelitian ini adalah diskriptif, sedangkan untuk cek lapangan menggunakan sampling purposif. Hasil menunjukkan bahwa sumberdaya laut di Pulau Karimunjawa terdapat lima kelas yaitu pasir ± 41,4 ha, padang lamun/rumput laut ± 84,16 ha, pecahan karang ± 43,77 ha, karang hidup ± 379,21 ha dan karang mati ± 107,9 ha. Sedangkan sumberdaya laut yang ada di Pulau Kemujan yaitu pasir ± 86,71 ha, padang lamun/rumput laut ± 163,16 ha, pecahan karang ± 59,00 ha, karang hidup ± 483,15 ha dan karang mati ± 153,46 ha. Sumberdaya pesisir di Pulau Karimunjawa terdapat sembilan kelas, yaitu hutan mangrove ± 184,89 ha, hutan primer ± 846,80 ha, hutan skunder ± 715,01 ha, perkebunan ± 159,40 ha, pertanian ± 25,74 ha,
semak belukar ± 187,21 ha, tambak ± 38,37 ha, pemukiman ± 56,01 ha dan lahan kosong 41,96 ha. Sedangkan sumberdaya pesisir untuk Pulau Kemujan yaitu hutan mangrove ± 222,90 ha, hutan skunder ± 254,76 ha,
perkebunan ± 247,73 ha, pertanian ± 31,46 ha, semak belukar ±273,30 ha, tambak ± 21,95 ha, pemukiman ± 99,07 ha, lahan kosong ± 50,47 ha dan bandara udara 16,80 ha. Uji ketelitian klasifikasi sumberdaya laut
sebesar 86,04 % dan 85,50 % untuk ketelitian klasifikasi sumberdaya pesisir di Pulau Karimunjawa dan Kemujan.

Kata kunci: inventarisasi, sumberdaya laut dan pesisir, citra aster


This study was carried out at Karimunjawa and Kemujan Islands. The objective of this research is to investigate marine and coastal resources of Karimunjawa and Kemujan Islands through analysis of remote sensing images by using ASTER satellite image data. Descriptive method was used in this research, while for the field check use purposive sampling. The result of this study indicate that there were five classes of marine resources at Karimunjawa Island i.e. sand ± 41,4 ha, seagrass ± 84,16 ha, coral ruble ± 43,77 ha, life coral ± 379,21 ha and dead coral ± 107,9 ha. While marine resource that exist in Kemujan Island that is sand ± 86,71 ha, field of seagrass ± 163,16 ha, piece coral ± 59,00 ha, life coral + 483,15 ha and dead coral ± 153,46 ha. There were nine classes of coastal resources at Karimunjawa Island i.e. is mangrove forest + 184,89 ha, primary forest ± 846,80 ha, secondary forest ± 715,01 ha, plantation + 159,40 ha, agriculture ± 25,74 ha, coppice ± 187,21 ha, dam out ± 38,37 ha, settlement ± 56,01 ha and empty farm + 41,96 ha. While coastal resource found at Kemujan Island were mangrove forest ± 222,90 ha, secondary forest ± 254,76 ha, plantation ± 247,73 ha, agriculture ± 31,46 ha, coppice ± 273,30 ha, dam out ± 21,95 ha, settlement ± 99,07 ha, empty farm + 50,47 ha and airport ± 16,80 ha. Sensitivity test of marine resource classification equal to 86,046% and 86,956 % for the sensitivity of coastal resource classification in Karimunjawa and Kemujan Island.

Key words: inventory, seas and coastal resource, aster image.

Article Metrics:

Last update: 2021-02-25 00:38:49

No citation recorded.

Last update: 2021-02-25 00:38:50

No citation recorded.