Identifikasi Potensi dan Pemetaan Sumberdaya Pesisir Pulau - Pulau Kecil dan Laut Kabupaten Natuna - Provinsi Kepulauan Riau

*Bitta Pigawati -  Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
Published: .
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 2349 11949
Abstract

Potensi sumber daya pesisir dan laut di Indonesia begitu beragam baik dari segi kuantitas maupun kualitas, seharusnya dapat memberikan kontribusi yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi Negara Indonesia.
Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi sumberdaya pesisir dan laut yang sangat potensial untuk dikembangkan. Untuk mengoptimalkan upaya pengembangan /
eksploitasi sumberdaya pesisir tersebut, perlu dilakukan kegiatan inventarisasi, yang berguna untuk mengetahui jenis, letak dan nilai ekonomis sumberdaya serta untuk mengetahui kesesuaian ekologis setempat terhadap upaya eksploitasi. Inventarisasi sumberdaya pesisir dan pantai diharapkan dapat memberikan sejumlah informasi
dasar yang berguna untuk proses penataan dan pengelolaan kawasan pantai dan pasisir sebagai bagian dari Pengelolaan Kawasan Pantai Secara Terpadu (Integrated Coastal Zone Management/ICZM). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi sumberdaya pesisir dan pulau-pulau kecil serta memetakan sebaran potensi pasir laut dengan metode GIS dan Penginderaan Jauh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Bunguran  Barat merupakan kawasan potensial untuk sumberdaya karang, khlorophil_a dan sedimen/pasir laut sedangkan
potensi padang lamun dan mangrove berada pada Kecamatan Bunguran Timur. Kegiatan identifikasi sumberdaya pesisir dan pulau-pulau kecil dapat memberi masukan dalam membuat arahan kawasan yang boleh di eksploitasi dengan mempertimbangkan keberadaan kawasan konservasi.

Kata kunci: identifikasi, sumberdaya pesisir dan laut


There are many kind of potential coastal- marine resources in Indonesia and it is important to contribute to the Indonesia economic growth. One of these regions is Natuna Regency of Riau Islands Province which has
various resources potential to be developed. In order to optimized the exploitation and development of coastal-marine resources, it is necessary to inventory these resources. Identification of the coastal-marine
resources are based on a kind, site, economic value and local ecological environment. This information is very useful to manage the coastal area as a part of Integrated Coastal Zone Management. This research aims
to identity the potency coastal-marine resources and mapping sediment / coastal sand. The method is Geo Information System (GIS) and remote sensing. The result of the research indicate that the sub district of
Bunguran West represent the potential area for coral, chlorophyl_a and sediment coastal sand. The sub district Bunguran East represent the potential area of mangrove. The Indonesian Government should give
direction to allocated which suitable area to be exploited based on the rules conservation area

Key words : identification, coastal-marine resources

Article Metrics: