Studi Perubahan Densitas Zooxanthellae pada Translokasi dan Transplantasi Karang Acropora aspera dan Stylophora pistillata di Jepara

*Rohani Juniarta  -  Jurusan Ilmu Kelautan FPIK Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia, Indonesia
Errien N Aisyah  -  Jurusan Ilmu Kelautan FPIK Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia, Indonesia
Munasik Munasik  -  Jurusan Ilmu Kelautan FPIK Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia, Indonesia
Published: .
Open Access

Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: EN
Statistics: 193 414
Abstract

Karang hidup bersimbiosis dengan zooxanthellae, dimana karang mendapat zat-zat makanan dan O2 sebagai hasil fotosintesis dan sebaliknya zooxanthellae mendapat perlindungan, zat hara dan CO
2. Hubungan simbiosis mutualisme ini dipengaruhi faktor biotik dan  abiotik. Jika salah satu faktor tersebut melewati batas normal dapat mengakibatkan karang memutih atau “bleaching” dan untuk memulihkannya kembali memerlukan waktu yang lama. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan memakai teknik translokasi dan transplantasi. Untukpelaksanaan teknik ini, dipilih karang Acropora aspera dan Stylophora pistillata dan dilakukan pengamatan terhadap densitas zooxanthellae dari ke dua karang tersebut. Karang dipindahkan dari perairan P. Panjang dan ditanam di perairan Teluk Awur Jepara. Pada akhir waktu penelitian, A. aspera bisa bertahan hidup sedang S. pistillata mengalami kematian. Pengamatan terhadap densitas zooxanthellae, yang meliputi zooxanthellae sehat, berproliferasi dan terdegradasi selama penelitian, menunjukkan adanya fluktuasi tergantung
dari kondisi karang.

Kata kunci: zooxanthellae, translokasi, transplantasi, A. aspera, S. pistillata.


Life corals perform symbioses with zooxanthellae, where corals get nutritions and O2 as photosynthesize results of zooxanthellae, whereas zooxanthellae get shelter, trace elements and CO2. This mutual symbiotic
relation is affected by biotic and abiotic factors. If one of these factors is beyond the normal limit, it can cause the corals exposed to bleaching, and it will take a long time for the corals to be recovered. One of the
methods to manage this is by using translocation and transplantation techniques. For this purpose, Acropora aspera and Stylophora pistillata were used and zooxanthellae density of both corals was analysed. The corals
were moved from Panjang Island waters and transplanted in Teluk Awur waters. At the end of the analyses, A. aspera could survive but S. pistillata was bleaching. Analyses on the zooxanthellae densities, consisting of
the healthy, proliferated and degradated zooxanthellae, show fluctuations depending on corals condition.

Key words: zooxanthellae, translocation, transplantation, A. aspera, S. pistillata.

Article Metrics: