Tingkat Keberhasilan Penetasan dan Masa Inkubasi Telur Penyu Hijau, Chelonia mydas L pada Perbedaan Waktu Pemindahan

*Esti Rudiana -  Jurusan Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia, Indonesia
Dwi Haryo Ismunarti -  Jurusan Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia, Indonesia
Nirwani Nirwani -  Jurusan Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia, Indonesia
Published: .
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 1316 2526
Abstract

Keberhasilan penetasan telur penyu hijau secara semi alami sangat rendah akibat faktor fertilitas sebagai sifat bawaan, predator, infeksi mikroba dan kerusakan lingkungan peneluran. Sebagai alternative perlu dipelajari faktor yang mempengaruhi telur selama masa inkubasi di sarang semi alami. Beberapa hasil penelitian menyebutkan bahwa pergerakan perpindahan telur sebagai penyebab rendahnya tingkat keberhasilan penetasan karena selama masa inkubasi telur sangat sensitif terhadap gerakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gerakan terhadap tingkatkeberhasilan penetasan telur penyu hijau, Chelonia mydas L. Penelitian dilakukan di Pantai Peneluran Pangumbahan, Sukabumi. Telur diambil dari sarang alami setelah
oviposisi oleh induk. Masing-masing sarang semi alami berisi 50 butir telur dengan waktu pemindahan berbeda. Telur penyu hijau sangat sensitif terhadap gerakan mulai 48 jam dan mereda mulai 20 hari setelah
oviposisi oleh induk. Pemindahan telur ke sarang semi alami tidak dipengaruhi gerakan (baik dilakukan) sebelum 48 jam dan setelah 20 hari oviposisi oleh induk dengan posisi telur tetap.

Kata kunci : penyu hijau, Chelonia mydas L, daya tetas, telur


The natural hatch rate for green turtle to be low, and suggested inherent fertility factors, predators, microbial infection, and nest environtment damage as probable cause of loss. Until artificial incubation of green turtle studying necessary. Although several reports state that moving sea turtle eggs during incubations results in poor survival, the state time of onset of this sensitivity has varied. The research is ti investigation the effect of movement on hatchability of the green turtle, Chelonia mydas L. This research was conducted of the nest environtment Pangumbahan, Sukabumi. Eggs were taken from the nest immediately after cessation of laying. Each fifty eggs was layed in the nest on artificial incubation with the time different of movement. Sensitivity was greatest early in the incubation after 48 h and did not totally abate after 20 day. They should not be moved till at least 48 h until 20 day after oviposition.

Key word : green turtle, Chelonia mydas L, hatchability, eggs

Article Metrics: