Uji Toksisitas Ekstrak Gorgonian Isis hippuris Terhadap Nauplius Artemia salina

*Agus Trianto -  Lab. Bioteknologi Kelautan, Jur. Ilmu Kelautan, FPIK, UNDIP. Tilp 024 7474 698, Indonesia
Yan Yan HAS -  Lab. Bioteknologi Kelautan, Jur. Ilmu Kelautan, FPIK, UNDIP. Tilp 024 7474 698, Indonesia
Ambariyanto Ambariyanto -  Lab. Bioteknologi Kelautan, Jur. Ilmu Kelautan, FPIK, UNDIP. Tilp 024 7474 698, Indonesia
Retno Murwani -  Pusat Kajian Makanan dan Obat Tradisional, Lembaga Penelitian, UNDIP Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: .
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 365 706
Abstract

Beberapa jenis organisme laut merupakan sumber alam yang potensial untuk bahan obat. Salah satu sumber daya laut yang cukup potensial untuk dapat dimanfaatkan adalah gorgonian Isis hippuris. Hewan ini hidup di ekosistem terumbu karang tersebar di perairan dangkal dan jernih terutama di pertengahan dasar karang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas toksisitas ekstrak gorgonian Isis hippuris terhadap nauplius Artemia salina, mengetahui LC50 -24 jam fraksi toksik dan mengidentifikasi senyawa yang berperan dalam toksisitas. Penelitian dilaksanakan di laboratorium Ekplorasi dan Bioteknologi Ilmu Kelautan UNDIP, Teluk Awur Jepara. Hasil penelitian menunjukan perlakuan ekstrak gorgonian I. hippuris fraksi etil asetat terhadap nauplius A. salina dari 12 fraksi KKT diperoleh 5 fraksi KKT yang toksik. Berdasarkan analisa probit diketahui fraksi KKT 9 memiliki aktivitas toksik terbaik dengan nilai LC 50-24 jam sebesar 16,98 ppm. Hasil identifikasi dengan GC/MS diperoleh golongan senyawa-senyawa Hidrokarbon dan Asam lemak yaitu
Naphthalene, Xylane, Phenylacetonitrile, 1,2 Benzenedicarboxylic dan senyawa turunan phenol.

Kata kunci: Isis hippuris, Artemia salina, toksisitas, BSLT.


Several marine organisms are known to have bioactive substances which are very potential for drugs materials. One of this organism is gorgonian, Isis hippuris which live in coral reef ecosystems. The objective of this study is to investigate I. hippuris extract toxicity to nauplius of brine shrimp Artemia salina. This was done by calculating LC50-24 h and followed by identifying its compound. This study was done at Exploration and Biotechnology Laboratory, Marine Science department. UNDIP, Awur Bay, Jepara. The results showed that from 12 ethyl acetate fraction open column chromatography, 5 of them were toxic. Based on Probit analysis
it was found that fraction 9 was the best fraction which gave LC50-24 h 16,98 ppm. Based on GC/MS results there are several compound found i.e. hydrocarbon, lipid acid (napthalene, xylane, phenylacetonitrile, 1,2
benzenedicarxulic) and phenol derived compound.

Key words : Isis hippuris , Artemia salina, toxicity, BSLT

Article Metrics: