Akurasi Tematik Peta Substrat Dasar dari Citra Quickbird (Studi Kasus Gusung Karang Lebar, Kepulauan Seribu, Jakarta) (Thematic Accuracy of Bottom Substrate Map from Quickbrid Imagery (Case study: Gusung Karang Lebar, Kepulauan Seribu, Jakarta))

*Muhammad Banda Selamat -  Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasannudin Jl.Perintis Kemerdekaan km 10, Makassar 90245., Indonesia
Indra Jaya -  Departemen Teknologi Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor, Jl. Agatis No.1, Bogor 16680, Indonesia, Indonesia
Vincentius P Siregar -  Departemen Teknologi Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor, Jl. Agatis No.1, Bogor 16680, Indonesia, Indonesia
Totok Hestirianoto -  Departemen Teknologi Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor, Jl. Agatis No.1, Bogor 16680, Indonesia, Indonesia
Published: 15 Sep 2012.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 841 1763
Abstract

Salah satu kelemahan metode koreksi kolom air adalah dapat memunculkan bias dalam estimasi rasio koefisien attenuasi. Bias ini berkontribusi pada nilai akurasi tematik peta substrat dasar. Studi ini menggunakan pendekatan zonasi geomorfologi untuk meningkatkan akurasi tematik peta substrat yang dihasilkan dari metode koreksi kolom air. Nilai piksel citra Quickbird dikonversi ke radiansi dan dilanjutkan dengan koreksi kolom air untuk menghasilkan peta substrat dasar dengan tiga tema ekosistem, yaitu ekosistem pantai berpasir dengan substrat dominan pasir, ekosistem lamun dan terumbu karang. Data lapangan dikelompokkan menggunakan metode Bray curtis dan menjadi dasar bagi reklasifikasi. Profil geomorfologi pada citra satelit disadap dari gabungan kanal hijau dan merah, mengacu pada hasil survei batimetri. Pendekatan kombinasi ini terbukti dapat meningkatkan akurasi tematik peta substrat dasar hingga lebih dari 20%.

Kata kunci: quickbird, substrat dasar, akurasi tematik

Bias may occur on attenuation coefficient ratio estimated from water column correction method. This bias then contribute to thematic accuracy of bottom substrate images. This study used geomorphologic spatial zonation to improve thematic accuracy of bottom substrate maps that produced from water column correction method. Quickbird pixel values were converted to the top of atmosphere radiance and followed by water column correction to make bottom substrate map with three themes ecosystem i.e. sandy ecosystem, seagrass ecosystem and coral reef ecosystem. Field data were grouped using Bray Curtis method and become basis of image reclassification. Geomorphological profile was extracted from green and red composite images, refer to a bathymetric survey. These combined approaches were significantly proved to improve thematic accuracy up to more than 20%.

Key words: quickbird, bottom subtrate, thematic accuracy

Article Metrics: