Pengaruh Kadar Air Terhadap Laju Respirasi Tanah Tambak pada Penggunaan Katul Padi Sebagai Priming Agent

*Ria Azizah  -  Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, UNDIP, Indonesia
Subagiyo Subagiyo  -  Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, UNDIP, Indonesia
Eti Rosanti  -  Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, UNDIP, Indonesia
Received: 11 Dec 2010; Published: 28 Feb 2012.
Open Access

Citation Format:
Abstract

Kualitas tanah tambak merupakan salah satu kunci keberhasilan bubidaya udang, sehingga manajemen pengelolaan tanah tambak mempunyai peran penting dalam menentukan kualitas tanah tambak. Tanah tambak merupakan tempat akumulasi limbah internal tambak yang berasal dari sisa pakan, kotoran udang dan bangkai organisme tambak. Dampak dari bahan organik tersebut dapat dikurangi melalui prinsip ekologi dengan menggunakan tehnik bioremediasi. Penguraian bahan organik dipengaruhi oleh kadar air, sehingga pengaturan kadar air diharapkan mampu meningkatkan laju respirasi tanah tambak. Tujuan dari penelitian iniadalah untuk mengetahui pengaruh kadar air terhadap laju respirasi tanah tambak pada pemberian katul sebagai priming agent. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap. Perlakuan yang digunakan adalah kadar air 15%, 30% dan 45%, masing-masing dengan pengulangan sembilan kali. Parameter kualitas tanah yang diamati meliputi: total bahan organik, kadar air, N-organik, C-organik dan pH. Berdasarkan hasil pengama tan selama 12 hari menunjukkan bahwa kadar air dapat meningkatkan laju respirasi tanah tambak udang. Laju respirasi tertinggi dicapai oleh perlakuan dengan kadar air 45% sebesar 222,312 mgC/kg tanah per hari, dan disusul berturut-turut oleh perlakuan dengan kadar air 30%, dan perlakuan dengan kadar air 25%, yaitu masing-masing sebesar 215,528 mgC/kg tanah per hari; dan 96,312 mgC/kg tanah per hari.

Kata kunci: kadar air, bahan organik, tanah dasar tambak dan laju respirasi.

The quality of pond soil are one of the most factor in growth of the shrimp. Pond soil is place of accumulated of pond soil terminal waste are coming from the remained of feed, shrimp exrement and the carrior of the pond soil organism. Waste effect could be decreasing by the ecological principle by using bioremidioation technique. The decomposition of organic matter of bacteria activities extremely influence by moisture. The controlling of moisture could be increasing the respiration rate of pond soil. The purpose of this research is to know the influence of moisture to the respiration rate of pond soil on the use of rice bran as priming agent. The research use experimental method with complete random approach. There are three treatment of moisrure
are 15%, 30 % and 45%, nine repeated for each treatment. The taken of soil parameters are the total organic matter, moisture, C-organic, N-organic and pH. According to the observation result during 12 days indicated that the influence of the moisure treatmnet could be increasing the respiration rate of pond soil. In this research the respioration rate from the higgest to the lower are 45% ( 222,312 mgC/kg soil/24 hours); 30% (215,528 mgC/kg soil/24 hours) and 25 % (96,312 mgC/kg soil/24 hours).

Key words: Moisture, organic matter, pond bottom soil and respiration rate.

Article Metrics:

Last update: 2021-04-20 11:32:37

No citation recorded.

Last update: 2021-04-20 11:32:37

No citation recorded.