Dinamika Populasi Ikan Kurisi (Nemipterus hexodon) dari Selat Madura (Population Dynamics of Kurisi Fish (Nemipterus hexodon) from Madura Strait)

*Sutjipto D.O.  -  Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dan Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Indonesia
Muhammad S Soemarno  -  Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dan Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Indonesia
Marsoedi Marsoedi  -  Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dan Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Indonesia
Published: 2 Jun 2013.
Open Access

Citation Format:
Abstract

Pendugaan kuantitatif atas ukuran populasi ikan sangat diperlukan dalam pengembangan dan pengelolaan sumber daya ikan. Pemanfaatan sumber daya ikan dapat dilakukan secara optimal apabila sediaan (stock) dan sebaran sumber daya ikan tersebut diketahui secara pasti sehingga langkah kebijakan eksploitasi dapat dilakukan dengan tepat tanpa membahayakan kelestariannya. Penelitian ini bertujuan menganalisa dinamika populasi dan tingkat eksploitasi Ikan Kurisi (Nemipterus hexodon) dari Selat Madura. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari-Desember 2010. Kajian terhadap biologi dan dinamika populasi Ikan Kurisi dilakukan dengan mengumpulkan data sebaran frekuensi panjang (LF), panjang total (TL, Total Length), berat tubuh (W, Weight), jenis kelamin, dan tingkat kematangan gonad (TKG) dan dianalisa dengan hubungan panjang berat, pertumbuhan (panjang maksimum, umur dan kecepatan pertumbuhan), yield/recruit (Y/R) dan biomass/recruit (B/R). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan panjang berat  W = 0,05 L2,47. Nisbah kelamin jantan dan betina adalah 1:1,178. Nisbah matang gonad Ikan Kurisi terjadi pada bulan Februari dan Oktober. Lm = 16,42 cm  dan ada 7 bulan dalam satu tahun Lc<Lm. Parameter dengan persamaan pertumbuhan von Bertanlanffy L=30 cm, k=0.4, to= -0,001. Laju Eksploitasi (E) saat ini 0,48 > E0,5 (0,311). Hasil penelitian ini memberikan gambaran bahwa laju eksploitasi ikan Kurisi di Selat Madura harus dikurangi 35 % untuk menjaga kecukupan  spawning biomass.

Kata kunci: ikan kurisi, dinamika populasi, eksploitasi, Selat Madura

 

Quantitative estimation over the size of fish populations is needed in the development and management of fish resources. Utilization of fish resources can be performed optimally when the stocks and the distribution of fish resources is known that the exploitation policy can be done properly without endangering its sustainability. This study aimed to investigate the length-weight relationship of ornate threadfin bream (Nemipterus hexodon), the growth parameters (maximum length, age and growth rate), yield/recruit (Y/R) and biomass/recruit (B/R) of threadfin bream and the level of exploitation. The research was conducted in the Madura Strait in February-December of 2010. The biology and some aspects of population dynamics were studied. Length weight relationship W= 0.05 L2.47. Male and female sex ratio 1: 1.178. The mature fish gonad ratio of threadfin bream occurred in February and October. Lm= 16.42 cm and there were 7 months of the year Lc <Lm. Growth equation parameters by von Bertanlanffy L= 30 cm, k= 0.4, to= -0,001. The exploitation rate (E) was 0.48 > E0,5 (0.311). The results of this study suggest that the exploitation rate should be reduced to 35% to maintain adequate spawning biomass of the fish at Madura Strait.

Keywords : threadfin bream, population dynamics, exploitation, Madura Strait

Article Metrics:

Last update: 2021-03-06 03:26:54

No citation recorded.

Last update: 2021-03-06 03:26:55

No citation recorded.