skip to main content

Peta Keanekaragaman Bakteri Spons Aaptos sp. di Perairan Taman Nasional Kepulauan Seribu (Bacterial Diversity Map in Aaptos sp. from Seribu Islands National Parks)

Gintung Patantis1, 2 Hedi Indra Januar1, 2Dewi Seswita Zilda1, 2

1Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan, Indonesia

2Jl. KS Tubun Petamburan VI, Jakarta, Indonesia. 11420, Indonesia

Published: 1 Jun 2013.

Citation Format:
Abstract

Senyawa metabolit pada spons diketahui memiliki keterkaitan dengan mikroba baik yang bersimbion maupun dalam lingkungan sekitarnya. Perubahan lingkungan baik yang disebabkan oleh pengaruh antropogenik maupun perubahan iklim dapat berpengaruh terhadap lingkungan perairan yang secara tidak langsung dapat mempengaruhi struktur komunitas bakteri di lingkungan tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peta keanekaragaman bakteri yang berasosiasi dengan Aaptos sp. Sampel yang diuji adalah Aaptos sp. dan air dari wilayah perairan Taman Nasional Kepulauan Seribu (TNKpS). Analisis keragaman bakteri dilakukan menggunakan teknik Terminal Restriction Fragment Length Polymorphism (T-RFLP). Hasil penelitian dari 8 lokasi pengambilan sampel Aaptos sp. memperlihatkan bahwa bakteri di wilayah ini memiliki rentang indek keanekaragaman  Shannon-Weiner (H) sebesar: 0,12–2,56, kekayaan (R): 4-29, dan kerataan (E): 0,09–0,78. Sementara itu, rentang H, R, dan E dari air berturut-turut: 1,28-1,97; 6-17; 0,58-0,90. Analisis lanjutan menunjukan tidak adanya korelasi yang signifikan antara indeks keanekaragaman bakteri Aaptos sp. dan air di perairan TNKpS (R= 0,310 pada P<0,01). Peta keanekaragaman bakteri menunjukan wilayah dengan keanekaragaman tertinggi adalah di perairan utara dan selatan TNKpS. Hal ini selaras dengan kualitas perairan terbaik di wilayah perairan tersebut, oleh karena itu kondisi lingkungan yang baik perlu terus dijaga agar kekayaan alam yang terkandung didalamnya juga tetap terjaga.

Kata kunci: peta, keanekaragaman, bakteri, T-RFLP, Taman Nasional Kepulauan Seribu

 

Sponge metabolites were reported to be related with their associated microbes and the environment where the sponges grow. Environment changes caused by anthropogenic stressor and climate changes can affect the waters, and indirectly can affect bacterial community structure in the environment and in the sponges. The aim of this study was to determine the map of the bacteria diversity associated with Aaptos sp. Samples tested were Aaptos sp. and water from the Seribu Islands National Park (TNKpS). Bacterial diversity analysis was conducted using Terminal Restriction Fragment Length Polymorphism (T-RFLP) technique. The results showed that the diversity of bacteria in Aaptos sp. from the 8 sampling sites had a range of Shannon-Weiner diversity index (H) of 0.12 to 2.56, richness (R) of 4-29, and evenness (E) of 0.09 to 0.78. Meanwhile, the range of H, R, and E of waters were 1.28-1.97; 6-17; 0.58 to 0.90, subsequently. Further analysis showed that no significant correlation between bacterial diversity index of Aaptos sp. and water in the TNKpS waters (R = 0.310 at P<0.01). Diversity map showed that the areas with highest bacterial diversity were in the north and south of TNKpS waters. This was consistent with the best water quality in these areas, therefore environmental conditions is crucial to maintain its natural resources.

Keywords: map, diversity, bacteria, T-RFLP, Seribu Islands National Parks

Fulltext View|Download

Article Metrics:

Last update: 2021-06-25 02:22:46

No citation recorded.

Last update: 2021-06-25 02:22:46

No citation recorded.