Variasi Genetik pada Pertumbuhan Tanaman Konservasi Sumberdaya Genetik Cendana (Santalum album Linn.) Populasi Pulau Timor Bagian Timur

DOI: https://doi.org/10.14710/jil.14.1.27-31

Article Metrics: (Click on the Metric tab below to see the detail)

Article Info
Submitted: 11-09-2016
Published: 15-04-2016
Section: Research Article
Fulltext PDF Tell your colleagues Email the author

ABSTRACT

Sandalwood (Santalum album Linn.) Is a native species of East Nusa Tenggara that have high economic value because it contains oil in the hardwood that is used as a raw material for cosmetics and pharmaceuticals. However, sandalwood population in East Nusa Tenggara has declined severely caused of massive exploitation in the past without accompanied by the success of replanting. Excessive exploitation impact on the decreasing of genetic diversity. Conservation was initiatied by the Forestry Research Institute of Kupang in 2012 with Eastern Part of Timor Island as a genetic material source. This study was aimed to investigate the genetic variation of plant growth on sandalwood (Santalum album linn.) genetic conservation from Eastern Part of Timor Island until 8 months after planting. The research was designed using Incomplete Block Design (IBD), consists of 25 families, single treeplot and 10 blocks as replicates. The variance analysis showed there was no significant difference between the families tested and the average height and diameter growth of test plants respectively 51,02 cm and 4.70 mm. The families heritability (h2f)  estimation of height is 0.70 high category and the diameter is 0.53 medium category.

 

Key words : Population, conservation, variation, heritability

ABSTRAK

Cedana (Santalum album Linn.) merupakan jenis tanaman asli Nusa Tenggara Timur yang memiliki nilai ekonomi tinggi karena kandungan minyak atsiri pada kayu terasnya yang digunakan sebagai bahan baku industri kosmetik dan obat-obatan. Namun demikian populasi jenis ini di Nusa Tenggara Timur telah mengalami penurunan sangat tajam, akibat eksploitasi besar-besaran dimasa lalu yang tidak dibarengi keberhasilan penanaman kembali. Kondisi tersebut berdampak pada keragaman genetik cendana yang pernah ada di NTT. Tindakan konservasi mulai dilakukan oleh Balai Penelitian Kehutanan Kupang pada tahun 2012 yang berasal dari populasi Pulau Timor bagian Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi genetik pertumbuhan tanaman pada plot konservasi sumberdaya genetik cendana populasi Pulau Timor bagian Timur sampai dengan umur 8 bulan setelah penanaman. Penelitian disusun dengan rancangan Incomplete Block Design (IBD) yang terdiri dari 25 famili, single treeplot dan 10 blok sebagai ulangan. Hasil analisis varian tidak menunjukkan adanya perbedaan nyata antar famili yang diuji dengan nilai rerata pertumbuhan tinggi dan diameter masing-masing sebesar 51,02 cm dan 4,70 mm. Taksiran nilai heritabilitas famili (h2f) untuk tinggi sebesar 0,70 termasuk kategori tinggi dan diameter sebesar 0,53 termasuk kategori sedang.

Kata kunci : populasi, konservasi, cendana, variasi, heritabilitas.

Cara sitasi: Sumardi. (2016). Variasi Genetik pada Pertumbuhan Tanaman Konservasi Sumberdaya Genetik Cendana (Santalum album Linn.) Populasi Pulau Timor Bagian Timur, 14(1),27-31, doi:10.14710/jil.14.1.27-31

  1. Sumardi Sumardi 
    Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan Yogyakarta, Indonesia