Bioenergi Pedesaan: Solusi Konflik Sosial Ekologi dan Pembangunan Berkelanjutan

*Dedy Irawan  -  IPB University, Indonesia
Arya Hadi Dharmawan  -  IPB University
Titik Sumarti  -  IPB University
Received: 20 Dec 2019; Published: 31 Aug 2020.
Open Access
Citation Format:
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis sebuah resolusi konflik antara petani vs industri tahu berupa pengolahan bioenergi limbah tahu. Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan pengambilan data melalui wawancara mendalam, kuesioner dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konflik yang terjadi antara kelompok industri tahu vs kelompok petani berupa konflik laten. Pemicu terjadinya konflik disebabkan oleh limbah cair tahu yang mencemari lingkungan dan merusak lahan pertanian. Lahirnya resolusi konflik berupa pengolahan bioenergi memberikan tiga keuntungan; Pertama secara sosial, yaitu meredam konflik antara petani dengan industri tahu. Kedua, keuntungan secara ekologi, yaitu mengurangi pencemaran lingkungan. Ketiga, keuntungan secara ekonomi, yaitu memberikan keuntungan kepada petani dan industri tahu.

Keywords: Konflik sosial-ekologi, Limbah cair tahu, Resolusi konflik, Bioenerg

Article Metrics:

  1. Ameyaw, R. A & Omari, R. 2015. Small-Scale Rural Agro-processing Enterprises in Ghana: Status, Challenges and Livelihood Opportunities of Women. Journal of Scientific Research and Report. Vol 6 (1). hlm: 61-72
  2. Belén, F. et al. 2012. One Option for the Management of Wastewater from Tofu Production: Freeze Concentration in a Falling-Film System. Journal of Food Engineering. Vol. 110. hlm: 364–373
  3. Coser, L. A. 1957. The Functions of Social Conflict. New York [US]: The Free Press
  4. Dianursanti. et al. 2014. Industrial Tofu Wastewater of Microalgae Chlorella Vulgaris. Energy Procedia. Vol. 47. hal: 56-61
  5. Dhami, J. K. et al. 2013. Industrialization at the Cost of Environment Degradation- A Case of Leather and Iron and Steel Industry from Punjab Economy. Innovative Journal of Business and Management. Vol. 2
  6. Ebenstein, A. 2012. The Consequences of Industrialization: Evidence from Water Pollution and Digestive Cancers in China. The Review of Economics and Statistics. Vol. 94 (1). hlm: 186–201
  7. Evelyn, M. I. & Tyav TT. 2012. Environmental Pollution in Nigeria: The Need for Awareness Creation for Sustainable Development. J. Research in Forestry, Wildlife and Environment. Volume 4 (2)
  8. Faisal. et al. 2016. Treatment and Utilization of Industrial Tofu Waste in Indonesia. Asian Journal of Chemistry. Vol. 28 (3). hlm: 501-507
  9. Jyothilakshmi, R & Prakash, S. V. 2016. Design, Fabrication and Experimentation of a Small Scale Anaerobic Biodigester for Domestic Biodegradable Solid Waste with Energy Recovery and Sizing Calculations. Procedia Environmental Sciences (35). hlm: 749–755
  10. Laramee, J & Davis, J. 2013. Economic and environmental impacts of domestic bio-digesters: Evidence from Arusha, Tanzania. Energy for Sustainable Development (17). hlm: 296–304
  11. Lumerman, P. et al. 2011. Climate Change Impacts on Socio-Environmental Conflict: Diagnosis and Challenges of the Argentinean Situation. PDCI: EU. [ http://www.ifp-ew.eu]
  12. Purwono, B. S. A. et al. 2013. Biogas Digester as an Alternative Energy Strategy in the Marginal Villages in Indonesia. J. Energy Procedia. Elsevier. Vol. 32. hlm: 136–144
  13. Putra, R. A. M. et al. 2013. Pelaksanaan Pengendalian Pencemaran Lingkungan Hidup oleh Kantor Lingkungan Hidup Kota Kediri terkait Kasus Limbah Industri Pembuatan Tahu Poo. J. Fakultas Hukum Univ. Brawijaya
  14. Rahayu, S. S. et al. 2016. Development of Water Processing Technology of Tahu Industrial Waste:An Overview. International Journal of Applied Environmental Sciences. Vol. 11 (1). hlm: 165-172
  15. Sani, E. Y. 2006. Pengolahan Air Limbah Tahu Menggunakan Reaktor Anaerob Bersekat Dan Aerob. [Tesis]. Semarang [ID]: Universitas Diponegoro
  16. Sari, D. A. & Hadiyanto. 2013. Proses Produksi Bioenergi Berbasiskan Bioteknologi. J. Aplikasi Teknologi Pangan. Vol. 2 (3). hlm: 108–113
  17. Sukardi. 2016. Penanganan Konflik Sosial dengan Pendekatan Keadilan Restoratif. J. Hukum dan Pembangunan. Vol. 46 (1). hlm: 70–89
  18. Widayat, W., Philia, J. &Wibisono, J. 2019. Liquid Waste Processing of Tofu Industry for Biomass Production as Raw Material Biodiesel Production. IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science (248). hlm: 1-5

Last update: 2021-03-06 01:01:05

No citation recorded.

Last update: 2021-03-06 01:01:06

No citation recorded.