Analisis Daya Dukung Lingkungan Hidup Berbasis Jasa Ekosistem Penyediaan Air Bersih Di Pulau Karimunjawa

Dian Hudawan Santoso  -  Teknik Lingkungan, Fakultas Teknologi Mineral, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, Indonesia
*Johan Danu Prasetya scopus  -  Teknik Lingkungan, Fakultas Teknologi MIneral, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, Indonesia
Deni Rahman Saputra  -  Teknik Lingkungan, Fakultas Teknologi MIneral, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, Indonesia
Received: 27 Jan 2020; Published: 31 Aug 2020.
DOI: https://doi.org/10.14710/jil.18.2.290-296 View
Cover Letter_Johan Danu Prasetya_TL UPN Yogyakarta
Subject
Type Research Instrument
  Download (94KB)    Indexing metadata
Open Access
Citation Format:
Abstract
Secara alamiah keberadaan Pulau Karimunjawa mampu mendukung kebutuhan hidup bagi manusia dan makhluk hidup lainnya dalam jumlah tertentu, namun seiring dengan meningkatnya pendatang sebagai wisatawan tentu sedikit banyak akan menganggu keseimbangan daya dukung dan daya tampung Pulau Karimunjawa. Ketika daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup pada suatu daerah telah terlampui maka dampak negatif terhadap lingkungan akan muncul sehingga tidak lagi mampu mendukung dan mensuport berbagai kebutuhan untuk hidup bagi manusia yang tinggal di daerah itu. Salah satu aspek penting yang diperhitungkan dalam daya dukung dan daya tampung adalah ketersediaan air bersih. Karena itulah maka mengetahui potensi ketersediaan air bersih untuk mensuport kebutuhan masyarakat lokal maupun wisatawan di daerah penelitian sangatlah perlu. Metode yang dipakai adalah pendekatan jasa ekosistem dengan menggunakan dua proxy yaitu bentuk lahan dan tutupan lahan. Tiap-tiap proxy yang telah dideliniasi kemudian dilakukan penilaian atau pembobotan. Penilaian dan pembobotan dilakukan dengan pertimbangan penilaian para ahli atau expert judgement terhadap data ekoregion dan tutupan lahan, analisis spasial dan perhitungan indeks jasa ekosistem (IJE), serta visualisasi spasial IJE. Ground check lapangan dilakukan untuk memastikan kenampakan yang diperkirakan. Overlay dari dua proxy setelah dibobot akan menghasilkan peta jasa ekosistem penyedia air bersih. Hasil yang didapatkan adalah daerah penelitian didominasi jasa ekosistem penyedia air bersih dengan kelas tinggi seluas 1.942,94 ha atau 55,14% dan kelas sangat tinggi seluas 12,71 ha atau 0,36% untuk Desa Karimunjawa. Pada Desa Kemujan didominasi kelas sedang dengan luas 381,75 ha atau 10,84%; kelas tinggi dengan luas 869,38 ha atau 24,68%. Dengan demikkian secara umum Daya Dukung Lingkungan Hidup Pulau Karimunjawa masih mampu mendukung dan mampu menjadi penyedia air bersih yang baik begi lingkungan di sekitarnya.

Note: This article has supplementary file(s).

Keywords: Air Bersih ,Daya Dukung, Jasa Ekosistem, Karimunjawa

Article Metrics:

  1. Aryasa, A.M, A. N. Bambang, and F. Muhammad, (2017). The study of environmental carrying capacity for sustainable tourism in Telaga Warna Telaga Pengilon Nature Park, Dieng Plateu, Central Java, in IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 2017, vol. 70, no. 1, pp. 0–5
  2. B. P. S. K. Jepara, (2018). Kecamatan Karimunjawa Dalam Angka 2018
  3. B. T. N. Karimunjawa, (2018). Statistik Balai Taman Nasional Karimunjawa (BTNK) 2018
  4. Hadi, I.S, Arsadi, P. Hartanto, and D. Marganingrum, (2006). Kualitas Air Tanah Bebas Kota Karimunjawa, Pulau Karimunjawa. Geol. dan Pertamb., no. 2
  5. Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata, (2015). Rencana Strategis Pengembangan Destinasi Dan Industri Pariwisata Kementerian Pariwisata. Jakarta
  6. Nehren U, dan P. Wicaksono, (2018). “Mappingsoil carbon stocks in an oceanic mangrove ecosystem in Karimunjawa Islands, Indonesia,” Estuar. Coast. Shelf Sci., vol. 214, pp. 185–193
  7. Nurse, L.A. et al., (2015). Small Islands,” Clim. Chang. 2014 Impacts, Adapt. Vulnerability Part B Reg. Asp. Work. Gr. II Contrib. to Fifth Assess. Rep. Intergov. Panel Clim. Chang., pp. 1613–1654
  8. Qomarudin (2013). Perubahan Sosial Dan Peran Masyarakat Dalam Pengembangan Kawasan Wisata Kepulauan Karimun Jawa. Journal of Educational Social Studies. Program Pascasarjana Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Negeri Semarang Indonesia
  9. Rangkuti, Ahmad Muhtadi, Muhammad Reza Cordova, Ani Rahmawati, Yulma, dan Hasan Eldin Adimu. (2017). Ekosistem Pesisir dan Laut Indonesia. Jakarta: Penerbit Bumi Aksara
  10. Salerno F, G. Viviano, E. C. Manfredi, P. Caroli, S. Thakuri, and G. Tartari, (2013).Multiple Carrying Capacities from a management-oriented perspective to operationalize sustainable tourism in protected areas, J. Environ. Manage., vol. 128, pp. 116–125
  11. Tomascik, T., Mah, A.J., Nontji, A., Moosa, M.K., (1997). The Ecology of Indonesian Seas, Part I, The Ecology of Indonesia Series, Volume VII, Periplus Editions, Singapore
  12. Van Bemmelen, R.W. , (1949). The geology of Indonesia, Vol. 1a, general geology of Indonesia and adjacent archipelagos, Government Printing Office, The Hague, The Netherlands
  13. Vergílio M, K. Fjøsne, A. Nistora, and H. Calado, (2016). Carbon stocks and biodiversity conservation on a small island: Pico (the Azores, Portugal), Land use policy, vol. 58, pp. 196–207
  14. WTO, (2014). World Overview & Tourism Topics

Last update: 2021-03-04 08:28:21

No citation recorded.

Last update: 2021-03-04 08:28:22

No citation recorded.