skip to main content

People’s Behavior of North Indralaya of Ogan Ilir Against Wetland Fires

1Occupational Safety and Health Department, Public Health, Faculty of Public Health, Sriwijaya University, Indonesia

2Health Promotion Department, Public Health, Faculty of Public Health, Sriwijaya University, Indonesia

Received: 30 Nov 2021; Revised: 28 Dec 2021; Accepted: 6 Jan 2022; Available online: 14 Jan 2022; Published: 5 Apr 2022.
Editor(s): H. Hadiyanto

Citation Format:
Abstract

Konversi lahan dari fungsi aslinya mengakibatkan dampak negatif berupa kebakaran akibat aktivitas penebangan untuk membuka lahan yang dilakukan manusia. Salah satu lokasi kebakaran lahan basah di Provinsi Sumatera Selatan terjadi pada area seluas 3,925 ha di Kabupaten Ogan Ilir di tahun 2018. Kelalaian manusia yang seringkali melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar menyebabkan kebakaran lahan basah. Kurangnya pengetahuan, informasi dan sanksi juga menjadi alasan masyarakat tidak perduli terhadap dampak yang ditimbulkan dari kegiatan membakar lahan. Dalam theory of planned behavior, perilaku tersusun dari keyakinan dan evaluasi seseorang untuk menumbuhkan sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku sebagai mediator terbentuknya niat. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yaitu mengkaji dan menganalisis persepsi masyarakat terhadap kejadian kebakaran di lahan basah Ogan Ilir Sumatera Selatan. Informan penelitian berjumlah 16 orang yang terdiri dari 12 informan kunci dan 4 informan ahli. Informan kunci dipilih berdasarkan kriteria kepemilikan tanah, lokasi tempat tinggal dan mata pencaharian utama yang berdomisi di Desa Palem Raya dan Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara. Empat orang informan ahli ialah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Camat Indralaya Utara, dan dua orang kepala desa/lurah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap terhadap perilaku, norma subjektif, dan persepsi kontrol mendorong terbentuknya niat masyarakat Kecamatan Indralaya Utara untuk tidak melakukan pembakaran lahan. Sejak 2019, masyarakat tidak lagi membuka lahan dengan cara dibakar karena sudah ada peraturan pemerintah yang tegas sehingga dapat mengendalikan perilaku masyarakat dalam membakar lahan.

ABSTRACT

Land conversion from its original function resulted in negative impacts in the form of fires due to logging activities to clear land by humans. One of wetland fires located in South Sumatera Province is happened to 3,925 ha area on Ogan Ilir District in 2018. Human negligence which often clears land by burning caused of wetland fires. Lack of knowledge, information and sanctions are also reasons why people don't care about the impact of land burning activities. The theory of planned behavior states that behavior is composed of individual belief and evaluation to foster attitudes, subjective norms, and behavioral control as mediators of intention. The research design used in this study is qualitative with a descriptive approach, which is to examine and analyze public perceptions of the occurrence of fires in the Ogan Ilir wetlands of South Sumatera. The research informants are 16 persons consisted 12 key informants and 4 expert informants. Key informants are choosen by land ownership, the main livelihood, and residence location which all come from Palem Raya and Timbangan Village. Four expert informants are the representative of Regional Disaster Management Agency (BPBD), Subdistrict Head of North Indralaya, and two Village Head. The results showed that attitudes, subjective norms, and behavioral control encourage community’s intention in North Indralaya for not doing land fire anymore. Since 2019, community did not open the land by burning because of the strict regulation by government so that can control behavior related land fire.

Fulltext View|Download
Keywords: Fire; Wetland; Perception; Community; Theory of planned behavior

Article Metrics:

  1. Agustin, A., & Khuzaini. (2018). Persepsi Masyarakat terhadap Penggunaan Transportasi Online (Grab) di Surabaya. Jurnal Ilmu Dan Riset Manajemen, 6(9), 1–18
  2. Ajzen. (2005a). Attides, Personallity and Behavior. International Journal of Strategic Innovative Marketing, Vol. 3, p. 117
  3. Ajzen, I. (1991). The Theory of Planned Behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(1991), 179–211
  4. Ajzen, I. (2005b). Attitudes, Personality and Behavior (Second). Open University Press
  5. Ajzen, I., & Fishbein, M. (2012). Belief, Attitude, Intention and Behavior: An Introduction to Theory and Research. MA: Addison-Wesley
  6. Ariani, T., & Bambang, H. (2018). Pengetahuan dan Persepsi Masyarakat Desa Rawasari di Sekitar Hutan Lindung Gambut Londerang Terkait Kebakaran Hutan Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Pendidikan Biologi Universitas Jambi
  7. Arisanty, D., Anis, M. Z. A., Putro, H. P. N., Muhaimin, M., & Syarifuddin. (2020). Kebakaran Lahan Gambut: Faktor Penyebab dan Mitigasinya (Pertama). Banjarmasin: Program Studi Pendidikan IPS, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat
  8. Asnawi. (2016). Fire zones and the threat to the wetlands of Sumatra, Indonesia
  9. BNPB. (2013). Rencana Kontijensi Nasional Menghadapi Ancaman Bencana Kabut Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan
  10. Caecilia, V. S. (2012). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Intensi Berwirausaha Siswa SMK. Jurnal Pendidikan Vokasi, 2(1), 117–126
  11. Faturrahma, N. Z. (2019). Analisis Faktor Alam terhadap Kejadian Kebakaran Lahan Basah di Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan 2019. Universitas Sriwijaya
  12. Hartoni, I. G. P. O., & Riana, I. G. (2015). Sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku pada implementasi keselamatan kerja: Dampaknya terhadap intention to comply (Studi pada pekerja kontraktor PT. Hutama Karya Kantor Wilayah IV Bali, NTB, NTT). E Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Universitas Udayana, 4(4), 243–264
  13. Hidayah, S., & Haryani. (2012). Implementasi Niat (Intention) dalam Kehidupan Kerja. Dharma Ekonomi, 12(36), 1–8
  14. Ho Et. (2014). Membakar lahan gambut sama artinya dengan membuat polusi asap. Project Fire Fight South EastAsia
  15. Lestari, M., Andarini, D., Camelia, A., Novrikasari, N., Nandini, R. F., & Fujianti, P. (2021). Wetland Fires and Its Environmental Conditions. Jurnal Ilmu Lingkungan, 19(1), 21–28
  16. Ma’sumah, N., & Pujiati, A. (2018). Pengaruh Sikap, Norma Subjektif dan Kontrol Perilaku Persepsian terhadap Niat Berwirausaha Siswa. Economic Education Analysis Journal, 7(1), 194–207
  17. Maskur, A., Saeroji, A., & Tjahjaningsih, E. (2015). Pengaruh Norma Subjektif dan Kontrol Prilaku yang Dipersepsikan Terhadap Niat Pinjam Kur Mikro (Studi pada Nasabah BRI di Pati). UNISBANK, 1(1), 978–979
  18. Nurhayati, A. D., Hero Saharjo, B., Sundawati, L., Syartinillia, & Vetrita, Y. (2020). Perilaku dan persepsi masyarakat terhadap terjadinya kebakaran gambut di Ogan Komeriling Ilir Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management), 10(4), 568–583
  19. Permatasari, L. P. (2015). Pengaruh Sikap, Norma Subjektif, Dan Kontrol Perilaku Terhadap Intensi Berhenti Merokok Sebagai Dampak Peraturan Gambar Peringatan Pada Mahasiswa Strata Satu Di Kota Malang. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB, 3(2), 1–10
  20. Purwowidodo. (1998). Mengenal Tanah Hutan dan Penampang Tanah. Bogor: Laboratororimu Pengaruh Hutan Fakultas Kehutanan IPB
  21. Rahayu, C., Widiati, S., Widyanti, N., Kesehatan, P., Tasikmalaya, K., Kedokteran, F., … Mada, G. (2014). Hubungan antara Pengetahuan , Sikap , dan Perilaku terhadap Pemeliharaan Kebersihan Gigi dan Mulut dengan Status Kesehatan Periodontal Pra Lansia di Posbindu Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya. Majalah Kedokteran Gigi, 21(1), 27–32
  22. Rahmi, O., Susanto, R. H., & Siswanto, A. (2015). Pengelolaan Lahan Basah Terpadu di Desa Mulia Sari Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin (The Integrated Lowland Management in Mulia Sari, Tanjung Lago Subdistrict, Banyuasin Regency). Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 20(3), 201–207
  23. Ramdhani, N. (2011). Penyusunan Alat Pengukur Berbasis Theory of Planned Behavior. Buletin Psikologi, 19(2), 55–69
  24. Rauf, A. (2016). Dampak Kebakaran Lahan Perkebunan Kelapa Sawit Di Lahan Gambut Kabupaten Aceh Barat Daya Terhadap Sifat Tanah Gambut. Jurnal Pertanian Tropik, 3(3), 256–266
  25. Seni, N. N. A., & Ratnadi, N. M. D. (2017). Theory of Planned Behavior Untuk Memprediksi Niat Berinvestasi. E Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Universitas Udayana, 12(6), 4043–4068
  26. Sigit, M. (2006). Pengaruh Sikap dan Norma Subyektif Terhadap Niat Beli Mahasiswa Sebagai Konsumen Potensial Produk Pasta Gigi Close Up. Jurnal Siasat Bisnis, 11(1), 81–91
  27. Subagyo, A. B. (2000). Bagaimana Memprakirakan dan Memahami Perilaku. Bandung: Lembaga Literatur Baptis
  28. Wahyuningsih, I. (2018). Intensi Konsumen Terhadap Kosmetik Dan Produk Skincare Halal Di Indonesia : Pendekatan Theory Of Planned Behavior. Jurnal of Economucs and Business Aseanomics (JEBA), 3(1), 41–59
  29. Wawan, A., & Dewi, M. (2011). Teori dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Manusia. Yogyakarta: Nuha Medika
  30. Wikamorys, D. A., & Rochmach, T. N. (2017). Aplikasi Theory of Planned Behavior dalam Membangkitkan Niat Pasien Untuk Melakukan Operasi Katarak. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 5(1), 32–40

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2024-06-18 05:26:01

No citation recorded.