skip to main content

Pengaruh pH dalam Pengolahan Air Limbah Laboratorium Dengan Metode Adsorpsi untuk Penurunan Kadar Logam Berat Pb, Cu, dan Cd

1Magister Teknik Kimia, Universitas Sriwijaya, Jl. Srijaya Negara, Bukit Besar, Palembang 30139, Sumatera Selatan, Indonesia

2Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sriwijaya, Jl. Raya Palembang – Prabumulih Km. 32 Indralaya, Ogan Ilir 30662, Sumatera Selatan, Indonesia

Received: 15 Dec 2021; Revised: 10 Jan 2022; Accepted: 19 Jan 2022; Available online: 24 Jan 2022; Published: 5 Apr 2022.
Editor(s): H. Hadiyanto

Citation Format:
Abstract

Air limbah laboratorium seharusnya tidak dibuang langsung ke lingkungan tanpa pengolahan lebih lanjut. Hal ini dapat menimbulkan pencemaran terhadap lingkungan yang dampaknya juga dirasakan oleh makhluk hidup di sekitarnya. Bahan yang terkandung dalam air limbah laboratorium tergolong limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang mengandung bahan organik dan anorganik seperti Cd, Pb, Cu, Hg, Cr, Zn, Fe, dan logam berat lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mereduksi logam berat dalam air limbah laboratorium dengan metode adsorpsi menggunakan adsorben. Oleh karena itu, penelitian ini difokuskan pada penurunan kadar logam berat Pb, Cu, dan Cd pada air limbah laboratorium dengan karbong aktif dan zeolit sintetik sebagai adsorben. Persentase penyisihan logam Pb terbesar dengan menggunakan karbon aktif sebesar 97,93% dicapai pada pH 7, sedangkan dengan menggunakan zeolit sintetik sebesar 98,47% yang dicapai pada pH 6. Persentase terbesar penyisihan logam Cu menggunakan karbon aktif mencapai 98,33% diperoleh pada pH 9, sedangkan persentase terbesar penyisihan logam Cu dengan adsorben zeolit sintetis mencapai 99,87% diperoleh pada pH 4. Persentase penyisihan logam Cd tertinggi dengan karbon aktif mencapai 98,60% dan dengan zeolit sintetik sebesar 97,20%, yang dicapai pada pH sama yaitu pada pH 8. Dapat disimpulkan bahwa nilai pH berpengaruh pada penurunan logam Pb dan Cu dengan metode adsorpsi menggunakan karbon aktif dan zeolit sintetik, sedangkan untuk logam Cd, pengaruh pH tidak signifikan.

ABSTRACT

Laboratory wastewater should not discharge directly into the environment without further processing. This can cause pollution to the environment whose impact is also felt by living things around it. The materials contained in laboratory wastewater are classified as hazardous and toxic waste (B3) containing organic and inorganic materials such as Cd, Pb, Cu, Hg, Cr, Zn, Fe, and other heavy metals. This study aims to reduce heavy metals in laboratory wastewater using the adsorption method of adsorbents. Therefore, this study focused on reducing the levels of heavy metals Pb, Cu, and Cd in laboratory wastewater using the activated carbon and synthetic zeolite as adsorbents. The largest percentage of Pb metal removal using activated carbon of 97.93% was achieved at pH 7, while by using synthetic zeolite was 98.47% achieved at pH 6. The largest percentage of Cu metal removal using activated carbon adsorbent of 98.33% was obtained at pH 9, while the largest percentage of Cu metal removal with synthetic zeolite of 99.87% was reached at pH 4. The highest percentage of Cd metal removal with activated carbon of 98.60 % and with synthetic zeolite of 97.20%, which were achieved at the same pH of 8. It can be concluded that the pH value influences the reduction of Pb and Cu metals by adsorption method using activated carbon and synthetic zeolite, as for Cd metal, the effect of pH is not significant.

Fulltext View|Download
Keywords: Adsorpsi; Air Limbah Laboratorium; pH; Logam Pb; Cu; Cd

Article Metrics:

  1. Adli, H. 2012. Pengolahan Limbah Cair Laboratorium dengan Metode Presipitasi dan Adsorpsi untuk Penurunan Kadar Logam Berat. Fakultas MIPA Program Studi Kimia. Universitas Indonesia, Depok
  2. Alkherraz, A.M., A. K. Ali, dan K. M. Elsherif. 2020. Removal of Pb(II), Zn(II), Cu(II) and Cd(II) from aqueous solutions by adsorption onto olive branches activated carbon: Equilibrium and thermodynamic studies. Chemistry International 6(1). 11-20
  3. Angin, D., dan Sarikulce, S. 2017. The Effect of Activation Temperature on Properties of Activated Carbon Prepared from Wine Industry Pressing Waste. Desalination and Water Treatment. 73:373-379
  4. Audiana, M., I. Apriani, U. Kadaria. 2017. Pengolahan Limbah Cair Laboratorium Teknik Lingkungan Dengan Koagulasi dan Adsorpsi untuk Menurunkan COD, Fe, daN Pb. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah. Vol.5 No.1: 1-10
  5. Choi, H.J., Yu, S.W dan Kim, K.H. 2016. Efficient Use of Mg-Modified Zeolite in The Treatment Of Aqueous Solution Contaminated With Heavy Metal Toxic Ions. Journal of the Taiwan Institute of Chemical Engineers 63, 482-489
  6. Elboughdiri, N. 2020. The Use of Natural Zeolite to Remove Heavy Metals Cu (II), Pb (II) and Cd (II) from Industrial Wastewater. Cogent Engineering 7:1, 1782623
  7. Fajri, A. 2018. Pengolahan Limbah Laboratorium Kimia dengan Sistem Penyaringan Sederhana. Journal Of Sainstek
  8. Hegazi, H. A. 2013. Removal of Heavy Metals from Wastewater Using Agricultural and Industrial Wastes as Adsorbents. Housing and Building National Research Center. HBRC Journal (2013) 9, 276-282
  9. Ibrahim, Martin, A., dan Nasruddin. 2014. Pembuatan dan Karakterisasi Karbon Aktif Berbahan Dasar Cangkang Sawit dengan Metode Aktivasi Fisika Menggunakan Rotary Autoclave. Jom FTEKNIK Volume 1 No. 2 Oktober 2014
  10. Mariana, Khalil, A.H.P.S., Mistar, E.M., Yahya, E.B., Alfatah, T., Danish, M., dan Amayreh, M. 2021. Recent advanceds in activated carbon modification techniques for enhanced heavy metal adsorption. Journal of Water Process Engineering. Volume 43. 102231
  11. Nurhayati, I., Sugito, dan Pertiwi, A. 2018. Pengolahan Limbah Cair Laboratorium dengan Adsorpsi dan Pretreatment Netralisasi dan Koagulasi. Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan. ISSN : 2085-1227. Vol 10 Nomor 2
  12. Ramadhani, LF., Nurjanah, IM., Yulistiani, R., dan Saputro, EA. 2020. Review : Teknologi Aktivasi Fisika pada Pembuatan Karbon Aktif dari Limbah Tempurung Kelapa. Jurnal Teknik Kimia No.2, Volume 26, Juli 2020
  13. Raziah, C., Z. Putri, A.R. Lubis, Sofyana, Zuhra, Suhendrayatna, dan S. Mulyati. 2017. Penurunan Kadar Logam Dalam Air Kadmium Menggunakan Adsorben Zeolit Alam Aceh. Jurnal Teknik Kimia USU, Vol. 6, No. 1. 1-6
  14. Renu, Agarwal, M., dan Singh, K. 2017. Heavy Metal Removal From Wastewater Using Various Adsorbents : A Review. Journal of Water Reuse and Desalination. 07.4. 2017
  15. Setiawan, A., Rahmadania, A.N., dan Mayangsari, N.E. 2021. Adsorpsi Cu (II) Menggunakan Zeolit Sintetik Kombinasi Abu Terbang dan Abu Dasar dengan Variasi Waktu Aging. Jurnal Riset Teknologi Industri Vol.15 No.1 Juni 2021
  16. Sulistyanti, D., Antoniker, dan Nasrokhah. 2018. Penerapan Metode Filtrasi dan Adsorpsi dalam Pengolahan Limbah Laboratorium. EduChemia Vol.3 No.2. 147-156
  17. Yang, R.T. 2003. Adsorbents : Fundamentals and Applications. A.John Wiley & Sons, Inc., Publication. ISBN 0-471-29741-0
  18. Yang, X., Wan, Y., Zheng, Y., He, F., Yu, Z., Huang, J., Wang, S., Ok, Y.S., Jiang, Y., dan Gao, B. 2019. Surface Functional Groups of Carbon-Based Adsorbents and Their Roles in the Removal of Heavy Metals from Aqueous Solutions : a critical review. Journal ChemEng. 366 (2019) 608-621

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2024-05-21 19:09:03

No citation recorded.