skip to main content

Struktur komunitas, keragaman tumbuhan inang, dan status konservasi kupu-kupu (Lepidoptera) di Desa Ngesrepbalong Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal

Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Indonesia

Received: 21 Feb 2022; Revised: 30 Mar 2022; Accepted: 11 May 2022; Available online: 26 Sep 2022; Published: 27 Sep 2022.
Editor(s):

Citation Format:
Abstract
Kupu-kupu merupakan serangga yang sangat bergantung pada kualitas habitat dan ketersediaan tumbuhan. Potensi Ngesrepbalong sebagai habitat kupu-kupu dengan lokasinya yang terasosiasi dengan berbagai aktivitas masyarakat, pembangunan infrastruktur, pembukaan lahan, serta aktivitas wisata berpengaruh terhadap kelimpahan kupu-kupu di alam. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan struktur komunitas, keragaman tumbuhan inang, serta status konservasi kupu-kupu di berbagai tipe habitat di Desa Ngesrepbalong Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal. Metode yang digunakan yaitu metode transek. Hasil pengamatan didapatkan total kupu-kupu di seluruh habitat berjumlah 252 individu dari 79 spesies. Kelimpahan relatif tertinggi terdapat pada habitat curug dengan spesies paling dominan yaitu Lethe confusa dan Ypthima pandocus. Keanekaragaman spesies kupu-kupu termasuk dalam kategori rendah untuk habitat kebun teh (H’ = 3.14), dan kategori tinggi untuk habitat curug, kebun campuran, dan hutan sekunder (H’ = 3.59; 3.69; 3.53). Kemerataan spesies di tiap habitat tergolong tinggi (E = 0.79 – 0.93). Kesamaan komunitas tertinggi terdapat pada habitat curug dan hutan sekunder. Terdapat satu spesies kupu-kupu yang memiliki status konservasi rentan (Vulnerable) yaitu Euploea mulciber. Lainnya tercatat 8 spesies berisiko rendah (Least concern) dan 70 spesies belum dievaluasi (Not evaluated).  Terdapat satu spesies yang dilindungi dalam Permen LHK No P.106 Tahun 2018 dan termasuk kategori Apendiks II dalam CITES yaitu Troides Helena.
Fulltext View|Download
Keywords: kupu-kupu; Lepidoptera; struktur komunitas; Ngesrepbalong; tumbuhan inang; status konservasi

Article Metrics:

  1. Borror, D. J., Triplehorn, C. A., & Johnson, N. F. (1996). Pengenalan Pelajaran Serangga Edisi ke-6. Partosoedjono S, penerjemah. Yogyakarta (ID): Gajahmada Univ Pr. Terjemahan dari: An introduction to the study of insect
  2. Islam, A. T. M. F., Islam, M. H., Rahman, M. M., Saifullah, A. S. M., & Yamanaka, A. (2015). Seasonal Abundance and distribution of Nymphalidae butterflies in deciduous forest of kaliakayer at Gazipur District, Bangladesh. International Journal of Fauna and Biological Studies, 2(3), 79-83
  3. Jain, A., Zeng, Y., & Webb, E. L. (2021). Critical dependence of butterflies on a non-native host plant in the urban tropics. Frontiers in Ecology and Evolution, 9, 280. doi: 10.3389/fevo.2021.655012
  4. Koneri, R. (2012). Distribusi dan keanekaragaman kupu-kupu (lepidoptera) di gunung manado tua, kawasan taman nasional laut bunaken, Sulawesi Utara. Bumi Lestari, 12(2), 350-356
  5. Krebs, C.J. (1989). Ecologycal Methodology. New York: Harper and Row Publisher
  6. Lange-Kabitz, C., Reich, M., & Zoch, A. (2021). Extensively managed or abandoned urban green spaces and their habitat potential for butterflies. Basic and Applied Ecology, 54, 85-97. doi: 10.1016/j.baae.2021.04.012
  7. Loos, J., Kuussaari, M., Ekroos, J., Hanspach, J., Fust, P., Jackson, L., & Fischer, J. (2015). Changes in butterfly movements along a gradient of land use in farmlands of Transylvania (Romania). Landscape Ecology, 30(4), 625- 635. doi: 10.1007/s10980-014-0141-9
  8. Magurran, A.E. (2004). Measuring Biological Diversity. USA: Blackwell Publishing Company
  9. Mertens, J. E., Brisson, L., Janeček, Š., Klomberg, Y., Maicher, V., Sáfián, S., ... & Tropek, R. (2021). Elevational and seasonal patterns of butterflies and hawkmoths in plant-pollinator networks in tropical rainforests of Mount Cameroon. Scientific reports. 11(1): 1-12. doi: 10.1038/s41598-021-89012-x
  10. Michael, P. (1984). Metode Ekologi untuk Penyelidikan Ladang dan Laboratorium. Jakarta : UI Press
  11. Molles, M. (2008). Ecology: Concepts and Application 7th ed. New York: McGraw Hill
  12. Nugroho, A. S., Noviani, W., & Widyastuti, D. A. (2019). Karakteristik Dan Pemanfaatan Tipe Habitat Rhopalocera Di Desa Ngesrep Balong Kabupaten Kendal. Bioma: Jurnal Ilmiah Biologi, 8(2), 351-366. doi: 10.26877/bioma.v8i2.4942
  13. Odum, E.P. (1993). Dasar-dasar Ekologi. Penerjemah: T. Samingan dan B. Srigandono. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
  14. Rusman, R., Atmowidi, T., & Peggie, D. (2016). Butterflies (Lepidoptera: Papilionoidea) of Mount Sago, West Sumatra: Diversity and Flower Preference. Hayati Journal of Biosciences, 23(3), 132-137. doi: 10.1016/j.hjb.2016.12.001
  15. Sari, D. R., Hadi, M., & Rahadian, R. (2016). Kelimpahan dan Keanekaragaman Kupu- kupu di Kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu, Jawa Tengah. Bioma: Berkala Ilmiah Biologi, 18(2), 173-179
  16. Schowalter, T. D. (1996). Insect Ecology: An Ecosystem Approach. San Diego: Academic Press
  17. Soekardi, H. (2002). Diversity of Papilionidae in Gunung Betung forest, Lampung, Sumatra: rearing and habitat engineering as baseline for conservation. Dissertation. Bandung Institute of Technology, Bandung
  18. Tzortzakaki, O., Kati, V., Panitsa, M., Tzanatos, E., & Giokas, S. (2019). Butterfly diversity along the urbanization gradient in a densely-built Mediterranean city: Land cover is more decisive than resources in structuring communities. Landscape and Urban Planning, 183, 79-87. doi: 10.1016/j.landurbplan.2018.11.007
  19. Tati-Subahar, S. S., Amasya, A. F., & Choesin, D. N. (2007). Butterfly (Lepidoptera: Rhopalocera) distribution along an altitudinal gradient on mount Tangkuban Parahu, west Java, Indonesia. The Raffles Bulletin of Zoology, 55(1), 175-178
  20. Vinithashri, G., & Kennedy, J. S. (2021). Butterfly diversity in relation to host and nectar food plants in TNAU Botanical Garden, Coimbatore. Journal of Environmental Biology, 42, 1141-1151. doi: 10.22438/jeb/42/4(SI)/MRN-1535b

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.