skip to main content

Faktor Keberlanjutan Pengembangan Komoditi Bawang Merah di Kabupaten Polewali Mandar

Program Studi Agroekoteknologi, Universitas Sulawesi Barat, Indonesia

Received: 18 Aug 2023; Revised: 6 Dec 2023; Accepted: 6 Jan 2024; Available online: 9 Mar 2024; Published: 28 Mar 2024.
Editor(s): Budi Warsito

Citation Format:
Abstract
Produktifitas komoditi bawang merah di Kabupaten Polewali Mandar mengalami fluktuasi yang sangat intens. Berbagai upaya pemerintah dalam meningkatkan potensi komoditi bawang merah pun telah dilakukan, termasuk dengan upaya perluasan lahan panen bawang merah, bahkan menjadi wilayah dengan luas lahan bawang merah terluas di Provinsi Sulawesi Barat. Namun, terdapat ketidak selarasan antara pertambahan luas panen dengan tingkat produktifitas komoditi bawang merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi variabel penentu keberlanjutan, menganalisis pengaruh antar variabel, dan menganalisis variabel kunci yang menentukan keberlanjutan pengembangan komoditi bawang merah di Kabupaten Polewali Mandar. Metode yang digunakan adalah analisis struktural Matrix of Cross Impact Multiplication Applied to a Classification (MICMAC). Penelitian ini berhasil mengidentifikasi 22 variabel dari lima dimensi pembangunan berkelanjutan yang terdiri dari 6 Variabel dari dimensi Ekologi, 3 variabel dari dimensi Ekonomi, 5 variabel dari dimensi Sosial, 6 Variabel dari dimensi Inovasi Teknologi, dan 2 variabel dari dimensi Kelembagaan. Variabel-variabel yang diidentifikasi tersebut dianggap sebagai variabel penting atau variabel penentu bagi keberlanjutan pengembangan komoditi bawang merah di Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini menemukan bahwa variabel yang paling berpengaruh dan menjadi penggerak utama (Influence Variables/Key drivers) terdiri dari pengetahuan petani, Cuaca dan Iklim, Kesesuaian Lahan, dan Kualitas Bibit.

Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  Research Instrument
Uji plagiarisme By Turnitin
Subject
Type Research Instrument
  Download (1MB)    Indexing metadata
Keywords: Bawang merah; Pertanian berkelanjutan; Polewali Mandar; Keberlanjutan; MICMAC

Article Metrics:

  1. Akpoti, K., Kabo-bah, A. T., & Zwart, S. J. 2019. Agricultural land suitability analysis: State-of-the-art and outlooks for integration of climate change analysis. Agricultural systems, 173, 172-208. DOI: https://doi.org/10.1016/j.agsy.2019.02.013
  2. Arham, I., Sjaf, S., & Darusman, D. 2019. Strategi pembangunan pertanian berkelanjutan di pedesaan berbasis citra drone (studi kasus Desa Sukadamai Kabupaten Bogor). Jurnal Ilmu Lingkungan, 17(2), 245-255
  3. Asnawi, R., Arifin, B., Zakaria, W.A., Banuwa, I.S. and Abidin, Z., 2020. Analysis of Key Variables for Rice Farming Sustainability in the Downstream of Sekampung Watershed: an Application of Micmac Method. Plant Archives (International Journal of Plant Research), Vol. 20 No. 2, pp.7895-7904
  4. Badan Pusat Statistik Kabupaten Polewali Mandar. 2018. Polewali Mandar dalam angka Tahun 2018
  5. Badan Pusat Statistik Kabupaten Polewali Mandar. BPS 2022. Polewali Mandar dalam angka Tahun 2022
  6. Badan Pusat Statistik. 2022 b. Distribusi Perdagangan Komoditas Bawang Merah Indonesia 2022. Catalog No.: 8201018. Jakarta
  7. Benjumea-Arias, M., Castañeda, L. and Valencia-Arias, A., 2016. Structural analysis of strategic variables through micmac use: Case study. Mediterranean Journal of social sciences, 7(4), p.11
  8. Fauzi, A. 2019. Teknik analisis keberlanjutan. Gramedia Pustaka Utama
  9. Fadhilah, M. L., Eddy, B. T., & Gayatri, S. 2018. Pengaruh tingkat pengetahuan, sikap dan keterampilan penerapan sistem agribisnis terhadap produksi pada petani padi di Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap. Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, Vol. 2 No. 1. 2016, Hal: 39-49
  10. Fitriana, A., & Sinaga, B. M. 2019. Dampak Kebijakan Impor dan Faktor Eksternal Terhadap Kesejahteraan Produsen dan Konsumen Bawang Merah di Indonesia. Journal of Agriculture, Resource and Environmental Economics, 2(1), 38-53
  11. Harini, R., Susilo, B. 2017. Kajian Spasial Dampak Perubahan Iklim Terhadap Produksi Pertanian. Jurnal AGRIPITA Vol. 1, No.1 Mei 2017, hlm.14-20
  12. Hidayati, I. N., Suryanto. 2015. Pengaruh Perubahan Iklim Terhadap Produksi Pertanian dan Strategi Adaptasi Pada Lahan Rawan Kekeringan. Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan, Volume 16, Nomor 1, April 2015, hlm. 42-52
  13. Hindayani, P., Pratama, A.R, Anna, Z. 2021. Strategi Prospektif Pengembangan dalam Ekowisata Waduk Cirata Yang Berkelanjutan. Jurnal Ilmu Lingkungan, Vol. 19 No. 3, Oktober 2021. Hal 620-629, doi: 10.14710/jil.19.3.620-629
  14. Imaniyah, K. N., Roessali, W., Nurfadillah, S. 2022. Analisis Kinerja Rantai Pasok Produk Olahan Bawang Merah PT Sinergi Brebes Inovatif. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA), Vol. 7, No. 1, 2022. Hal 197-214
  15. Kurniati, S. A., 2019. Keberlanjutan Usahatani Bawang Merah Desa Sungai Geringging Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Jurnal Dinamika Pertanian Edisi Khusus Nomor 3 Desember 2019, Hal:101–110
  16. Leki, M. S., Nalle, A. A., dan Anthonius, 2021. Analisis Keberlanjutan Usaha Pertanian Bawang Merah Kabupaten Malaka Dari Aspek Ekonomi, Sosial dan Lingkungan, Sosains Jurnal Sosial dan Sains, Vol. 1 No. 12, Desember 2021, Hal: 1541-1560
  17. Majumdar, R., P.K. Kapur and S.K. Khatri. 2016. Assessment of environmental factors affecting software development process using ISM & MICMAC analysis. International Journal of Systems Assurance Engineering and Management., 7(4): 435-441. Doi: https://doi.org/10.1007/s13198-016-0477-4
  18. Rosalinda, S., Faridz, R., Purwandari, U., dan Fansuri, H.. 2022. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan mata pencaharian petambak garam di madura menggunakan metode MICMAC. Agrointek Vol. 16 No. 3, September 2022, Hal: 305-315
  19. Salahuddin, S., Mardin, M., & Wasariana, W.. 2017. Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Motivasi Petani dalam Usahatani Padi Sawah di Desa Tanjung Batu Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna. Buletin Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Haluoleo, Vol. 19 No. 36, Hal:275
  20. Siregar, F. A. 2023. Pengembangan sistem pertanian berkelanjutan untuk mencapai keberlanjutan pangan. OSFPreprints, Doi: https://doi.org/10.31219/osf.io/qmynh
  21. Sukanata, I. K., Dukat, dan Yuniati, A.. 2016. Hubungan karakteristik dan motivasi petani dengan kinerja kelompok tani. Agrijati Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertanian, Vol. 28 No. 1, April 2015, Hal: 17-34
  22. Surmaini E., Faqih A., 2016. Kejadian Iklim Ekstrem dan Dampaknya Terhadap Pertanian Tanaman Pangan di Indonesia Jurnal Sumberdaya Lahan Vol. 10 No. 2, Desember 2016. Hal: 115-128
  23. Waryanto, B. 2015. Analisis Keberlanjutan Usaha Tani Bawang Merah Di Kabupaten Nganjuk Jawa Timur. THESIS. Institut Pertanian Bogor (ID)

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2024-05-24 04:56:21

No citation recorded.