PEMINDAHAN ION KALIUM (ION MELASSIGENIK) DARI LARUTAN GULA DENGAN PROSES ELEKTRODIALISIS

*Miranti Budi Kusumawati  -  Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro Semarang, Indonesia
Noer Abyor Handayani  -  Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro Semarang, Indonesia
I Nyoman Widiasa  -  Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro Semarang, Indonesia
Published: 3 Apr 2013.
Open Access
Citation Format:
Abstract

ABSTRAK

Gula mentah perlu melewati proses penyisihan komponen anorganik terutama ion melassigenik sebelum memasuki tahap kristalisasi. Sekarang ini teknologi penyisihan komponen anorganik yang umum digunakan dalam industri gula adalah resin penukar ion. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan teknologi elektrodialisis sebagai alternatif teknologi serta mengkaji perubahan konsentrasi ion (TDS), pH dalam diluat dan dalam larutan pencuci elektroda serta perubahan arus selama proses elektrodialisis. Stack ED yang digunakan memiliki satu kompartemen diluat, satu kompartemen anoda dan satu kompartemen katoda. Membran penukar kation komersial MC-3470 dan membran penukar anion MA-3475 digunakan sebagai lapisan perpindahan selektif untuk stack ED ini. Unit ED ini dioperasikan secara batch. Semua pengujian dilakukan pada temperatur kamar. Untuk setiap percobaan digunakan larutan gula segar dan larutan segar gula-KCl sesuai variabel. Tegangan diatur 15 volt. Pembelajaran menunjukkan bahwa terjadi perubahan perubahan konsentrasi ion (TDS), pH dalam diluat dan larutan pencuci elektroda serta perubahan arus selama proses Elektrodialisis. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa dengan proses Elektrodialisis dapat disisihkan komponen anorganik (KCl) rata-rata sebesar 98.8%.

Kata kunci : Elektrodialisis, ion Kalium, membran penukar ion, rafinasi gula

Article Metrics:

Last update: 2021-01-07 11:45:21

No citation recorded.

Last update: 2021-01-07 11:45:22

No citation recorded.