Program Studi Ilmu Lingkungan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{JIL68991, author = {Rosi Safitri and Lia Kusumaningrum and Muhammad Indrawan}, title = {Analisis Status Keberlanjutan Waduk Cengklik, Boyolali}, journal = {Jurnal Ilmu Lingkungan}, volume = {23}, number = {6}, year = {2025}, keywords = {Multidimensi; Pembangunan Berkelanjutan; Penilaian Keberlanjutan Waduk; Skala Likert; Waduk Cengklik}, abstract = { Waduk Cengklik mengalami berbagai masalah yang berkaitan dengan dimensi ekologi, ekonomi, sosial, hukum, dan infrastruktur, sehingga dibutuhkan strategi peningkatan keberlanjutan agar fungsi utama Waduk Cengklik dapat terus berjalan. Penelitian ini memiliki dua tujuan, yaitu mengetahui status keberlanjutan Waduk Cengklik ditinjau dari dimensi ekologi, ekonomi, sosial dan budaya, hukum dan kelembagaan, serta infrastruktur dan teknologi; serta menentukan strategi peningkatan keberlanjutan. Data primer diperoleh melalui kuesioner kepada 171 responden (98 petani KJA dan 73 pedagang) yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan keterlibatan langsung mereka dalam pemanfaatan waduk. Kuesioner memuat parameter kunci pada lima dimensi keberlanjutan. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif melalui perhitungan skor total setiap variabel berbasis Skala Likert, yang kemudian dikonversi menjadi indeks keberlanjutan untuk menentukan kategori setiap dimensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status keberlanjutan Waduk Cengklik secara multidimensi termasuk cukup berkelanjutan dengan indeks 67,75%. Strategi perbaikan difokuskan pada variabel yang termasuk kategori kurang berkelanjutan dan dimensi dengan indeks keberlanjutan terendah, yaitu dimensi hukum dan kelembagaan. }, pages = {1518--1526} doi = {10.14710/jil.23.6.1518-1526}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/68991} }
Refworks Citation Data :
Waduk Cengklik mengalami berbagai masalah yang berkaitan dengan dimensi ekologi, ekonomi, sosial, hukum, dan infrastruktur, sehingga dibutuhkan strategi peningkatan keberlanjutan agar fungsi utama Waduk Cengklik dapat terus berjalan. Penelitian ini memiliki dua tujuan, yaitu mengetahui status keberlanjutan Waduk Cengklik ditinjau dari dimensi ekologi, ekonomi, sosial dan budaya, hukum dan kelembagaan, serta infrastruktur dan teknologi; serta menentukan strategi peningkatan keberlanjutan. Data primer diperoleh melalui kuesioner kepada 171 responden (98 petani KJA dan 73 pedagang) yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan keterlibatan langsung mereka dalam pemanfaatan waduk. Kuesioner memuat parameter kunci pada lima dimensi keberlanjutan. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif melalui perhitungan skor total setiap variabel berbasis Skala Likert, yang kemudian dikonversi menjadi indeks keberlanjutan untuk menentukan kategori setiap dimensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status keberlanjutan Waduk Cengklik secara multidimensi termasuk cukup berkelanjutan dengan indeks 67,75%. Strategi perbaikan difokuskan pada variabel yang termasuk kategori kurang berkelanjutan dan dimensi dengan indeks keberlanjutan terendah, yaitu dimensi hukum dan kelembagaan.
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-05-30 23:38:29
View My Stats
JURNAL ILMU LINGKUNGAN ISSN:1829-8907 by Graduate Program of Environmental Studies, School of Postgraduate Studies is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. Based on a work at www.undip.ac.id.