skip to main content

Keanekaragaman Mikroalga dan Responnya terhadap Gradien Kualitas Air di Sungai Kaliares Boyolali

1Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

2Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Sebelas Maret University, Indonesia

3Jl Ir Sutami 36 A Kentingan, Surakarta 57124, Indonesia, Indonesia

Received: 4 Feb 2025; Revised: 7 Mar 2026; Accepted: 8 May 2026; Available online: 24 May 2026; Published: 11 Jun 2026.
Editor(s): Budi Warsito

Citation Format:
Abstract
Sungai Kaliares dapat dikategorikan sebagai Sungai Kelas II karena diperuntukan untuk rekreasi air dan budidaya ikan air tawar. Hingga saat ini, belum terdapat penelitian lebih lanjut mengenai kualitas air Sungai Kaliares. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis keberadaan komunitas mikroalga air tawar dan responnya terhadap gradien tertentu kualitas air yang mencangkup suhu, pH, BOD, dan 𝐢𝑂2 bebas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dimana sampel yang diambil mewakili bagian hulu, tengah, dan hilir sungai. Sampel diambil menggunakan phytoplankton trawl net (trawl) berukuran sekitar 50 Β΅π‘š sebanyak 100 Liter dan segera diberi larutan Yodium lugol untuk mengawetkan bentuk dan struktur sel serta warna sel agar mudah terlihat di bawah mikroskop. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, spesies dengan kelimpahan spesies tertinggi yang ditemukan adalah Nitzschia sp., dan Synedra sp. Secara keseluruhan, Sungai Kaliares memiliki Indeks Keanekaragaman (H’) Sedang, dengan nilai tertinggi adalah KS1 1 sebesar 2,5030. Tidak ada spesies yang mendominasi dan memiliki indeks kemerataan spesies Tinggi. Faktor lingkungan diukur untuk mengetahui respon mikroalga pada gradien tertentu kualitas air, serta untuk menganalisis ada tidaknya hubungan parameter lingkungan dengan keanekaragaman mikroalga. Nilai BOD pada KS2 dan KS3 melebihi baku mutu yang artinya sungai tercemar ringan. Nilai suhu, pH, dan 𝐢𝑂2 pada ketiga stasiun menunjukkan sungai dalam keadaan baik. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan bahwa pH, BOD, dan 𝐢𝑂2 bebas menunjukkan korelasi negatif terhadap indeks keanekaragaman mikroalga yang artinya semakin tinggi nilai pH, BOD, dan 𝐢𝑂2 bebas, keanekaragaman mikroalga cenderung akan menurun. Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberi informasi tentang keanekaragaman mikroalga dan hubungannya dengan gradien kualitas air Sungai Kaliares, Boyolali.
Keywords: mikroalga; indeks keanekaragaman; kualitas air; parameter lingkungan

Article Metrics:

  1. Audah, N., Japa, L., & Yamin, M. 2021. Abundance and Diversity of Diatom Class Bacillariophyceae as Bioindictaor of Pollution in the Waters of Tanjung Luar Fish Landing Based. Jurnal Biologi Tropis, 20(3), 525–531. Doi: 10.29303/jbt.v20i3.2343
  2. Barten, R. J. P., Wijffels, R. H., & Barbosa, M. J. 2020. Bioprospecting and characterization of temperature tolerant microalgae from Bonaire. Algal Research, 50(March). Doi: 10.1016/j.algal.2020.102008
  3. Corliss, J. O., Belcher, H., & Swale, E. 1977. A Beginner’s Guide to Freshwater Algae. Transactions of the American Microscopical Society, 96(2), 283. Doi: 10.2307/3226129
  4. Dayana, M. E., Singkam, A. R., & Jumiarni, D. 2022. Keanekaragaman Mikroalga sebagai Bioindikator di Perairan Sungai. BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi Dan Sains, 5(1), 77–84. Doi: 10.31539/bioedusains.v5i1.3531
  5. Dodds, W. K. 2002. Freshwater Ecology: Concepts and Environmental Applications. Academic Press
  6. Fauziah, S. M., & Laily, A. N. 2015. Identifikasi Mikroalga dari Divisi Chlorophyta di Waduk Sumber Air Jaya Dusun Krebet Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang. Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi, 8(1), 20. Doi: 10.20961/bioedukasi-uns.v8i1.3150
  7. Febriyanti, M., Anggraeni, & Akhrianti, I. 2023. Hubungan Kelimpahan Fitoplankton dan Klorofil-a Pada Perairan Teluk Kelabat Luar Pulau Bangka. Jurnal Ilmiah Platax, 11(2), 498–512. Doi: 10.35800/jip.v10i2.50015
  8. Griffin, J. N., O’Gorman, E. J., Emmerson, M. C., Jenkins, S. R., Klein, A. M., Loreau, M., & Symstad, A. 2009. Biodiversity and the stability of ecosystem functioning. Biodiversity, ecosystem functioning, and human wellbeing: an ecological and economic perspective. 78–93
  9. Gultom, S. O. 2018. Mikroalga: Sumber Energi Terbarukan Masa Depan. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology, 11(1), 95. Doi: 10.21107/jk.v11i1.3802
  10. Hadi, Y. S., Japa, L., & Zulkifli, L. 2023. Bacillariophyceae Diversity as Bioindicator of Pollution in the Coastal Waters of Klui Beach, North Lombok. Jurnal Biologi Tropis, 23(1), 86–92. Doi: 10.29303/jbt.v23i1.4387
  11. Hakiki, R. 2016. Mikroalga Sebagai Bioindikator Kualitas Air Permukaan. Journal of Env. Engineering & Waste Management, 1, 46–54
  12. Harmoko, H., Lokaria, E., & Misra, S. 2017. Eksplorasi Mikroalga Di Air Terjun Watervang Kota Lubuklinggau. BIOEDUKASI (Jurnal Pendidikan Biologi), 8(1), 75. Doi: 10.24127/bioedukasi.v8i1.840
  13. Help, C. H. R., Herman, P. M. J., & Soetaert, K. 1998. Indices of diversity and evenness. 24(2459), 61–87
  14. Idrus, S. W. Al. 2018. Analisis Kadar Karbon Dioksida di Sungai Ampenan Lombok. Nucleic Acids Research. Doi: 10.29303/jpm.v13i2.760
  15. Ilham, A. S., Masri, M., & Rosmah, R. 2023. Analisis kadar biochemical oxygen demand (BOD) salah satu sungai di Sulawesi Selatan. Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi, 3(2), 112–116
  16. Imelda, S., Claudia, C., Lambui, O., & Suwastika, I. N. 2018. Kultivasi Mikroalga Isolat Lokal Pada Medium Ekstrak Tauge Cultivation of Local Microalga Isolate on Bean Sprouts Extract Medium. Natural Science: Journal of Science and Technology, 7(2), 148–157
  17. Kelly, M. G., Cazaubon, A., Coring, E., Dell’Uomo, A., Ector, L., Goldsmith, B., Guasch, H., Hurlimann, J., Jarlman, A., Kawecka, B., Kwandrans, J., Laugaste, R., Lindstrom, E. A., Leitao, M., Marvan, P., Padisaka, J., Pipp, E., Prygiel, J., Rott, E., … Vizinet, J. 1998. Recommendations for the routine sampling of diatoms for water quality assessments in Europe. Journal of Applied Phycology, 10(2), 215–224. Doi: 10.1023/A:1008033201227
  18. Khofifah, A., Abida, I. W., & Triajie, H. 2023. Potensi klorofil-a Nostoc communedari persawahan padi Desa Gilianyar Kamal, Kabupaten Bangkalan, Madura, Indonesia.pdf. 9, 1–9. Doi: 10.13057/psnmbi/m090201
  19. Little, E. E., Greenberg, B. M., & DeLonay, A. J. 1998. Environmental Toxiology and Risk Assessment: Sevent Volume. ASTM
  20. Lumbessy, S. Y., Setyowati, D. N., Mukhlis, A., Lestari, D. P., & Azhar, F. 2020. Komposisi Nutrisi dan Kandungan Pigmen Fotosintesis Tiga Spesies Alga Merah (Rhodophyta sp.) Hasil Budidaya. Journal of Marine Research, 9(4), 431–438. Doi: 10.14710/jmr.v9i4.28688
  21. Magurran, A. E. 2004. Measuring Biological Diversity. Blackwell Science Ltd
  22. Margalef, R. 1958. Information theory in ecology. General Systems (pp. 36–71)
  23. Mata, T. M., Martins, A. A., & Caetano, N. S. 2010. Microalgae for biodiesel production and other applications: A review. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 14(1), 217–232. Doi: 10.1016/j.rser.2009.07.020
  24. Muliyah, P., Aminatun, D., Nasution, S. S., Hastomo, T., Wahyuni, S. S., & Sitepu, T. 2024. Buku I Laporan Induk KLHS RPJPD Kabupaten Boyolali. In Pemerintah Kabupaten Boyolali
  25. Osada, T., Haga, K., & Harada, Y. 1991. Removal of nitrogen and phosphorus from swine wastewater by the activated sludge units with the intermittent aeration process. Water Research, 25(11), 1377–1388. Doi: 10.1016/0043-1354(91)90116-8
  26. Paerl, H. W., & Paul, V. J. 2012. Climate change: Links to global expansion of harmful cyanobacteria. Water Research, 46(5), 1349–1363. Doi: 10.1016/j.watres.2011.08.002
  27. Palupi, D. 2024. Biologi Lingkungan: Populasi dan Komunitas. CV Gita Lentera
  28. Partama, I. G. Y., Wardhani, O. K., Surata, S. P. K., Yastika, P. E., & Kusuma, I. K. T. W. 2024. Pemetaan Kerentanan Ekosistem Mangrove Berdasarkan Aspek Fisik, Biologi dan Antropogenik di Kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai- Bali Berbasis SIG. Jurnal Ilmu Lingkungan, 22(3), 648–657. Doi: 10.14710/jil.22.3.648-657
  29. Pemerintah Republik Indonesia. 2021. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 Tentang Penyeleanggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
  30. Praharyawan, S. 2021. Bioteknologi & biosains indonesia peningkatan produksi biomassa sebagai strategi jitu dalam mempercepat produksi biodiesel berbasis mikroalga di Indonesia. Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia, 8(2), 294–320
  31. Prasad, M. N. V. 2020. Freshwater Algae. In Metals in the Environment. Doi: 10.1201/9781482294583-4
  32. Pratiwi, D., Rima Setyawati, T., & Hepi Yanti, A. 2017. Komposisi Mikroalga Epilitik di Sungai Mentuka Kabupaten Sekadau. 6(3), 102–107
  33. Reynolds, C. S. 2006. The Ecology of Phytoplankton. Cambridge University Press
  34. Sedjati, S., Supriyantini, E., Ridlo, A., Yudiati, E., & Prasetyo, L. D. 2019. Pengaruh Cahaya Terhadap Produksi Fukosantin Chaetoceros calcitrans (Paulsen) Takano 1968 (Bacillariophyceae: Chaetocerotaceae). Jurnal Kelautan Tropis, 22(2), 173. Doi: 10.14710/jkt.v22i2.5633
  35. Sepriyaningsih, H. 2017. Keanekaragaman Mikroalga Di Sungai Kati Lubuklinggau. Scripta Biologica, 4(3), 201. Doi: 10.20884/1.sb.2017.4.3.452
  36. Setyowati, D., Rahayu, D. R. U. S., & Piranti, A. S. 2021. Struktur Komunitas Fitoplanton di Waduk Cacaban Kabupaten Tegal. BioEksakta: Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed, 3(3), 163–175
  37. Subagio. 2016. Keanekaragaman Mikroalga Di Perairan Pantai Cemara Desa Lembar Selatan Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Ilmiah Biologi β€œBioscientist,” 4(2), 81–88
  38. Vuuren, S. J. van, Taylor, J., Ginkel, C. van, & Gerber, A. 2006. Easy identification of the most common Freshwater Algae (Issue May). North-West University (Potchefstroom Campus)
  39. Warsidah, Aritonang, A. B., & Apindiati, R. K. 2024. Macro Mineral Profile of Several Species of Brown Macroalgae from Lemukutan Waters as Biostimulant Candidates. Jurnal Ilmiah PLATAX, 12(1), 280–287. Doi: 10.35800/jip.v12i1.54606
  40. Witariningsih, P. M., Suteja, Y., & Putra, I. N. G. 2020. Komposisi Jenis Dan Fluktuasi Kelimpahan Plankton Secara Temporal Di Perairan Selat Lombok. Journal of Marine and Aquatic Sciences, 6(1), 140. Doi: 10.24843/jmas.2020.v06.i01.p17

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-06-11 12:59:49

No citation recorded.