skip to main content

Risk Analysis and Mitigation of Flash Flood in Ijen Sub-District, Bondowoso

1Urban and Regional Planning, Universitas Jember, Jalan Kalimantan No. 37, Kampus Tegalboto, Jember, Indonesia 68121, Indonesia

2Civil Engineering, Universitas Jember, Jalan Kalimantan No. 37, Kampus Tegalboto, Jember, Indonesia 68121, Indonesia

Received: 20 Aug 2025; Revised: 7 Aug 2026; Accepted: 8 Aug 2026; Available online: 30 Aug 2026; Published: 1 Sep 2026.
Editor(s): Budi Warsito

Citation Format:
Abstract

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat bahwa Kabupaten Bondowoso pernah mengalami tiga kali kejadian banjir bandang sepanjang tahun 2020 – 2024 yang seluruhnya terjadi di Kecamatan Ijen. Bencana ini menyebabkan jalan desa tertutup lumpur, kerusakan pada rumah warga, infrastruktur, dan kandang ternak. Namun, terdapat ketidaksesuaian dalam dokumen perencanaan tata ruang di tingkat kabupaten maupun provinsi. Sehingga upaya penanggulangan bencana belum dapat dilakukan secara optimal. Oleh karena itu, analisis risiko dan mitigasi bencana diperlukan untuk mengurangi risiko yang ada serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko banjir bandang dan menyusun upaya mitigasi yang relevan. Pendekatan yang digunakan meliputi analisis spasial dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk memetakan tingkat risiko bencana dan analisis Delphi yang melibatkan 6 ahli dalam 2 kali putaran iterasi menggunakan kuesioner untuk memberikan rekomendasi kegiatan mitigasi yang tepat. Penelitian ini juga melanjutkan hasil studi sebelumnya terkait manajemen tanggap darurat dan keterlibatan pemangku kepentingan dalam tahap prabencana di Kecamatan Ijen. Hasil analisis menunjukkan bahwa 52,11% wilayah termasuk dalam kategori risiko rendah, 44,12% kategori sedang, dan 3,77% kategori tinggi yang seluruhnya tersebar di 6 desa. Tingkat risiko yang didominasi kelas rendah disebabkan oleh faktor tutupan lahan yang sebagian besar berupa hutan, kepadatan penduduk yang rendah, sebaran permukiman penduduk yang terkonsentrasi, dan adanya kelompok Desa Tangguh Bencana (DESTANA) dalam meningkatkan kapasitas wilayah untuk menghadapi bencana. Selanjutnya, rekomendasi kegiatan mitigasi dibagi menjadi mitigasi struktural dan mitigasi non-struktural. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi, pertimbangan, dan rekomendasi dalam penanggulangan bencana serta kebijakan tata ruang di Kabupaten Bondowoso khususnya terkait banjir bandang. Selain itu, metode dan parameter yang digunakan dapat dikembangkan lebih lanjut untuk memahami karakteristik wilayah rawan bencana secara lebih mendalam.

Keywords: Risiko; Mitigasi; Banjir Bandang; GIS; Delphi

Article Metrics:

  1. Ariyaningsih, A., Erik, B., & Sukmara, B. (2021). Kriteria ketahanan kota berdasarkan jenis bencana prioritas di Kota Balikpapan. Region : Jurnal Pembangunan Wilayah Dan Perencanaan Partisipatif, 16(1), 74. https://doi.org/10.20961/region.v16i1.44149
  2. Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2018). Petunjuk Teknis Perangkat Penilaian Indeks Ketahanan Daerah (71 Indikator) (1.1). https://doi.org/10.31292/jta.v3i3.129
  3. Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2023). Risiko Bencana Indonesia (RBI). https://inarisk.bnpb.go.id/BUKU-RBI-2022/mobile/index.html#p=110
  4. BPBD Kabupaten Bondowoso. (2023). Kajian Risiko Bencana Kabupaten Bondowoso Tahun 2023
  5. Destirani, C, A. A. F. A., Budiman, F., Setiadi, D., Sugiharto, I., Iskandar, A., Sato, H., Nakama, E., Ohta, S., & Ishizuka, M. (2020). Pemulihan Ekosistem Sebuah pembelajaran dari JAGAFOPP-TA (P. S. dan P. Desriwan & Kredit (eds.); 1st ed.). PT Penerbit IPB Press. www.ipbpress.com
  6. Devita, A. D. L., Najib, M., Awalia, R., & Novianti, V. (2022). Strategi Mitigasi Bencana Berdasarkan Pemetaan Tingkat Kerentanan Sosial Ekonomi Masyarakat Terhadap Dampak Banjir Bandang di Desa Rogo. Journal Of Urban ANd Ragional Planing Of Tadulako, 1, 1–11
  7. Endah Puspitotanti, & Karmilah, M. (2021). Kajian kerentanan sosial dan ekonomi terhadap bencana banjir. Jurnal Teknik PWK, 1(2), 179–197
  8. Hidayah, E., Pranadiarso, T., Halik, G., Indarto, Lee, W.-K., & Maruf, M. F. (2022). Flood Mapping Based On Open-Source Remote Sensing Data Using an Efficient Band Combination System. Acta Geographica Slovenica, 62(3), 47–62
  9. Latue, P. C. (2023). Analisis Spasial Temporal Perubahan Tutupan Lahan di Pulau Ternate Provinsi Maluku Utara Citra Satelit Resolusi Tinggi. Buana Jurnal Geografi, Ekologi Dan Kebencanaan, 1(1), 31–38. https://doi.org/10.56211/buana.v1i1.339
  10. Lestari, E. (2021). Pemanfaatan Bioretensi Buatan Sebagai Upaya Pengelolaan Air Hujan Untuk Peningkatan Kualitas Air. Kilat, 10(1), 108–119. https://doi.org/10.33322/kilat.v10i1.1128
  11. Maharani, Y. N., Nugroho, A. R. B., Adiba, D. F., & Sulistiyowati, I. (2020). Pengaruh Kerentanan Sosial Terhadap Ketangguhan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Erupsi Gunung Merapi di Kabupaten Sleman. Jurnal Dialog Penanggulangan Bencana, 11(1), 1–12
  12. Pahleviannur, M. R., Ayuni, I. K., Widiastuti, A. S., Umaroh, R., Aisyah, H. R., Afiyah, Z., Azzahra, I., Chairani, M. S., Dhafita, N. A., Rohmah, N. L., Sudrajat, S., Mardiatno, D., Rachmawati, R., & Rahardjo, N. (2023). Kerentanan Sosial Ekonomi terhadap Bencana Banjir di Hilir DAS Citanduy Bagian Barat Kabupaten Pangandaran Jawa Barat. Media Komunikasi Geografi, 24(2), 189–205. https://doi.org/10.23887/mkg.v24i2.66370
  13. Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2024 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bondowoso Tahun 2024 - 2044, Pub. L. No. 3 (2024). https://jdih.bondowosokab.go.id/produk-hukum/peraturan-daerah-nomor-3-tahun-2024-tentangrencana-tata-ruang-wilayah-kabupaten-bondowoso-tahun-2024-244
  14. Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 02 Tahun 2012 Tentang Pedoman Umum Pengkajian Risiko Bencana, Pub. L. No. 2, 1 (2012). https://bpba.acehprov.go.id/media/2022.09/perka_951.pdf
  15. Pinos, J., & Timbe, L. (2020). Mountain Riverine Floods in Ecuador: Issues, Challenges, and Opportunities. Frontiers in Water, 2. https://doi.org/10.3389/frwa.2020.545880
  16. Putranto, A. (2020). Banjir Terparah dalam 20 Tahun Terakhir. Kompas.Id. https://www.kompas.id/artikel/banjir-terparah-dalam-20-tahun-terakhir
  17. Rahmanizah, T., Kantun, S., Mujib, M. A., Yushardi, Y., & Pangastuti, E. I. (2023). Analisis Tingkat Kerawanan Banjir Bandang dengan Metode Analytical Hierarchy Process di Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Majalah Pembelajaran Geografi, 6(1), 22. https://doi.org/10.19184/pgeo.v6i1.37731
  18. Rahmawati, L., Febrian, W. D., Fachruzzaki, Mardiyati, S., Lengam, R., Dody, I. P., & Suarnatha. (2024). Pengembangan Sistem Informasi Geografis (SIG) Untuk Analisis Spasial Dalam Pengambilan Keputusan. EXPERT: Jurnal Manajemen Sistem Informasi Dan Teknologi, 1(1), 4058–4068
  19. Ramadhan, W., Dewi, I. K., & Mulyawati, L. S. (2024). Kapasitas Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Banjir di Desa Bojong. JENDELA KOTA: Jurnal Perencanaan Dan Pengembangan Wilayah Dan Kota, 1(1), 41–51
  20. Rawie, Y., & Rofii, D. A. N. M. S. (2024). Analisis kebijakan bantuan internasional bencana alam dalam dinamika ketahanan nasional dengan pendekatan delphi. Journal of National Paradigm-Based Resilience Strategy, 1(1), 15–29
  21. Rustinsyah, R., & Prasetya, D. A. (2023). Stakeholders engagement in emergency response of flood disasters management in District Ijen, Bondowoso Regency, Indonesia. Jurnal Sosiologi Dialektika, 18(2), 149–164. https://doi.org/10.20473/jsd.v18i2.2023.149-164
  22. Susanti, D. R., Putra, A. M., & Darmawan, M. I. (2023). Analisis Tingkat Bahaya Banjir Bandang Kecamata Sambelia. Environmental Technology Journal, 1(2), 104–115
  23. Ujung, A. T., Laila Nugraha, A., & Sugiastu Firdaus, H. (2019). Kajian Pemetaan Risiko Bencana Banjir Kota Semarang Dengan Menggunakan Sistem Informasi Geografis. Jurnal Geodesi Undip Oktober, 8(4), 154–164

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-09-05 02:29:59

No citation recorded.