skip to main content

Kelimpahan Mikroplastik dalam Sedimen Mangrove di Sepanjang Sungai Somber Kota Balikpapan

1Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Mulawarman, Indonesia

2Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Mulawarman, Indonesia

3Department of Marine Science, Mulawarman University. Jl. Gunung Tabur No 1, Kampus Gunung Kelua, Samarinda. East Kalimantan, Indonesia

Received: 25 Oct 2025; Revised: 13 Aug 2026; Accepted: 14 Aug 2026; Available online: 30 Aug 2026; Published: 1 Sep 2026.
Editor(s): Budi Warsito

Citation Format:
Abstract
Pencemaran mikroplastik merupakan salah satu ancaman serius terhadap ekosistem perairan. Selain perairan, mikroplastik juga dapat mencemari sedimen di wilayah pesisir, salah satunya di Sungai Somber, Balikpapan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan jenis, kelimpahan, sebaran, dan tingkat pencemaran mikroplastik pada sedimen mangrove di sepanjang Sungai Somber, Kota Balikpapan. Sampel sedimen pada bagian permukaan (± 30 cm) diambil dari 10 stasiun (hulu-hilir) yang berbeda menggunakan sekop tangan, dan dianalisis menggunakan metode flotasi NaCl jenuh. Mikroplastik pada sedimen diidentifikasi dengan metode inspeksi visual mikroskopis. Ditemukan empat jenis mikroplastik pada sedimen, yaitu fragmen (1.733,33 partikel/kg), film (600,00 partikel/kg), fiber (6.166,67 partikel/kg), dan granul (233,33 partikel/kg). Kelimpahan mikroplastik pada sedimen berkisar 367 170 partikel/100 gr, dengan rata-rata 87,33 ± 46,74 partikel/100 gr, dan didominasi oleh fragmen (70%). Secara spasial, kelimpahan tidak menunjukkan pola linier yang konsisten dari hulu ke hilir; kelimpahan tertinggi ditemukan di bagian tengah (Stasiun 6 dan 7) yang berada di dekat aktivitas antropogenik, sedangkan di bagian hilir (Stasiun 8 10) kelimpahan cenderung lebih rendah. Analisis regresi linier menunjukkan hubungan yang lemah dan tidak signifikan secara statistik antara kelimpahan mikroplastik dan jarak dari hulu (r = 0,45; R² = 0,199; p > 0,05). Nilai Indeks Beban Pencemaran (PLI = 1,998) mengindikasikan tingkat risiko kontaminasi yang sangat rendah. Meskipun demikian, temuan ini menunjukkan perlunya pengelolaan limbah yang lebih terarah, khususnya di stasiun dengan kelimpahan relatif tinggi (Stasiun 6 dan 7), serta pemantauan berkala untuk mendukung kelestarian ekosistem Sungai Somber.
Keywords: Antropogenik; Bakau; Pollution Load Index; Sungai

Article Metrics:

  1. Adjornor, B. Y., Han, B., Zahran, E. M., Pichtel, J., & Wood, R. (2024). Transport and Deposition of Microplastics at the Water–Sediment Interface: A Case Study of the White River near Muncie, Indiana. Hydrology, 11(9), 141. https://doi.org/10.3390/hydrology11090141
  2. Anić-Vučinić, A., Turk, D., & Bek, A. (2025). Macroissues with Microplastics: A Review on Distribution, Environmental Impacts, Pollutant Interactions, Toxicity, Analytical Methodology and Mitigation Strategies. In Applied Sciences (Switzerland) (Vol. 15, Issue 7, p. 4057). MDPI. https://doi.org/10.3390/app15074057
  3. Apriani, A., Akbar, A. A., & Jumiati, J. (2022). Valuasi Ekosistem Mangrove di Pesisir Kayong Utara, Kalimantan Barat. Jurnal Ilmu Lingkungan, 20(3), 553–562. https://doi.org/10.14710/jil.20.3.553-562
  4. Azizah, P., Ridlo, A., & Suryono, C. A. (2020). Mikroplastik pada sedimen di Pantai Kartini Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Journal of Marine Research, 9(3), 326–332. https://doi.org/10.14710/jmr.v9i3.28197
  5. Bahri, S., Nufus, H., Heriansyah, H., & Isbah, F. (2025). Study on the type and density of marine debris at Lhok Bubon Beach, West Aceh. Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan, 7(1), 8–12. https://doi.org/10.51179/jipsbp.v7i1.2740
  6. Basri K, S., K, B., Syaputra, E. M., & Handayani, S. (2021). Microplastic Pollution in Waters and its Impact on Health and Environment in Indonesia: A Review. Journal of Public Health for Tropical and Coastal Region, 4(2), 63–77. https://doi.org/10.14710/jphtcr.v4i2.10809
  7. Chen, X., Zhang, P., Lu, J., Chen, Y., & Zhang, J. (2025). Hydrology Modulates the Microplastics Composition and Transport Flux Across the River–Sea Interface in Zhanjiang Bay, China. Journal of Marine Science and Engineering, 13(3), 428. https://doi.org/10.3390/jmse13030428
  8. Damanik, D. A., Widada, S., & Widiaratih, R. (2024). Analisis Konsentrasi Dan Sebaran Mikroplastik Di Muara Sungai Bedahan, Wonokerto, Kabupaten Pekalongan. Indonesian Journal of Oceanography, 6(4), 344–356. https://doi.org/10.14710/ijoce.v6i4.24673
  9. Farras Abida Lestari, Masitah, Jailani, & Nasution, R. (2024). Identifikasi Mikroplastik Pada Beberapa Jenis Ikan Di Sungai Manggar Balikpapan Sebagai Daerah Penyangga Ikn. Jurnal Biosense, 7(02), 237–250. https://doi.org/10.36526/biosense.v7i02.4216
  10. Febmeliyani, T. (2022). Identifikasi Keberadaan Mikroplastik Pada Perairan Di Sungai Winongo, DI Yogyakarta. In Universitas Islam Indonesia
  11. Firmansyah, Y. W., Fuadi, M. F., Ramadhansyah, M. F., Sugiester S, F., Widyantoro, W., Lewinsca, M. Y., Diyana, S., Marliana, N. I. V., Arumdani, I. S., Pratama, A. Y., Azhari, D., Sukaningtyas, R., & Hardiyanto, A. (2021). Keberadaan Plastik di Lingkungan, Bahaya terhadap Kesehatan Manusia, dan Upaya Mitigasi: Studi Literatur. Jurnal Serambi Engineering, 6(4), 2279–2285. https://doi.org/10.32672/jse.v6i4.3471
  12. Gewert, B., Plassmann, M. M., & Macleod, M. (2015). Pathways for Degradation of Plastic Polymers Floating in the Marine Environment. In Environmental Sciences: Processes and Impacts (Vol. 17, Issue 9, pp. 1513–1521). Royal Society of Chemistry. https://doi.org/10.1039/c5em00207a
  13. Govender, J., Naidoo, T., Rajkaran, A., Cebekhulu, S., Bhugeloo, A., & Naidoo, S. (2020). Towards Characterising Microplastic Abundance, Typology and Retention in Mangrove-Dominated Estuaries. Water (Switzerland), 12(10), 2802. https://doi.org/10.3390/w12102802
  14. Hanif, K. H., Suprijanto, J., & Pratikto, I. (2021). Identifikasi Mikroplastik di Muara Sungai Kendal, Kabupaten Kendal. Journal of Marine Research, 10(1), 1–6. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jmr/article/view/26832
  15. Hotijah, S., Nugrayani, D., Hastuti, D. W. B., & HIDAYATI, N. V. (2024). Kajian Sebaran Dan Tingkat Pencemaran Logam Berat Timbal (Pb) Pada Sedimen: Studi Kasus Sungai Pelus, Banyumas, Jawa Tengah. Jurnal Perikanan Unram, 13(4), 1201–1213. https://doi.org/10.29303/jp.v13i4.710
  16. Kastilon, K., Novianto Saputra, D., Ritonga, A. I., Reflis, R., & Satria P. Utama. (2024). Dampak Mikroplastik terhadap Ekosistem Pesisir: Sebuah Telaah Pustaka. INSOLOGI: Jurnal Sains Dan Teknologi, 3(3), 352–358. https://doi.org/10.55123/insologi.v3i3.3628
  17. Laila, Q. N., Purnomo, P. W., & Jati, O. E. (2020). Kelimpahan Mikroplastik Pada Sedimen Di Desa Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang. Jurnal Pasir Laut, 4(1), 28–35. https://doi.org/10.14710/jpl.2020.30524
  18. Liang, T., Ho, Y. W., Wang, Q., Wang, P., Sun, S., Fang, J. K. H., & Liu, X. (2024). Distribution and Risk Assessment of Microplastics in Water, Sediment and Brine Shrimps in a Remote Salt Lake on the Tibetan Plateau, China. Journal of Hazardous Materials, 476(April), 134959. https://doi.org/10.1016/j.jhazmat.2024.134959
  19. Markley, L. A. T., Driscoll, C. T., Hartnett, B., Mark, N., Cárdenas, A. M., & Hapich, H. (2024). Guide for the Visual Identification and Classification of Plastic (Issue January). Syracuse University
  20. Meijer, L. J. J., van Emmerik, T., van der Ent, R., Schmidt, C., & Lebreton, L. (2021). More than 1000 Rivers Account for 80% of Global Riverine Plastic Emissions Into the Ocean. Science Advances, 7(18), eaaz5803. https://doi.org/10.1126/sciadv.aaz5803
  21. Pamungkas, N. A. G., Hartati, R., Redjeki, S., Riniatsih, I., Suprijanto, J., Supriyo, E., & Widianingsih, W. (2022). Karakteristik Mikroplastik pada Sedimen dan Air laut di Muara Sungai Wulan Demak. Jurnal Kelautan Tropis, 25(3), 421–431. https://doi.org/10.14710/jkt.v25i3.14923
  22. Pospíšil, J., Habicher, W. D., Zweifel, H., Pilar̃, J., Nešpůrek, S., & Piringer, O. G. (2002). Antioxidants as Sources of Plastics Discoloration: Structural Effects. Polymers and Polymer Composites, 10(1), 37–47. https://doi.org/10.1177/096739110201000103
  23. Putri, R., Rafi’i, A., & Ghitarina. (2023). Kandungan Mikroplastik pada Sedimen di Wilayah pesisir Pantai Monpera Kota Balikpapan Kalimantan Timur. Tropical Aquatic Sciences, 2(2), 191–195. https://doi.org/10.30872/tas.v2i2.773
  24. Ritonga, I. R., Eryati, R., Manukrante, A., & Muthy, N. A. (2025). Perbandingan Kelimpahan Plankton Dan Mikroplastik Di Perairan Manggar Kota Balikpapan. Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology, 21(2), 88–96. https://doi.org/10.14710/ijfst.21.2.88-96
  25. Senoaji, G., & Hidayat, M. F. (2017). The Role of Mangrove Ecosystem in the Coastal City of Bengkulu in Mitigating Global Warming through Carbon Sequestration. Jurnal Manusia Dan Lingkungan, 23(3), 327. https://doi.org/10.22146/jml.18806
  26. Siwolo, A. B., Prianto, E., & Adriman, A. (2024). Identifikasi Jenis dan Kelimpahan Sampah Laut pada Kawasan Ekowisata Mangrove Sungai Bersejarah di Desa Kayu Ara Permai Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak. South East Asian Water Resources Management, 2(1), 1–12. https://doi.org/10.61761/seawarm.2.1.1-12
  27. Suidarma, I. M., & Antini, N. L. A. S. (2023). Penerapan Ecobrick Sebagai Solusi dalam Mengurangi Jumlah Sampah Plastik di Desa Pemogan. JPPM (Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat), 7(1), 157. https://doi.org/10.30595/jppm.v7i1.9918
  28. Syafira, A. R., Ritonga, I. R., Paputungan, M. S., & Suryana, I. (2023). Analisis kandungan Timbal (Pb) pada sedimen mangrove di kawasan Mangrove Center Graha Indah, Balikpapan, Kalimantan Timur. Jurnal Perikanan Unram, 13(1), 220–231. https://doi.org/10.29303/jp.v13i1.465
  29. Talukdar, A., Kundu, P., Bhattacharjee, S., Dey, S., Dey, A., Biswas, J. K., Chaudhuri, P., & Bhattacharya, S. (2023). Microplastics in mangroves with special reference to Asia: Occurrence, distribution, bioaccumulation and remediation options. Science of the Total Environment, 904(July), 166165. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2023.166165
  30. Tan, E., & Mohd Zanuri, N. B. (2023). Abundance and Aistribution of Microplastics in Tropical Estuarine Mangrove Areas Around Penang, Malaysia. Frontiers in Marine Science, 10, 1148804. https://doi.org/10.3389/fmars.2023.1148804
  31. Taylor, B., Ofori, K. F., Parsaeimehr, A., Akdemir Evrendilek, G., Attarwala, T., & Ozbay, G. (2025). Exploring the Complexities of Seafood: From Benefits to Contaminants. In Foods (Vol. 14, Issue 9, p. 1461). MDPI. https://doi.org/10.3390/foods14091461
  32. Wulandari, M., Prasaningtyas, A., Ma’arij Harfadli, M., & Handayani, A. M. (2021). Distribution of Microplastic at Sediment on Balikpapan Coastal Area. Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi Dan Pengembangan Teknik Lingkungan, 18(1), 153–160. https://doi.org/10.14710/presipitasi.v18i1.153-160
  33. Yona, D., Di Prikah, F. A., & As’adi, M. A. (2020). Identifikasi dan Perbandingan Kelimpahan Sampah Plastik Berdasarkan Ukuran pada Sedimen di Beberapa Pantai Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Jurnal Ilmu Lingkungan, 18(2), 375–383. https://doi.org/10.14710/jil.18.2.375-383
  34. Zega, A., Susanti, N. M., Tillah, R., & Laoli, D. (2024). Innovative Strategies In The Face Of Ecosystem Degradation : An Updated Assessment Of The Vital Role Of Mangrove Forests In Environmental Conservation. Jurnal Ilmu Peternakan, Ilmu Perikanan, Ilmu Kedokteran Hewan, 2(2), 71–83
  35. Zhu, F., Zhu, C., Wang, C., & Gu, C. (2019). Occurrence and Ecological Impacts of Microplastics in Soil Systems: A Review. Bulletin of Environmental Contamination and Toxicology, 102(6), 741–749. https://doi.org/10.1007/s00128-019-02623-z

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-10-16 08:55:46

No citation recorded.