1Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Mulawarman, Indonesia
2Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Mulawarman, Indonesia
3Department of Marine Science, Mulawarman University. Jl. Gunung Tabur No 1, Kampus Gunung Kelua, Samarinda. East Kalimantan, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{JIL78810, author = {Louisa Sumale and Mohammad Paputungan and Iwan Suyatna and Hamdhani Hamdhani and Irwan Ritonga}, title = {Kelimpahan Mikroplastik dalam Sedimen Mangrove di Sepanjang Sungai Somber Kota Balikpapan}, journal = {Jurnal Ilmu Lingkungan}, volume = {24}, number = {4}, year = {2026}, keywords = {Antropogenik; Bakau; Pollution Load Index; Sungai}, abstract = {Pencemaran mikroplastik merupakan salah satu ancaman serius terhadap ekosistem perairan. Selain perairan, mikroplastik juga dapat mencemari sedimen di wilayah pesisir, salah satunya di Sungai Somber, Balikpapan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan jenis, kelimpahan, sebaran, dan tingkat pencemaran mikroplastik pada sedimen mangrove di sepanjang Sungai Somber, Kota Balikpapan. Sampel sedimen pada bagian permukaan (± 30 cm) diambil dari 10 stasiun (hulu-hilir) yang berbeda menggunakan sekop tangan, dan dianalisis menggunakan metode flotasi NaCl jenuh. Mikroplastik pada sedimen diidentifikasi dengan metode inspeksi visual mikroskopis. Ditemukan empat jenis mikroplastik pada sedimen, yaitu fragmen (1.733,33 partikel/kg), film (600,00 partikel/kg), fiber (6.166,67 partikel/kg), dan granul (233,33 partikel/kg). Kelimpahan mikroplastik pada sedimen berkisar 367 170 partikel/100 gr, dengan rata-rata 87,33 ± 46,74 partikel/100 gr, dan didominasi oleh fragmen (70%). Secara spasial, kelimpahan tidak menunjukkan pola linier yang konsisten dari hulu ke hilir; kelimpahan tertinggi ditemukan di bagian tengah (Stasiun 6 dan 7) yang berada di dekat aktivitas antropogenik, sedangkan di bagian hilir (Stasiun 8 10) kelimpahan cenderung lebih rendah. Analisis regresi linier menunjukkan hubungan yang lemah dan tidak signifikan secara statistik antara kelimpahan mikroplastik dan jarak dari hulu (r = 0,45; R² = 0,199; p > 0,05). Nilai Indeks Beban Pencemaran (PLI = 1,998) mengindikasikan tingkat risiko kontaminasi yang sangat rendah. Meskipun demikian, temuan ini menunjukkan perlunya pengelolaan limbah yang lebih terarah, khususnya di stasiun dengan kelimpahan relatif tinggi (Stasiun 6 dan 7), serta pemantauan berkala untuk mendukung kelestarian ekosistem Sungai Somber.}, pages = {870--878} doi = {10.14710/jil.24.4.870-878}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/78810} }
Refworks Citation Data :
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-10-16 08:55:46
View My Stats
JURNAL ILMU LINGKUNGAN ISSN:1829-8907 by Graduate Program of Environmental Studies, School of Postgraduate Studies is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. Based on a work at www.undip.ac.id.