Departmen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Andalas, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{JIL81227, author = {Muhammad Janra and Rihadatul Aisyah and Ibrahim Fauzi and Negri Alfajri}, title = {Struktur dan Komposisi Komunitas Odonata pada Aliran Sungai Hutan Primer dan Sekunder di Hutan Pendidikan dan Penelitian Biologi, Universitas Andalas}, journal = {Jurnal Ilmu Lingkungan}, volume = {24}, number = {3}, year = {2026}, keywords = {Odonata; sungai hutan; indeks ekologi, vegetasi riparian; bioindikator}, abstract = {Odonata merupakan kelompok serangga akuatik-terestrial yang banyak dimanfaatkan sebagai indikator kualitas lingkungan perairan karena siklus hidupnya sangat bergantung pada kondisi habitat sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika komunitas Odonata pada aliran sungai dengan perbedaan karakter vegetasi riparian, yaitu hutan sekunder dan hutan primer, di kawasan Hutan Pendidikan dan Penelitian Biologi (HPPB) Universitas Andalas. Survei dilakukan pada periode Agustus hingga November 2019 menggunakan metode transect point count, dengan tiga kali pengamatan pada sungai hutan sekunder (Sec1, Sec2, dan Sec3) serta satu kali pengamatan pada sungai hutan primer (Prim). Struktur komunitas dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman Shannon–Wiener (H′), indeks dominansi Simpson (D), indeks kemerataan (E), serta indeks kelimpahan relatif (RAI). Secara keseluruhan, tercatat 15 spesies Odonata yang berasosiasi dengan habitat sungai, terdiri atas 11 spesies Zygoptera dan 4 spesies Anisoptera. Pada sungai hutan sekunder, nilai H′ masing-masing tercatat sebesar 1,49 pada Sec1, 1,53 pada Sec2, dan 1,40 pada Sec3, dengan nilai D sebesar 0,28, 0,30, dan 0,36 serta nilai E sebesar 0,77, 0,67, dan 0,61. Komunitas Odonata pada habitat sekunder didominasi oleh Heliocypha angusta angusta dengan nilai RAI sebesar 43,90% pada Sec1, 45,45% pada Sec2, dan 54,70% pada Sec3. Pada sungai hutan primer, struktur komunitas menunjukkan nilai H′ sebesar 1,47, nilai D sebesar 0,26, dan nilai E sebesar 0,91, dengan spesies dominan Euphaea modigliani yang memiliki nilai RAI tertinggi sebesar 35,71%. Perbedaan nilai indeks ekologi dan RAI antar habitat menunjukkan pengaruh kuat struktur vegetasi riparian terhadap komposisi, dominansi, dan kestabilan komunitas Odonata, serta menegaskan pentingnya sungai hutan primer bagi konservasi spesies sensitif dan sungai hutan sekunder sebagai habitat pendukung spesies toleran.}, pages = {778--785} doi = {10.14710/jil.24.3.%p}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/81227} }
Refworks Citation Data :
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-08-11 22:32:20
View My Stats
JURNAL ILMU LINGKUNGAN ISSN:1829-8907 by Graduate Program of Environmental Studies, School of Postgraduate Studies is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. Based on a work at www.undip.ac.id.