1Marine Science Major, Fishery and Marine Faculty University ofKhairun, Ternate, Indonesia
2Marine Science Departement, Fishery and Marine Faculty, Khairun University, Indonesia
31. Marine Science Departement, Fishery and Marine Faculty, Khairun University, Indonesia
4 2. Scuba Diving Unkhair, Indonesia
5 1. Marine Science Departement, Fishery and Marine Science Faculty, Khairun University, Indonesia
6 2. Scuba Diving UNKHAIR, Indonesia
7 Marine Science Departemen, Fishery and Marine Faculty, Khairun University, Indonesia
8 Marine Science Departement, Fishery and Marine Science Faculty, Khairun University, Indonesia
9 Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun Ternate, Indonesia
10 Scuba Diving Universitas Khairun, Indonesia, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{JIL83737, author = {Abdul Siolimbona and Irmalita Tahir and Nebuchadnezzar Akbar and Firdaut Ismail and Abdurrahman Baksir and Eko Wibowo and Najamuddin Najamuddin and Abdul Angkotasan and Ikbal Marus and Denny Sihite and Muhammad Furqan and Muhammad Gaffar and Yunan Restu and Rustam Paembonan}, title = {Sebaran Ikan Karang Berdasarkan Tutupan Karang dan Kedalaman di Perairan Pulau Ternate, Maluku Utara}, journal = {Jurnal Ilmu Lingkungan}, volume = {24}, number = {6}, year = {2026}, keywords = {Sebaran; Ikan Karang; Tutupan Karang; LIT; UVC; Regresi Linier; Pulau Vulkanik}, abstract = {Ikan karang merupakan biota laut terbanyak yang melakukan asosiasi dengan terumbu karang. Bentuk pertumbuhan karang seperti tabulate, branching, massif, Submassif, Foliose dan lainnya dimanfaatkan oleh ikan karang sebagai tempat mencari makan, pembesaran, dan bersembunyi dari predator. Rusaknya terumbu karang dapat mengakibatkan berkurangnya kehadiran ikan karang sebagai dampak hilangnya tempat berteduh dan mencari makan. Sebaran ikan karang juga sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan seperti kedalaman, kecerahan, arus dan suhu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran ikan karang berdasarkan tutupan terumbu karang, kedalaman dan kualitas perairan laut di Pulau Ternate. Penelitian ini dilaksanakan di tiga lokasi yaitu di Pantai Fitu, Pantai Taman Nukila, dan Pantai Jikomalamo di sekitar Pulau Ternate. Pengambilan data dilakukan pada kedalaman 3, 5 dan 10 meter. Teknik pengambilan data karang dilakukan dengan menggunakan metode Line Intercept Transect (LIT). Pengambilan data ikan karang dilakukan dengan menggunakan metode Underwater Visual Census (UVC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase tutupan karang hidup di setiap stasiun berkisar antara 19,32 – 63, 88%. Kelimpahan ikan karang berkisar antara 10, 88 – 107,04 ekor. Hubungan antara tutupan karang dan kelimpahan ikan karang yaitu hubungan positif. Hubungan kedalaman dengan kelimpahan ikan karang adalah negatif. Nilai P-value kedua variable terhadap kelimpahan ikan karang lebih besar dari 0,005 sehingga dinyatakan tidak signifikan. Parameter perairan berupa suhu, salinitas, pH dan kecepatan arus mendukung kehidupan karang dan ikan karang di semua stasiun.}, pages = {1531--1538} doi = {10.14710/jil.24.6.1531-1538}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/83737} }
Refworks Citation Data :
Note: This article has supplementary file(s).
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-11-06 21:28:57
View My Stats
JURNAL ILMU LINGKUNGAN ISSN:1829-8907 by Graduate Program of Environmental Studies, School of Postgraduate Studies is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. Based on a work at www.undip.ac.id.