skip to main content

Efektivitas Implementasi Sistem Amdalnet dalam Proses Percepatan Persetujuan Lingkungan dan Transformasi Digital

Program Studi Manajemen Lingkungan, Sekolah Pascasarjana, Universitas Pakuan, Indonesia

Received: 18 May 2026; Revised: 3 Sep 2026; Accepted: 4 Sep 2026; Available online: 29 Sep 2026; Published: 30 Sep 2026.
Editor(s): Budi Warsito

Citation Format:
Abstract
Percepatan pembangunan industri di Indonesia mendorong kebutuhan terhadap sistem pengelolaan lingkungan yang efektif, efisien, dan akuntabel. Sebagai bagian dari reformasi persetujuan lingkungan, Amdalnet dikembangkan sebagai platform digital untuk mendukung proses penilaian dokumen lingkungan dan transformasi tata kelola lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keberhasilan implementasi Amdalnet pada fase implementasi penuh dalam mendukung efektivitas dan efisiensi proses persetujuan lingkungan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 104 pengguna Amdalnet pada periode Februari 2024–Juli 2025. Analisis dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) berdasarkan model keberhasilan sistem informasi DeLone dan McLean yang mencakup kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, penggunaan sistem, kepuasan pengguna, dan net benefit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas sistem berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna (β = 0,492; p < 0,001) dan penggunaan sistem (β = 0,310; p = 0,035). Kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan sistem (β = 0,251; p = 0,041), sedangkan kualitas informasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna (β = 0,279; p = 0,064) maupun penggunaan sistem (β = 0,285; p = 0,084). Selanjutnya, kepuasan pengguna berpengaruh kuat terhadap net benefit (β = 0,730; p < 0,001), sedangkan penggunaan sistem juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap net benefit (β = 0,205; p = 0,039). Model mampu menjelaskan 76,2% variasi kepuasan pengguna (R² = 0,762), 64,0% variasi penggunaan sistem (R² = 0,640), dan 83,2% variasi net benefit (R² = 0,832). keberhasilan Amdalnet tidak terutama ditentukan oleh kualitas informasi, tetapi oleh kualitas teknis sistem, dukungan layanan, penggunaan, dan kepuasan pengguna. Temuan ini memberikan kontribusi empiris bahwa pada sistem persetujuan lingkungan yang bersifat wajib, keberhasilan transformasi digital lebih bergantung pada keandalan dan usability sistem serta pengalaman pengguna dalam menghasilkan manfaat organisasi.
Keywords: Amdalnet; Transformasi Digital; Persetujuan Lingkungan; DeLone and McLean Model; PLS-SEM

Article Metrics:

  1. Akhirul, A., Rahman, A., & Putri, D. A. 2020. Population growth, urbanization, and environmental pressure in developing countries
  2. Alfarizi, M. 2024. Implementasi e-government dalam pelayanan publik perizinan berbasis risiko di Indonesia. Jurnal Administrasi Publik, 14(2): 115–129
  3. Arikunto, S., & Jabar, C. S. A. 2009. Evaluasi Program Pendidikan: Pedoman Teoretis Praktis bagi Mahasiswa dan Praktisi Pendidikan. Bumi Aksara
  4. Argyris, C. 1998. Empowerment: The Emperor’s New Clothes. Harvard Business Review Press
  5. Ayuni, N. W. D., Dewi, K. C., & Suwintana, K. 2019. Human organization technology fit (HOT-Fit) as evaluation model in e-learning system of Politeknik Negeri Bali. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 354: 133–141
  6. Badan Koordinasi Penanaman Modal. 2023. Laporan Kinerja Pelayanan Perizinan Berusaha melalui OSS. BKPM Republik Indonesia
  7. Borman, R. I., Rosidi, A., & Arief, M. R. 2012. Evaluasi penerapan sistem informasi manajemen kepegawaian (SIMPEG) dengan pendekatan HOT-Fit model. Jurnal Teknologi Informasi, 7(20): 1–10
  8. Chin, W. W., & Todd, P. A. 1995. On the use, usefulness, and ease of use of structural equation modeling in MIS research: A note of caution. MIS Quarterly, 19(2): 237–246
  9. Daris, Y., & Yusuf, M. 2018. Analisis Data Penelitian: Teori dan Aplikasi dalam Bidang Perikanan. IPB Press
  10. David, F. R. 2011. Strategic Management: Concepts and Cases. 13th ed. Pearson Education
  11. David, F. R., & David, F. R. 2017. Strategic Management: A Competitive Advantage Approach. 16th ed. Pearson
  12. Davis, F. D. 1989. Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3): 319–340
  13. DeLone, W. H., & McLean, E. R. 2003. The DeLone and McLean model of information systems success: A ten-year update. Journal of Management Information Systems, 19(4): 9–30
  14. Dewi, R. K., Prasetyo, A., & Nugroho, S. 2025. Digitalisasi perizinan berusaha melalui OSS-RBA dalam perspektif tata kelola pemerintahan. Jurnal Kebijakan Publik, 16(1): 45–61
  15. Dishaw, M. T., Strong, D. M., & Bandy, D. B. 2002. Extending the task-technology fit model with self-efficacy constructs. Proceedings of the Americas Conference on Information Systems
  16. Fadilah, N. 2025. Reformasi perizinan berusaha dan implikasinya terhadap iklim investasi di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 26(1): 77–92
  17. Ghozali, I. 2016. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 23. Edisi 8. Badan Penerbit Universitas Diponegoro
  18. Gil-García, J. R., Dawes, S. S., & Pardo, T. A. 2018. Digital government and public management research: Finding the crossroads. Public Management Review, 20(5): 633–646
  19. Goundar, S. 2013. Cloud-based environmental impact assessment expert system: A case study of Fiji. Journal of Artificial Intelligence and Expert System, 4: 45–61
  20. Hadi, S., Wibowo, T., & Rahman, A. 2023. Environmental governance reform and sustainable development in Indonesia. Journal of Environmental Policy and Planning, 25(3): 412–428
  21. Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. 2014. A Primer on Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Sage
  22. Hamid, R. S., & Anwar, S. M. 2019. Structural Equation Modeling (SEM) Berbasis Varian. Inkubator Penulis Indonesia
  23. Howlett, M. 2009. Policy Analytical Capacity and Evidence-Based Policy-Making. Oxford University Press
  24. Husein, A. S. 2015. Penelitian Bisnis dan Manajemen Menggunakan PLS dengan SmartPLS 3.0. Universitas Brawijaya
  25. Janssen, M., & van den Hoven, J. 2020. Big and open linked data in government. Government Information Quarterly, 37(1): 101414
  26. Janssen, M., van der Voort, H., & Wahyudi, A. 2017. Factors influencing big data decision-making quality. Journal of Business Research, 70: 338–345
  27. Jogiyanto, H. M. 2011. Konsep dan Aplikasi Structural Equation Modeling Berbasis Varian dalam Penelitian Bisnis. UPP STIM YKPN
  28. Kshetri, N. 2021. Cybersecurity Management: An Organizational and Strategic Approach. University of Toronto Press
  29. Manalu, R. 2024. Evaluasi implementasi OSS-RBA sebagai instrumen reformasi birokrasi perizinan. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 12(2): 201–218
  30. Mergel, I., Edelmann, N., & Haug, N. 2019. Defining digital transformation. Government Information Quarterly, 36(4): 101385
  31. Mintzberg, H. 1979. The Structuring of Organizations. Prentice Hall
  32. Morgan, R. K. 2020. Environmental impact assessment: The state of the art. Impact Assessment and Project Appraisal, 38(2): 91–98
  33. Nash, J., & Steinzor, R. 2017. Regulatory innovation in environmental governance. Harvard Environmental Law Review, 41(1): 1–45
  34. Noble, B. F. 2015. Introduction to Environmental Impact Assessment. Oxford University Press
  35. Permana, D., & Mudiyanti, R. 2021. Analisis model pengukuran pada penelitian sistem informasi menggunakan PLS-SEM. Jurnal Sistem Informasi, 17(2): 120–134
  36. Petter, S., DeLone, W., & McLean, E. 2008. Measuring information systems success. European Journal of Information Systems, 17(3): 236–263
  37. Pope, J., Bond, A., & Morrison-Saunders, A. 2017. Advancing impact assessment theory. Environmental Impact Assessment Review, 62: 1–7
  38. Purnama, E. 2003. Desentralisasi kewenangan AMDAL dalam perspektif otonomi daerah. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 10(24): 87–102
  39. Rai, A., Lang, S. S., & Welker, R. B. 2002. Assessing IS success models. Information Systems Research, 13(1): 50–69
  40. Romianingsih, R. 2019. Implementasi OSS dalam perizinan lingkungan hidup di Indonesia. Jurnal Administrasi Negara, 25(3): 213–229
  41. Sachs, J. D. 2015. The Age of Sustainable Development. Columbia University Press
  42. Seddon, P. B. 1997. A respecification of DeLone and McLean model. Information Systems Research, 8(3): 240–253
  43. Sudarwanto, A., & Kharisma, D. B. 2020. Reformasi regulasi perizinan usaha di Indonesia. Jurnal Legislasi Indonesia, 17(4): 451–468
  44. Sukananda, S. 2020. Kualitas dokumen AMDAL dan penegakan hukum lingkungan. Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia, 7(1): 23–41
  45. Syafni, S., Yonariza, & Afrizal. 2018. Evaluasi efektivitas AMDAL dalam pengelolaan lingkungan hidup. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 14(1): 55–66
  46. Urbach, N., & Müller, B. 2012. The updated DeLone and McLean model. Springer
  47. Wirtz, B. W., Weyerer, J. C., & Geyer, C. 2019. Artificial intelligence in the public sector. International Journal of Public Administration, 42(7): 596–615

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-09-30 17:12:44

No citation recorded.