1Biomedical Science Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
2Departemen Mikrobiologi, Perusahaan Farmasi Nasional, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
3Department of Microbiology, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{JIL86107, author = {Salamah Ashima Rahmah and Ary Sri Astuti and Khusni Yahya and Endang Sri Lestari and Stefani Candra Firmanti}, title = {Respons Nilai BOD₅ Terhadap Bioaugmentasi Pseudomonas aeruginosa dan Bacillus subtilis, Penambahan Molase, serta Kombinasi P. aeruginosa–molase pada Limbah Cair Industri Farmasi}, journal = {Jurnal Ilmu Lingkungan}, volume = {24}, number = {5}, year = {2026}, keywords = {Biochemical Oxygen Demand (BOD₅); bioaugmentasi; limbah cair industri farmasi; molase; Bacillus subtilis; Pseudomonas aeruginosa}, abstract = { Limbah cair industri farmasi mengandung bahan organik yang dapat meningkatkan kebutuhan oksigen biologis dan berpotensi menurunkan kualitas lingkungan perairan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi respons Biochemical Oxygen Demand (BOD₅) terhadap bioaugmentasi Pseudomonas aeruginosa , Bacillus subtilis , penambahan molase, serta kombinasi P. aeruginosa dan molase pada limbah cair industri farmasi. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan sampel limbah dari outlet IPAL industri farmasi yang diambil pada minggu berbeda untuk setiap tahap pengujian. Bioaugmentasi dilakukan pada konsentrasi 0,25; 0,50; dan 1,00 McFarland, sedangkan molase diberikan pada konsentrasi 0,50; 1,00; dan 2,00 g/L. Perlakuan kombinasi menggunakan P. aeruginosa 0,50 McFarland dengan molase 0,25 dan 0,50 g/L. BOD₅ diukur menggunakan metode Winkler dan dianalisis menggunakan One-Way ANOVA serta uji LSD pada taraf 5%. P. aeruginosa menghasilkan BOD₅ lebih rendah dibandingkan kontrol, tetapi ketiga konsentrasi inokulum tidak berbeda nyata. Sebaliknya, B. subtilis dan molase secara tunggal menghasilkan BOD₅ lebih tinggi dibandingkan kontrol. Perlakuan kombinasi menghasilkan BOD₅ lebih rendah dibandingkan kontrol, sedangkan kedua konsentrasi molase tidak berbeda nyata. Hasil menunjukkan bahwa respons BOD₅ berbeda bergantung pada jenis perlakuan dan kondisi pengujian, sehingga penerapan bioaugmentasi perlu mempertimbangkan karakteristik limbah dan kondisi operasional pengolahan. }, pages = {1280--1289} doi = {10.14710/jil.24.5.1280-1289}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/86107} }
Refworks Citation Data :
Limbah cair industri farmasi mengandung bahan organik yang dapat meningkatkan kebutuhan oksigen biologis dan berpotensi menurunkan kualitas lingkungan perairan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi respons Biochemical Oxygen Demand (BOD₅) terhadap bioaugmentasi Pseudomonas aeruginosa, Bacillus subtilis, penambahan molase, serta kombinasi P. aeruginosa dan molase pada limbah cair industri farmasi. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan sampel limbah dari outlet IPAL industri farmasi yang diambil pada minggu berbeda untuk setiap tahap pengujian. Bioaugmentasi dilakukan pada konsentrasi 0,25; 0,50; dan 1,00 McFarland, sedangkan molase diberikan pada konsentrasi 0,50; 1,00; dan 2,00 g/L. Perlakuan kombinasi menggunakan P. aeruginosa 0,50 McFarland dengan molase 0,25 dan 0,50 g/L. BOD₅ diukur menggunakan metode Winkler dan dianalisis menggunakan One-Way ANOVA serta uji LSD pada taraf 5%. P. aeruginosa menghasilkan BOD₅ lebih rendah dibandingkan kontrol, tetapi ketiga konsentrasi inokulum tidak berbeda nyata. Sebaliknya, B. subtilis dan molase secara tunggal menghasilkan BOD₅ lebih tinggi dibandingkan kontrol. Perlakuan kombinasi menghasilkan BOD₅ lebih rendah dibandingkan kontrol, sedangkan kedua konsentrasi molase tidak berbeda nyata. Hasil menunjukkan bahwa respons BOD₅ berbeda bergantung pada jenis perlakuan dan kondisi pengujian, sehingga penerapan bioaugmentasi perlu mempertimbangkan karakteristik limbah dan kondisi operasional pengolahan.
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-09-30 17:06:01
View My Stats
JURNAL ILMU LINGKUNGAN ISSN:1829-8907 by Graduate Program of Environmental Studies, School of Postgraduate Studies is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. Based on a work at www.undip.ac.id.