skip to main content

Efek Penggunaan Breathing Circuit Disposable Terhadap Pertumbuhan Kuman pada Y-Piece di Mesin Anestesi

*Muhammad Irzal  -  Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya/ RSUD Dr. Saiful Anwar, Malang, Indonesia
Ristiawan Muji Laksono  -  Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya/ RSUD Dr. Saiful Anwar, Malang, Indonesia
Isngadi Isngadi  -  Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya/ RSUD Dr. Saiful Anwar, Malang, Indonesia
Djudjuk R Basuki  -  Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya/ RSUD Dr. Saiful Anwar, Malang, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Latar Belakang: Infeksi nosokomial merupakan salah satu penyebab meningkatnya angka kesakitan (morbidity) dan angka kematian (mortality) di rumah sakit. Kontaminasi mikroba dari lingkungan rumah sakit, terutama di ruang operasi dan unit khusus lainnya terus berdampak meningkatnya prevalensi infeksi nosokomial. Bakteri ESKAPE patogen (enterococcus faecium, staphylococcus aureus, klebsiella pneumoniae, acinetobacter baumannii, pseudomonas aeruginosa, dan spesies enterobacter) adalah penyebab utama infeksi nosokomial di seluruh dunia. Kebanyakan dari kuman itu adalah isolat resistan multidrug, yang merupakan salah satu tantangan terbesar dalam praktek klinis. Kontaminasi bakteri yang berasal dari mesin anestesi telah menjadi masalah pengendalian infeksi sejak 1950-an. Terdapat sejumlah penelitian yang menyelidiki kontaminasi bakteri dari mesin anestesi yang fokus pada breathing circuit disposable.

Tujuan: Mengetahui efek penggunaan breathing circuit disposable terhadap pertumbuhan kuman pada Y-Piece di mesin anestesi dengan pemeriksaan kultur mikrobiologi.

Metode: Studi observasional yang dilakukan di kamar operasi sentral RSUD Dr. Saiful Anwar Malang pada bulan Maret 2017 hingga sampel terpenuhi. Dilakukan swab pada kedua kelompok studi (Y-Piece yang baru dibuka dari kemasan dan setelah 1 jam pemakaian) kemudian dilakukan pembiakan bakteri selama 24 jam pada suhu 37°C di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya.

Hasil: Tidak ditemukan kontaminasi kuman pada Y-Piece breathing circuit disposable yang baru dibuka, sedangkan penggunaan Y-Piece breathing circuit disposable setelah 1 jam ditemukan pertumbuhan kuman.

Kesimpulan: Terdapat perbedaan tingkat kontaminasi kuman yang signifikan secara statistik pada Y-Piece breathing circuit saat dibuka dari kemasan dan setelah digunakan 1 jam di mesin anestesi.

Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  Data Set
UntitledThe Effect Of Disposable Breathing Circuit To Bacterial Growth In Y-Piece Of Anesthetic Machine
Subject nosocomial infection, disposable Y-piece breathing circuit
Type Data Set
  Download (438KB)    Indexing metadata
Keywords: bakteri ESKAPE; infeksi nosokomial; kontaminasi bakteri; kultur mikroba; Y-piece breathing circuit disposable

Article Metrics:

  1. Darmadi. Infeksi Nosokomial Problematika dan Pengendaliannya. Salemba Medika. Jakarta. 2008.; 56-65
  2. CDC NNIS. National Nosocomial Infections Sureillance (NNIS) System report. www.cdc.gov/nhsn/PDFs/datastat/NNIS-2004.pdf. 2004
  3. Shan. Professional Anesthesia Handbook, Sharn Inc. 2012,212-220
  4. Sirijan Santajit. Mechanisms of Antimicrobial Resistance in ESKAPE Pathogens, India. 2016; 56-63
  5. Entjang, Indan. Mikrobiologi dan parasitologi, PT. Citra Aditya Bakti. Jakarta. 2011; 41-53
  6. Spertini V, Borsoi L, Berger J, Blacky A, Dieb-Elschahawi M, Assadian O. Bacterial contamination of anesthesia machines' internal breathing-circuit-systems. GMS Krankenhhyg Interdiszip. 2011;6(1):Doc14
  7. Sui YS, Wan GH, Chen YW, Ku HL, Li LP, Liu CH, Mau HS. Effectiveness of bacterial disinfectants on surfaces of mechanical ventilator systems. Respir Care. 2012 Feb;57(2):250-6
  8. Hogarth I. Anaesthetic Machine and Breathing System Contamination and the Efficiacy of Bacterial/Viral Filters. Anaesthesia and Intensive Care. 1996;24(2):154-163
  9. Vézina DP, Trépanier CA, Lessard MR, Gourdeau M, Tremblay C. Anesthesia breathing circuits protected by the DAR Barrierbac S breathing filter have a low bacterial contamination rate. Can J Anaesth. 2001 Sep;48(8):748-54
  10. elligand L, Hammond R, Rycroft A. An investigation of the bacterial contamination of small animal breathing systems during routine use. Vet Anaesth Analg. 2007 May;34(3):190-9
  11. Vonberg RP, Gastmeier P. Hygienemassnahmen in der Anästhesie [Infection control measures in anaesthesia]. Anasthesiol Intensivmed Notfallmed Schmerzther. 2005 Aug;40(8):453-8
  12. Leijten DT, Rejger VS, Mouton RP. Bacterial contamination and the effect of filters in anaesthetic circuits in a simulated patient model
  13. J Hosp Infect. 1992 May;21(1):51-60
  14. Hartmann D, Jung M, Neubert TR, Susin C, Nonnenmacher C, Mutters R. Microbiological risk of anaesthetic breathing circuits after extended use. Acta Anaesthesiol Scand. 2008 Mar;52(3):432-6
  15. Li YC, Lin HL, Liao FC, Wang SS, Chang HC, Hsu HF, Chen SH, Wan GH. Potential risk for bacterial contamination in conventional reused ventilator systems and disposable closed ventilator-suction systems. PLoS One. 2018 Mar 16;13(3):e0194246
  16. Griffiths P, Flaxman D. Is tea tree oil effective at eradicating MRSA colonization? A review. Br J Community Nurs. 2005 Mar;10(3):123-6

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.