Pengaruh Remote Ischemic Preconditioning Terhadap Angka Kejadian Aritmia dan Acute Kidney Injury Pada Pasien Dewasa Pasca Operasi Bedah Jantung

*Dedy Fachrian  -  Peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif, FK Undip/ RSUP Dr. Kariadi, Indonesia
Mohamad Sofyan Harahap  -  Staff Pengajar Program Pendidikan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif, FK Undip/ RSUP Dr. Kariadi, Indonesia
Published: 1 Jul 2016.
Open Access
Citation Format:
Abstract

Latar Belakang : Cedera reperfusi (IRI) akibat klem aorta saat operasi jantung mengakibatkan kematian kardiomiosit, gangguan fungsi kontraktilitas jantung, aritmia, dan kematian. Penggunaan CPB juga memicu terjadinya acute kidney injury (AKI) yang prevalensinya mencapai 30%. Salah satu pencegahannya adalah mempersiapkan miokardium terhadap efek buruk dari klem aorta. Mempersiapkan (preconditioning) miokardium ini pada dasarnya adalah untuk meningkatkan stimulasi dari mekanisme kardioprotektif bawaan melalui tindakan pemberian iskemia yang tidak mematikan secara periodik. Pemberian iskemik pada otot rangka lengan atau tungkai dengan menggunakan manset bertekanan secara periodik dan durasi yang singkat dapat memberikan proteksi pada miokardium dan ginjal dari IRI. Hal ini diharapkan dapat mencegah aritmia dan AKI setelah operasi jantung.

Tujuan : Mengetahui apakah RIPC dapat mencegah aritmia dan Acute Kidney Injury (AKI) pada pasien setelah operasi bedah jantung dengan klem aorta dan menggunaan mesin CPB.

Metode : Penelitian ini merupakan jenis uji klinis acak terkontrol. Sampel sebanyak 30 pasien yeng terbagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kontrol (K) 15 subjek dan perlakuan (P) 15 subjek. Kelompok perlakuan setelah dilakukan induksi anestesi dan sebelum dilakukan sternotomi akan diberikan prosedur RIPC yaitu dengan melakukan pengembangan manset pada salah satu lengan atas sampai 200 mmHg dan dipertahankan selama 5 menit kemudian manset di kempiskan dan hal ini dipertahankan sampai 5 menit. Siklus ini kemudian diulangi lagi sehingga lama prosedur ini memakan waktu selama 20 menit. Sedangkan pada kelompok kontrol manset dipasang pada salah satu lengan atas subjek dan dibiarkan tidak dikembangkan selama 20 menit. Selama operasi lama tindakan ligasi aorta diukur dan jika lama ligasi aorta lebih dari 20 menit maka penelitian dilanjutkan tetapi jika lama ligasi aorta kurang dari 20 menit maka subjek penelitian di drop out dari penelitian. Setelah dilakukan pembukaan ligasi aorta, pemantauan akan adanya aritmia dimulai sampai 24 jam kedepan. Setelah operasi selesai dan pasien di transfer ke ICU, pada perawatan jam ke 12, 24, 36, 48, 60 dan 72 jam perawatan dilakukan pemantauan produksi urine dan pengambilan sampel darah dan diperiksa kadar serum kreatinin.

Hasil : Aritmia didapatkan pada 11 subjek kontrol dan 2 subjek perlakuan dengan Atrial Fibrilasi merupakan jenis aritmia yang paling banyak didapatkan yaitu 9 subjek pada kontrol dan 1 subjek pada perlakuan. AKI didapatkan pada 11 subjek kontrol dan 1 subjek perlakuan. Pada uji Mann-Whitney didapatkan penurunan angka kejadian aritmia pada kelompok perlakuan yang berbeda bermakna (p=0,01) serta penurunan angka kejadian AKI pada kelompok perlakuan yang berbeda bermakna (p=0,04).

Kesimpulan : Tindakan RIPC dengan 2 siklus iskemia dan reperfusi pada kelompok perlakuan terbukti menurunkan angka kejadian aritmia dan AKI pasca operasi jantung secara bermakna dibanding kelompok kontrol.

Keywords: Remote ischemic preconditioning; Aritmia; Acute Kidney Injury

Article Metrics:

  1. Siravaman V, Pickard JMJ, Hausenloy DJ. Remote ischaemic conditioning: cardiac protection from afar. Anaesthesia. 2015;70:732–48
  2. Malbouisson LMS, Santos LMD, Auler JOC, Carmona MJC. Myocardial protection in cardiac surgery. Rev. Bras. Anestesiol. 2005; 55(5): 558-74
  3. Al-Sarraf N, Thalib L, Hughes A, Houlihan M, Tolan M, Youg V, et al. Cross-clamp time is an independent predictor of mortality and morbidity in low-and high-risk cardiac patients. International Journal of Surgery. 2011; 9:104-9
  4. Verma S, Fedak PWM, Weisel RD, Butany J, Rao V, Maitland A, et al. Fundamentals of Reperfusion Injury for the Clinical Cardiologist. Circulation. 2002; 105:2332-6
  5. Schopka S, Diez C, Camboni D, Floerchinger B, Schmid C, Hilker M. Impact of cardiopulmonary bypass on acute kidney injury following coronary artery bypass grafting: a matched pair analysis. Journal of Cardiothoracic Surgery 2014; 9:20
  6. Shi W, Johansen JV, Endogenous cardioprotection by ischaemic postconditioning and remote conditioning. Cardiovascular Research. 2012; 94: 206–16
  7. Gassanov N, Nia AM, Caglayan E, Fikret R, Remote Ischemic Preconditioning and Renoprotection: From Myth to a Novel Therapeutic Option?. J Am Soc Nephrol. 2014; 25: 216-24
  8. Thielman M, Kattenberg E, Kleinbongard P, Wendt D, Gedik N, Pasa S, Cardioprotective and prognostic effects of remote ischaemic preconditioning in patients undergoing coronary artery bypass surgery: a single-centre randomised, double-blind, controlled trial. Lancet. 2013; 382: 597–604
  9. Hausenloy DJ, Mwamure PK, Venugopal V, et al. Effect of remote ischaemic preconditioning on myocardial injury in patients undergoing coronary artery bypass graft surgery: a randomised controlled trial. Lancet. 2007; 370: 575–9
  10. Venugopal V, Hausenloy DJ, Ludman A, et al. Remote ischaemic preconditioning reduces myocardial injury in patients undergoing cardiac surgery with cold-blood cardioplegia: a randomised controlled trial. Heart. 2009; 95: 1567–71
  11. Thielmann M, Kottenberg E, Boengler K, et al. Remote ischemic preconditioning reduces myocardial injury after coronary artery bypass surgery with crystalloid cardioplegic arrest. Basic Research in Cardiology. 2010; 105: 657–64
  12. Peretto G, Durante A, Limite LR, Cianflone D. Postoperative Arrhythmias after Cardiac Surgery:
  13. Incidence, Risk Factors, and Therapeutic Management, Cardiology Research and Practice. 2014; 1:1-15
  14. Burgess DC, Kilborn MJ, Keech AC. Interventions for prevention of post-operative atrial fibrillation and its complications after cardiac surgery: a meta-analysis. European Heart Journal. 2006;27(23):2846-2857 Ommen SR, Odell JA, Stanton MS. Atrial Arrhythmias after Cardiothoracic Surgery. N Engl J Med. 1997; 336:1429-34
  15. Jannati M, Kojuri J. Ischemic Preconditioning and Atrial Fibrillation after Coronary Artery Bypass Grafting Surgery. Iranian Cardiovascular Research Journal. 2008; 1 (2): 38-41
  16. Candilio L, Malik A, Ariti C, Barnard M, Salvo CD, Lawrence D, et al. Hear Effect of remote ischaemic preconditioning on clinical outcomes in patients undergoing cardiac bypass surgery: a randomised controlled clinical trial. Heart. 2015;101:185–92
  17. Rosner MH, Okusa MD. Acute Kidney Injury Associated with Cardiac Surgery. Clin J Am Soc Nephrol. 2006; 1: 19–32
  18. Lagny MG, Jouret F, Koch JN, Blaffart F, Donneau AF, Albert A. Incidence and outcomes of acute kidney injury after cardiac surgery using either criteria of the RIFLE classification. BMC Nephrology. 2015;16:76
  19. Paarman H, Charitos EI, Beilharz A, Heinze H, Schon J, Berggreen A et al. Duration of cardiopulmonary bypass is an important confounder when using biomarkers for early diagnosis of acute kidney injury in cardiac surgical patients. Applied Cardiopulmonary Pathophysiology. 2013; 17: 284-297
  20. Reents W, Hilker M, Börgermann J, Albert M, Plötze K, Zacher M et al. Acute kidney injury after on-pump or off-pump coronary artery bypass grafting in elderly patients. Ann Thorac Surg. 2014 Jul;98(1):9-14
  21. Garg AX, Devereaux PJ, Yusuf S, Cuerden MS, Parikh CR, Coca SG et al. Kidney function after off-pump or on-pump coronary artery bypass graft surgery: a randomized clinical trial. JAMA. 2014;311(21):2191-8
  22. Mao H, Katz N, Ariyanon W, Blanca-Martos L, Adýbelli Z, Giuliani A et al. Cardiac Surgery-Associated Acute Kidney Injury. Cardiorenal Med 2013; 3: 178-99
  23. Venugopal V, Laing CM, Ludman A, Yellon DM, Hausenloy D: Effect of remote ischemic preconditioning on acute kidney injury in nondiabetic patients undergoing coronary artery bypass graft surgery: A secondary analysis of 2 small randomized trials. Am J Kidney Dis. 2010; 56: 1043–9
  24. Zimmerman RF, Ezeanuna PU, Kane JC, Cleland CD, Kempananjappa TJ, Lucas FL, Kramer RS: Ischemic preconditioning at a remot,sit preventsacute kidney injury in patients following cardiac surgery. Kidney Int. 2011; 80: 861–7
  25. Eckert P, Schnackerz K. Ischemic tolerance of human skeletal muscle. Ann Plast Surg. 1991;26(1):77-84
  26. Marczak J, Nowicki R, Kulbacka J, Saczko J, Is remote ischaemic preconditioning of benefit to patients undergoing cardiac surgery?. Interactive CardioVascular and Thoracic Surgery. 2012; 14:634–9
  27. Kloner RA. Clinical Application of Remote Ischemic Preconditioning. Circulation. 2009; 119: 776-778
  28. Zarbock A, Schmidt C, Van Aken H, Wempe C, Martens S, Zahn PK et al. Effect of remote ischemic preconditioning on kidney injur among high-risk patients undergoing cardiac surgery: a randomized clinical trial. JAMA. 2015;313(21):2133-41
  29. Cheung MM, Kharbanda RK, Konstantinov IE, Shimizu M, Frndova H, Li J et al. Randomized controlled trial of the effects of remote ischemic preconditioning on children undergoing cardiac surgery: first clinical application in humans. J Am Coll Cardiol. 2006;47(11):2277-82

Last update: 2021-02-27 06:31:45

No citation recorded.

Last update: 2021-02-27 06:31:46

No citation recorded.