Perbandingan Efektivitas Premedikasi MgSO4 40 mg/Kgbb dengan Klonidin 1 mcg/Kgbb Intravena sebagai Ajuvan untuk Teknik Hipotensi Kendali pada Bedah Sinus Endoskopik Fungsional

*Kausarina Purwaningrum -  Bagian Anestesiologi, Perawatan Intensif dan Manajemen Nyeri, Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin Makassar, Indonesia
Abdul Wahab -  Bagian Anestesiologi, Perawatan Intensif dan Manajemen Nyeri, Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin Makassar, Indonesia
Arifin Seweng -  Bagian Anestesiologi, Perawatan Intensif dan Manajemen Nyeri, Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin Makassar, Indonesia
Published: 1 Mar 2014.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Penelitian
Language: ID
Full Text:
Statistics: 200 33
Abstract
Latar belakang: Teknik hipotensi kendali akan mengurangi perdarahan sehingga lapang pandang operasi lebih jelas dan kemungkinan komplikasi dapat dihindari.

Tujuan: Membandingkan efektivitas premedikasi MgSO4 40 mg/kgBB dengan Klonidin 1 mcg/kgBB intravena sebagai ajuvan teknik hipotensi kendali pada bedah sinus endoskopik fungsional pada anestesi umum.

Metode: Penelitian eksperimental secara acak tersamar tunggal. Total sampel 48 orang yang menjalani bedah sinus endoskopik fungsional. Sampel dibagi dalam dua kelompok perlakuan, kelompok pertama diberikan premedikasi MgSO4 40 mg/kgBB (n=24) dan kelompok kedua diberikan Klonidin 1 mcg/kgBB (n=24).  Selama periode hipotensi kendali, setiap 15 menit ahli THT memberikan penilaian numerik dari kondisi lapangan operasi menggunakan skala Fromme dan Boezzart. Data non parametrik diuji dengan uji Mann-Whitney.

Hasil: Tampilan lapangan pandang operasi pada bedah sinus endoskopik fungsional pada kedua kelompok tidak berbeda bermakna (p>0,05)

Simpulan: Premedikasi MgSO4 40 mg/kgBB intravena sama efektif dengan Klonidin 1 mcg/kgBB sebagai ajuvan dalam teknik hipotensi kendali dan memberikan tampilan lapangan operasi yang bersih pada bedah sinus endoskopik fungsional.

Keywords
efektifitas; MgSO4; klonidin; ajuvan; hipotensi kendali; bedah sinus endoskopik fungsional

Article Metrics:

  1. Jabalameli M, Hashemi M., Soltani H., Hashemi J. Oral clonidine premedication decrease intraoperative bleeding in patients undergoing endoscopic sinus surgery. Journal of Research in Medical Sciences 2005; 1: 25-30
  2. Ankichetty SP et al. Comparison of total intravenous anaesthesia using propofol and inhalational anaesthesia using isoflurane for controlled hypotension in functional endoscopic sinus surgery. J Anaesthesiol Clin Pharmacol. 2011;27(3):328-32
  3. James MFM. Magnesium : an emerging drug in anaesthesia. Br. J. Anaesth. 2009; 103 (4): 465-7
  4. Habib AS, Gan TJ. Role of analgesic in postoperative pain management. Anesthesiol Clin North America. 2005; 23(1):85-107
  5. Sanders GM, Sim KM. Is it feasible to use magnesium sulphate as a hypotensive agent in oral and maxillofacial surgery?. Ann Acad Med Singapore. 1998; 27(6):780-5
  6. Elsharnouby NM, Elsharnouby MM. Magnesium sulphate as a technique of hypotensive anaesthesia. Br. J. Anaesth. 2006; 96 (6):727-31