Ketersediaan dan Pola Distribusi Garam Beriodium di Kabupaten Jepara

*Wiwid Widiyatni  -  Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Indonesia
Hertanto Wahyu Subagio  -  Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Indonesia
Suhartono Suhartono  -  Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: .
Open Access
Citation Format:
Abstract

Latar belakang : Konsumsi garam beriodium oleh masyarakat atau Universal Salt Iodization (USI) merupakan program utama penanggulangan GAKI di Indonesia. Ketersediaan dan distribusi garam beriodium sesuai SNI yang belum merata menjadi kendala tercapainya USI di beberapa wilayah Indonesia termasuk Jepara. Jepara merupakan salah satu daerah penghasil garam di Jawa Tengah. Sebagian besar garam dijual keluar daerah sedangkan seluruh kebutuhan garam beriodium disuplai dari luar daerah. Penelitian bertujuan untuk menganalisis ketersediaan, pola distribusi dan tingkat konsumsi garam beriodium di Kabupaten Jepara.

Metode : Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Informan utama terdiri dari 5 orang anggota tim penanggulangan GAKI dan 11 orang pelaku garam. Informan triangulasi terdiri dari 30 orang ibu hamil di wilayah Pakis Aji. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, Focus Group Discusion dan telaah dokumen. Analisis data menggunakan content analysis.

Hasil : Terdapat 76 merk garam beriodium yang beredar di Jepara, 75 %  mengandung iodium  < 30 ppm. Tingginya peredaran garam ini disebabkan oleh lemahnya law enforcement di Jepara. Pola distribusi yang berbeda mengakibatkan ketersediaan garam beriodium di setiap wilayah juga berbeda. Sebagian besar responden telah mengonsumsi garam beriodium. Persepsi responden gondok merupakan dampak utama GAKI. Garam beriodium tersedia di pasar atau warung dengan harga terjangkau, rasa dan kualitas garam menjadi kendala dalam mengonsumsi garam beriodium sesuai SNI setiap hari.

Simpulan : Sebagian besar (75%) garam beriodium yang beredar mengandung iodium < 30 ppm. Terdapat 8-14 merk garam serta penjual garam krosok curah dan kemasan di setiap wilayah. Sebagian besar responden telah mengonsumsi garam beriodium.

Keywords: ketersediaan; pola distribusi; konsumsi; garam beriodium; Jepara

Article Metrics:

Last update: 2021-02-28 18:02:26

No citation recorded.

Last update: 2021-02-28 18:02:27

No citation recorded.