INTERVENSI KOGNITIF DAN PENDEKATAN RANTAI NILAI DALAM PENINGKATAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI USAHA KECIL DAN MENENGAH DI BANDUNG

*Ari Widyanti -  Industrial Engineering Departement Diponegoro University Jl. Prof. Sudarto, SH Tembalang Semarang 50239 Telp. 0247460052, Indonesia
Indryati Sunaryo -  Industrial Engineering Departement Diponegoro University Jl. Prof. Sudarto, SH Tembalang Semarang 50239 Telp. 0247460052, Indonesia
Published: 24 Jun 2016.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 929 2224
Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia masih pada tingkat yang belum sesuai harapan. Mempertimbangkan bahwa UKM di Indonesia banyak menyerap tenaga kerja dan menyumbang pendapatan nasional yang cukup besar, serta melihat bahwa pemanfaatan TIK di banyak industri besar telah membawa peningkatan performansi yang cukup signifikan,  peningkatan pemanfaatan TIK di UKM merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memetakan tingkat pemanfaatan TIK di UKM dan mengaplikasikan intervensi kognitif dan pendekatan rantai nilai dalam meningkatkan pemanfaatan TIK di UKM. Pemetaan pemanfaatan TIK dilakukan melalui survey dengan menggunakan kuesioner terstruktur dan wawancara yang melibatkan 61 UKM di berbagai bidang di Bandung. Hasil pemetaan pemanfaatan TIK di UKM menunjukkan bahwa pemanfaatan TIK di UKM sebatas pada tujuan pemasaran produk dan sebatas pada penggunaan website. Kendala utama pemanfaatan TIK di UKM adalah faktor SDM terutama berkaitan dengan keterbatasan pengetahuan dan informasi. Berdasarkan hasil pemetaan, selanjutnya, intervensi dilakukan melalui edukasi/kampanye dengan materi mengenai rantai nilai pada 30 UKM yang bergerak di bidang fashion. Hasil intervensi menunjukkan bahwa level pengetahuan dan intensi/kemauan untuk menerapkan TIK di UKM selain untuk kepentingan pemasaran (misalnya untuk perancangan produk dan hubungan dengan pemasok) semakin meningkat. Implikasi dari hasil penelitian ini dibahas lebih lanjut.

  

Abstract

The use of information and communication technology (ICT) in small and medium enterprise (SME) in Indonesia is at low level. Considering that SME in Indonesia employ a lot of people and contribute to Gross Domestic Product (GDP) as well as improve performance of industries,  coupled with low level of ICT use in Indonesian SME, ICT’ used in SME must be increased. Therefore, this study aims to map the use of ICT in SME in Bandung, and to apply cognitive intervention and value chain approach in increasing ICT use in SME.

Mapping of ICT use in SME was conducted by survey with structured questionnaire and interview involving 61 SME in Bandung. Result shows that ICT use in SME is limited only for product marketing and is mostly using website.  Main constraint of ICT use in SME is related with human resource capability in particular related with limited knowledge and information about ICT use. Based on mapping result, intervention was conducted through education or campaign with value chain content on 30 SME in fashion. Intervention result shows that knowledge level and intention to implement ICT in SME other than marketing purpose is increasing. Implication of the results is discussed

Keywords
intervensi; rantai nilai; TIK; UKM

Article Metrics: