skip to main content

PEMBAHASAN MENGENAI EFEK URBAN HEAT ISLAND DAN SOLUSI ALTERNATIF BAGI KOTA JAKARTA

*Andrew V Limas  -  Industrial Engineering Departement Diponegoro University, Indonesia
Adrians Perdana  -  Industrial Engineering Departement Diponegoro University, Indonesia
Nandhika W  -  Industrial Engineering Departement Diponegoro University, Indonesia
Hendy Tannady  -  Industrial Engineering Departement Diponegoro University, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Hadirnya Jakarta sebagai salah satu kota metropolitan yang berkembang di dunia, menjadikan Jakarta sebagai salah satu kota yang harus diperhitungkan konsistensinya. Letaknya yang berada di daerah tropis serta memiliki angka kepadatan penduduk yang tinggi menciptakan sebuah masalah serius bagi bangunan perkantoran dan perumahan di dalamnya, polemik yang dimaksud adalah adanya “efek pemanasan di daerah perkotaan”. Artikel ini akan membahas definisi dan aplikasi dari sistem “atap hijau” bersamaan dengan keuntungan dan keunikannya dalam menjawab kebutuhan dalam mengurangi tingginya temperatur pada pusat perkantoran dan daerah perumahan di kota Jakarta.

Kata Kunci : efek pemanasan daerah perkotaan, kepadatan penduduk, sistem atap hijau

Abstract

Considering Jakarta as one of the developing metropolitan cities in the world creates, the need to reckon it’s consistency has emerged. Located in a tropical area with  high population density creates a serious problem to its city planning, in other words an urban heat island effect. This paper will discuss the definition and application of a green roof system along with its advantages or uniqueness to answer the need to reduce high temperature in central business district and residental areas for city of Jakarta in particular.

Keywords : urban heat island effect, population density, green roof system

Fulltext View|Download

Article Metrics:

Article Info
Section: Research Articles
Language : EN
Statistics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.