PERBANDINGAN KONSEP REKAYASA BUDAYA ORGANISASI MODEL PEMBENTUKAN KEBIASAAN, SHOOK, DAN SCHEIN PADA ORGANISASI PROYEK

*Wawan Tripiawan scopus  -  Telkom University, Indonesia
Rio Aurachman scopus  -  Telkom University, Indonesia
Received: 29 Sep 2018; Accepted: 6 Jan 2020; Published: 1 Oct 2019; Available online: 20 Jan 2020.
Open Access
Citation Format:
Abstract

Budaya organisasi adalah suatu bagian dari sistem terintegrasi, baik itu itu organisasi terstruktur maupun komunitas tidak terstruktur. Kebanyakan penelitian tentang budaya organisasi membahas tentang apa kaitan budaya dengan variabel lainnya di dalam organisasi. Atau bagaimana cara mengukur suatu budaya di dalam organisasi. Pada era kemajuan teknologi, perubahan yang cepat, dan kompleksitas tinggi, dibutuhkan suatu metode untuk mengubah budaya organisasi dengan tepat. Penelitian kali ini berusaha untuk mengkaji tiga konsep yang menawarkan metode untuk mengubah budaya organisasi. Ketiga konsep tersebut menawarkan paradigma yang sama. Yaitu bahwa perubahan budaya terjadi bukan dimulai dari mengubah sesuatu yang abstrak dan softsystem. Akan tetapi perubahan budaya justru perlu dimulai dari perubahan sesuatu yang konkret dan nyata,. Hal itu meliputi prosedur, cara kerja, infrastruktur, dan artefak lainnya yang ada di dalam organisasi perusahaan. Dari ketiga konsep tersebut kemudian disintesis untuk didapatkan sebuah konsep usulan. Konsep usulan tersebut yang diharapkan lebih mudah diimplementasikan dan dipahami oleh para pegiat dan peneliti di bidang budaya organisasi.

Keywords: Perubahan Budaya; Rekayasa Budaya; Merancang Budaya; Budaya Organisasi

Article Metrics:

Last update: 2021-03-03 11:16:47

No citation recorded.

Last update: 2021-03-03 11:16:48

No citation recorded.