OPTIMALISASI JUMLAH BUS TRAYEK MANGKANG-PENGGARON DENGAN PENDEKATAN COMPROMISE PROGRAMMING

*Diana Puspita Sari  -  Industrial Engineering Departement Diponegoro University , Indonesia
Arfan Backhtiar  -  Industrial Engineering Departement Diponegoro University , Indonesia
Heny Puspasri  -  Industrial Engineering Departement Diponegoro University , Indonesia
Published: .
Open Access
Citation Format:
Abstract

Sistem transportasi dari suatu wilayah merupakan sistem pergerakan orang dan/ atau barang dari suatu zona asal ke zona tujuan dalam wilayah yang bersangkutan. Trayek Mangkang-Penggaron memiliki 55 bus yang beroperasi. Permasalahan yang terjadi adalah karena jumlah bus yang beroperasi telah melebihi permintaan saat ini. Optimalisasi jumlah bus yang berdasarkan pada tujuan meminimasi penumpang yang tidak terlayani, meminimasi jumlah penumpang yang menunggu, dan meminimasi jumlah bus yang menganggur dapat dilakukan dengan metode compromise programming. Input dari compromise programming memerlukan solusi dari  linear programming masing-masing tujuan. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa jumlah bus yang optimal sejumlah 20 bus setiap harinya. Solusi model juga menunjukkan bahwa jumlah bus yang beroperasi tiap shift adalah 10 bus yang beroperasi selama 12 rit. Berdasarkan jumlah bus yang optimal tersebut diperoleh biaya operasional sebesar Rp 7.449.084, 00 dan diperoleh tarif sebesar Rp 1064.75/pnp atau Rp 50.70/pnp-km.

 

Kata kunci : transportasi, optimalisasi, linear programming, compromise programming

Article Metrics:

Last update: 2021-03-04 01:57:29

No citation recorded.

Last update: 2021-03-04 01:57:30

No citation recorded.